Madinah Bersiap Sambut 103 Ribu Jemaah Haji Indonesia, Kemenhaj : 118 Hotel Disiapkan – SUKABUMI KINI

Senin, 12 Oktober 2026

Madinah Bersiap Sambut 103 Ribu Jemaah Haji Indonesia, Kemenhaj : 118 Hotel Disiapkan

SUKABUMIKINI.COM, Madinah—Kota Rasulullah, Madinah Al Munawarah, siap menyambut kedatangan jemaah haji Indonesia yang akan menjalani rangkaian ibadah haji. Kesiapan penginapan menjadi salah satu kunci utama agar jemaah dapat beristirahat dengan nyaman serta menjalankan ibadah dengan khusyuk.

Informasi dari website Kementerian Haji dan Umrah, ada sebanyak 103 ribu jemaah haji Indonesia gelombang pertama dijadwalkan tiba di Madinah. Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) telah menyiapkan 118 hotel yang tersebar di tiga wilayah utama, yakni Syamaliah (utara), Janubiyah (selatan), dan Gharbiyah (barat).

Perbedaan karakteristik hotel di Madinah, terutama dari sisi kapasitas kamar, menjadi tantangan tersendiri dalam penempatan jemaah. Kapasitas hotel yang tidak selalu sebanding dengan jumlah jemaah dalam satu kelompok terbang (kloter) membuat penempatan harus dilakukan secara penyesuaian.

Dalam kondisi tersebut, sebagian jemaah dalam satu kloter dimungkinkan menempati hotel yang berbeda. Namun demikian, Kemenhaj memastikan seluruh layanan tetap diberikan secara setara tanpa perbedaan kualitas.

Kasi Akomodasi Daker Madinah, Zaenal Mutaqin, menegaskan bahwa seluruh jemaah akan memperoleh layanan dengan standar yang sama.

“Seluruh layanan yang kita berikan kepada jemaah itu sama. Mulai dari hotel, konsumsi, transportasi, hingga layanan ibadah seperti ziarah, semuanya sudah distandarkan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, standar layanan tersebut mencakup konsumsi, transportasi, pengangkutan koper, hingga program ibadah seperti city tour dan ziarah Raudhah, sehingga seluruh jemaah tetap mendapatkan pelayanan yang optimal.

Meski terdapat variasi kualitas hotel, mulai dari setara bintang tiga hingga sebagian mendekati bintang empat, hal tersebut tidak mengurangi standar pelayanan yang diterima jemaah.
“Memang hotelnya berbeda, tetapi standar layanannya sama. Bahkan ada hotel dengan fasilitas mendekati haji khusus, meski jemaahnya reguler,” jelasnya.

Kemenhaj juga berupaya agar jemaah dalam satu keluarga, pasangan suami istri, serta jemaah lanjut usia (lansia) beserta pendampingnya tidak terpisah dalam penempatan hotel. Dengan berbagai kesiapan tersebut, diharapkan jemaah haji Indonesia dapat menjalankan ibadah dengan tenang, nyaman, dan khusyuk selama berada di Madinah.

Berita Lainnya

Kategori Berita

Madinah Bersiap Sambut 103 Ribu Jemaah Haji Indonesia, Kemenhaj : 118 Hotel Disiapkan

SUKABUMIKINI.COM, Madinah—Kota Rasulullah, Madinah Al Munawarah, siap menyambut kedatangan jemaah haji Indonesia yang akan menjalani rangkaian ibadah haji. Kesiapan penginapan menjadi salah satu kunci utama agar jemaah dapat beristirahat dengan nyaman serta menjalankan ibadah dengan khusyuk.

Informasi dari website Kementerian Haji dan Umrah, ada sebanyak 103 ribu jemaah haji Indonesia gelombang pertama dijadwalkan tiba di Madinah. Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) telah menyiapkan 118 hotel yang tersebar di tiga wilayah utama, yakni Syamaliah (utara), Janubiyah (selatan), dan Gharbiyah (barat).

Perbedaan karakteristik hotel di Madinah, terutama dari sisi kapasitas kamar, menjadi tantangan tersendiri dalam penempatan jemaah. Kapasitas hotel yang tidak selalu sebanding dengan jumlah jemaah dalam satu kelompok terbang (kloter) membuat penempatan harus dilakukan secara penyesuaian.

Dalam kondisi tersebut, sebagian jemaah dalam satu kloter dimungkinkan menempati hotel yang berbeda. Namun demikian, Kemenhaj memastikan seluruh layanan tetap diberikan secara setara tanpa perbedaan kualitas.

Kasi Akomodasi Daker Madinah, Zaenal Mutaqin, menegaskan bahwa seluruh jemaah akan memperoleh layanan dengan standar yang sama.

“Seluruh layanan yang kita berikan kepada jemaah itu sama. Mulai dari hotel, konsumsi, transportasi, hingga layanan ibadah seperti ziarah, semuanya sudah distandarkan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, standar layanan tersebut mencakup konsumsi, transportasi, pengangkutan koper, hingga program ibadah seperti city tour dan ziarah Raudhah, sehingga seluruh jemaah tetap mendapatkan pelayanan yang optimal.

Meski terdapat variasi kualitas hotel, mulai dari setara bintang tiga hingga sebagian mendekati bintang empat, hal tersebut tidak mengurangi standar pelayanan yang diterima jemaah.
“Memang hotelnya berbeda, tetapi standar layanannya sama. Bahkan ada hotel dengan fasilitas mendekati haji khusus, meski jemaahnya reguler,” jelasnya.

Kemenhaj juga berupaya agar jemaah dalam satu keluarga, pasangan suami istri, serta jemaah lanjut usia (lansia) beserta pendampingnya tidak terpisah dalam penempatan hotel. Dengan berbagai kesiapan tersebut, diharapkan jemaah haji Indonesia dapat menjalankan ibadah dengan tenang, nyaman, dan khusyuk selama berada di Madinah.

Berita Lainnya

Screenshot 20261011 185922 Instagram
Menaker Yassierli Buka Pelatihan Vokasi di Sukabumi, Penyandang Disabilitas Turut Dilibatkan
IMG 20261011 WA0010
Lima Pengunjung Terseret Ombak di Pantai Cibuaya Sukabumi, Dua Masih Dicari
Screenshot 20261011 104953 Instagram
Gempa M 5,7 Guncang Sukabumi, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami
Screenshot 20261010 142049 Google
PMI Kota Sukabumi Gelar Webinar Bulan PRB 2026, Kupas Peran AI untuk Kesiapsiagaan Bencana
IMG 20261009 WA0018
Harga Daging Ayam di Pasar Sukabumi Naik Jadi Rp 40.000 per Kilogram

Kategori Berita

Scroll to Top
Scroll to Top