Sabtu, 4 April 2026

Mulai 2026, Layanan Kemoterapi RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi Dicover BPJS Kesehatan

SUKABUMI– Layanan kemoterapi di RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi kini resmi dapat diakses masyarakat melalui skema pembiayaan BPJS Kesehatan. Hal ini ditandai saat Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki meninjau langsung layanan kemoterapi di RSUD R Syamsudin pada Kamis (8/1/2026).

Layanan ini dinilai mampu menjawab persoalan yang selama ini dihadapi pasien kanker di Sukabumi. Pasalnya, selama bertahun-tahun pasien harus dirujuk ke luar daerah untuk menjalani kemoterapi dengan biaya dan waktu.

” Harapannya, agar masyarakat Sukabumi tidak lagi harus berobat jauh hanya untuk mendapatkan layanan kanker yang berkelanjutan dan terjangkau,” ujar Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki. Hadirnya layanan ini melalui proses yang panjang.

Pada November 2025 lalu, Pemkot Sukabumi melakukan audiensi langsung dengan Direktur Utama BPJS Kesehatan Ghufron Mukti. Dalam kesempatan itu pemkot secara khusus mendorong agar layanan kemoterapi dapat ditanggung sepenuhnya oleh BPJS Kesehatan dan bisa dilaksanakan di RSUD R Syamsudin.

Berikutnya lanjut Ayep, pemda melakukan pemenuhan persyaratan, mulai dari kesiapan fasilitas, sumber daya manusia, hingga sistem layanan.

Hasilnya sambung Ayep, pads Desember 2025, persetujuan resmi diterbitkan dan mulai Januari 2026, RSUD R Syamsudin secara resmi ditetapkan sebagai penyelenggara pelayanan kemoterapi dengan pembiayaan BPJS Kesehatan.

“Alhamdulillah, hari ini layanan itu sudah bisa dimanfaatkan oleh warga Kota dan Kabupaten Sukabumi, bahkan masyarakat dari wilayah sekitar,” ujar Ayep. Momen ini menegaskanesehatan merupakan hak dasar warga negara yang tidak boleh berhenti pada tataran regulasi.

Negara kata Ayep, harus memastikan layanan kesehatan benar-benar hadir dan dapat diakses oleh masyarakat yang membutuhkan. Pemda pun akan terus memperkuat fasilitas, tenaga medis, serta sistem pelayanan di RSUD Syamsudin. “Insyaallah, RSUD kita akan terus dikembangkan agar menjadi rumah sakit rujukan yang semakin lengkap, profesional, dan tetap humanis,” cetusnya.

Berita Lainnya

Kategori Berita

Mulai 2026, Layanan Kemoterapi RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi Dicover BPJS Kesehatan

SUKABUMI– Layanan kemoterapi di RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi kini resmi dapat diakses masyarakat melalui skema pembiayaan BPJS Kesehatan. Hal ini ditandai saat Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki meninjau langsung layanan kemoterapi di RSUD R Syamsudin pada Kamis (8/1/2026).

Layanan ini dinilai mampu menjawab persoalan yang selama ini dihadapi pasien kanker di Sukabumi. Pasalnya, selama bertahun-tahun pasien harus dirujuk ke luar daerah untuk menjalani kemoterapi dengan biaya dan waktu.

” Harapannya, agar masyarakat Sukabumi tidak lagi harus berobat jauh hanya untuk mendapatkan layanan kanker yang berkelanjutan dan terjangkau,” ujar Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki. Hadirnya layanan ini melalui proses yang panjang.

Pada November 2025 lalu, Pemkot Sukabumi melakukan audiensi langsung dengan Direktur Utama BPJS Kesehatan Ghufron Mukti. Dalam kesempatan itu pemkot secara khusus mendorong agar layanan kemoterapi dapat ditanggung sepenuhnya oleh BPJS Kesehatan dan bisa dilaksanakan di RSUD R Syamsudin.

Berikutnya lanjut Ayep, pemda melakukan pemenuhan persyaratan, mulai dari kesiapan fasilitas, sumber daya manusia, hingga sistem layanan.

Hasilnya sambung Ayep, pads Desember 2025, persetujuan resmi diterbitkan dan mulai Januari 2026, RSUD R Syamsudin secara resmi ditetapkan sebagai penyelenggara pelayanan kemoterapi dengan pembiayaan BPJS Kesehatan.

“Alhamdulillah, hari ini layanan itu sudah bisa dimanfaatkan oleh warga Kota dan Kabupaten Sukabumi, bahkan masyarakat dari wilayah sekitar,” ujar Ayep. Momen ini menegaskanesehatan merupakan hak dasar warga negara yang tidak boleh berhenti pada tataran regulasi.

Negara kata Ayep, harus memastikan layanan kesehatan benar-benar hadir dan dapat diakses oleh masyarakat yang membutuhkan. Pemda pun akan terus memperkuat fasilitas, tenaga medis, serta sistem pelayanan di RSUD Syamsudin. “Insyaallah, RSUD kita akan terus dikembangkan agar menjadi rumah sakit rujukan yang semakin lengkap, profesional, dan tetap humanis,” cetusnya.

Berita Lainnya

Muraz
Refleksi HUT ke-112, Wali Kota Sukabumi Periode 2013-2018 Mohamad Muraz Sampaikan 16 Catatan Kritis untuk Pemkot Sukabumi
Paripurna HUT
Rapat Paripurna DPRD Warnai HUT ke-112 Kota Sukabumi, Tekankan Refleksi Total dan Kolaborasi Pembangunan
HUT Kota
Hari Jadi ke-112, Kota Sukabumi Teguhkan Harmoni Kolaborasi untuk Hadapi Tantangan Zaman
Membedah 112 Tahun Sukabumi Menagih Kebijakan Ekstrem Di Tengah Estetika Birokrasi Di Atas Kertas Kabarindah Com 04 01 2026 05 23 PM
Membedah 112 Tahun Sukabumi: Menagih "Kebijakan Ekstrem" di Tengah Estetika Birokrasi Di Atas Kertas
IMG 20260331 WA0068
Dari Roblox ke Mimpi Besar : Jejak Kreativitas Fadli, YouTuber 16 Tahun asal Sukabumi

Kategori Berita

Scroll to Top