TPT Jebol 2 Tahun di Sukabumi, Warga Keluhkan Banjir dan Irigasi Terganggu – SUKABUMI KINI

Rabu, 13 Mei 2026

TPT Jebol 2 Tahun di Sukabumi, Warga Keluhkan Banjir dan Irigasi Terganggu

SUKABUMIKINI.- Rusaknya tembok penahan tanah (TPT) di RT 01 RW 15 Kelurahan Dayeuhluhur, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi sejak dua tahun lalu dikeluhkan warga. Sebab, kerusakan yang berdampak pada terganggunya aliran irigasi hingga menyebabkan banjir saat hujan deras itu belum diperbaiki pemerintah.

Salah seorang perwakilan warga, Jamaludin Miftah mengatakan, warga telah berulang kali melaporkan kondisi tersebut, baik secara langsung maupun melalui laporan tertulis. Namun, hingga saat ini belum ada langkah konkret dari pemerintah kota untuk melakukan perbaikan.

“Untuk TPT ini sudah jebol kurang lebih selama dua tahun. Waktu awal kejadian kami sudah lapor, bahkan sudah dua kali termasuk laporan tertulis pada Oktober 2025,” kata Jamaludin. Akan tetapi sampai sekarang belum ada tindak lanjut dari pemerintah

Padahal lanjut Jamaludin, kerusakan TPT tersebut berdampak serius terhadap saluran irigasi yang menjadi sumber pengairan bagi lahan pertanian di wilayah lingkar selatan. Aliran air yang tersumbat membuat sejumlah sawah terdampak dan mengganggu aktivitas pertanian warga.

“Aliran irigasi ini sangat penting untuk sawah. Karena tersumbat, air tidak lancar dan ada lahan yang terdampak,” imbuh Jamaludin. Warga akhirnya harus swadaya membersihkan saluran setiap bulan agar tetap bisa digunakan.

Berita Lainnya

Kategori Berita

TPT Jebol 2 Tahun di Sukabumi, Warga Keluhkan Banjir dan Irigasi Terganggu

SUKABUMIKINI.- Rusaknya tembok penahan tanah (TPT) di RT 01 RW 15 Kelurahan Dayeuhluhur, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi sejak dua tahun lalu dikeluhkan warga. Sebab, kerusakan yang berdampak pada terganggunya aliran irigasi hingga menyebabkan banjir saat hujan deras itu belum diperbaiki pemerintah.

Salah seorang perwakilan warga, Jamaludin Miftah mengatakan, warga telah berulang kali melaporkan kondisi tersebut, baik secara langsung maupun melalui laporan tertulis. Namun, hingga saat ini belum ada langkah konkret dari pemerintah kota untuk melakukan perbaikan.

“Untuk TPT ini sudah jebol kurang lebih selama dua tahun. Waktu awal kejadian kami sudah lapor, bahkan sudah dua kali termasuk laporan tertulis pada Oktober 2025,” kata Jamaludin. Akan tetapi sampai sekarang belum ada tindak lanjut dari pemerintah

Padahal lanjut Jamaludin, kerusakan TPT tersebut berdampak serius terhadap saluran irigasi yang menjadi sumber pengairan bagi lahan pertanian di wilayah lingkar selatan. Aliran air yang tersumbat membuat sejumlah sawah terdampak dan mengganggu aktivitas pertanian warga.

“Aliran irigasi ini sangat penting untuk sawah. Karena tersumbat, air tidak lancar dan ada lahan yang terdampak,” imbuh Jamaludin. Warga akhirnya harus swadaya membersihkan saluran setiap bulan agar tetap bisa digunakan.

Berita Lainnya

Screenshot 20260513 200705 Instagram
Tongkat Komando Kodim 0607 Sukabumi Beralih ke Letkol Inf Beni Syafri
IMG 20260513 WA0012
Lazismu Kupas Tuntas Pengalihan DAM Haji ke Tanah Air, Solusi Atasi Ketimpangan Distribusi Daging Kurban
IMG 20260513 WA0009
Perpustakaan Kelurahan di Kota Sukabumi Didorong Jadi Ruang Belajar dan Pusat Inklusi Warga
1001073395
Wali Kota Ajak ASN Kota Sukabumi Menjadi Panutan Masyarakat Taat Bayar Pajak
1001073925
Sampah Kota Sukabumi Masuk Kategori Darurat, Pemkot Dorong Pemilahan dari Rumah Tangga

Kategori Berita

Scroll to Top
Scroll to Top