Madinah Bersiap Sambut 103 Ribu Jemaah Haji Indonesia, Kemenhaj : 118 Hotel Disiapkan – SUKABUMI KINI

Rabu, 10 Juni 2026

Madinah Bersiap Sambut 103 Ribu Jemaah Haji Indonesia, Kemenhaj : 118 Hotel Disiapkan

SUKABUMIKINI.COM, Madinah—Kota Rasulullah, Madinah Al Munawarah, siap menyambut kedatangan jemaah haji Indonesia yang akan menjalani rangkaian ibadah haji. Kesiapan penginapan menjadi salah satu kunci utama agar jemaah dapat beristirahat dengan nyaman serta menjalankan ibadah dengan khusyuk.

Informasi dari website Kementerian Haji dan Umrah, ada sebanyak 103 ribu jemaah haji Indonesia gelombang pertama dijadwalkan tiba di Madinah. Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) telah menyiapkan 118 hotel yang tersebar di tiga wilayah utama, yakni Syamaliah (utara), Janubiyah (selatan), dan Gharbiyah (barat).

Perbedaan karakteristik hotel di Madinah, terutama dari sisi kapasitas kamar, menjadi tantangan tersendiri dalam penempatan jemaah. Kapasitas hotel yang tidak selalu sebanding dengan jumlah jemaah dalam satu kelompok terbang (kloter) membuat penempatan harus dilakukan secara penyesuaian.

Dalam kondisi tersebut, sebagian jemaah dalam satu kloter dimungkinkan menempati hotel yang berbeda. Namun demikian, Kemenhaj memastikan seluruh layanan tetap diberikan secara setara tanpa perbedaan kualitas.

Kasi Akomodasi Daker Madinah, Zaenal Mutaqin, menegaskan bahwa seluruh jemaah akan memperoleh layanan dengan standar yang sama.

“Seluruh layanan yang kita berikan kepada jemaah itu sama. Mulai dari hotel, konsumsi, transportasi, hingga layanan ibadah seperti ziarah, semuanya sudah distandarkan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, standar layanan tersebut mencakup konsumsi, transportasi, pengangkutan koper, hingga program ibadah seperti city tour dan ziarah Raudhah, sehingga seluruh jemaah tetap mendapatkan pelayanan yang optimal.

Meski terdapat variasi kualitas hotel, mulai dari setara bintang tiga hingga sebagian mendekati bintang empat, hal tersebut tidak mengurangi standar pelayanan yang diterima jemaah.
“Memang hotelnya berbeda, tetapi standar layanannya sama. Bahkan ada hotel dengan fasilitas mendekati haji khusus, meski jemaahnya reguler,” jelasnya.

Kemenhaj juga berupaya agar jemaah dalam satu keluarga, pasangan suami istri, serta jemaah lanjut usia (lansia) beserta pendampingnya tidak terpisah dalam penempatan hotel. Dengan berbagai kesiapan tersebut, diharapkan jemaah haji Indonesia dapat menjalankan ibadah dengan tenang, nyaman, dan khusyuk selama berada di Madinah.

Berita Lainnya

Kategori Berita

Madinah Bersiap Sambut 103 Ribu Jemaah Haji Indonesia, Kemenhaj : 118 Hotel Disiapkan

SUKABUMIKINI.COM, Madinah—Kota Rasulullah, Madinah Al Munawarah, siap menyambut kedatangan jemaah haji Indonesia yang akan menjalani rangkaian ibadah haji. Kesiapan penginapan menjadi salah satu kunci utama agar jemaah dapat beristirahat dengan nyaman serta menjalankan ibadah dengan khusyuk.

Informasi dari website Kementerian Haji dan Umrah, ada sebanyak 103 ribu jemaah haji Indonesia gelombang pertama dijadwalkan tiba di Madinah. Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) telah menyiapkan 118 hotel yang tersebar di tiga wilayah utama, yakni Syamaliah (utara), Janubiyah (selatan), dan Gharbiyah (barat).

Perbedaan karakteristik hotel di Madinah, terutama dari sisi kapasitas kamar, menjadi tantangan tersendiri dalam penempatan jemaah. Kapasitas hotel yang tidak selalu sebanding dengan jumlah jemaah dalam satu kelompok terbang (kloter) membuat penempatan harus dilakukan secara penyesuaian.

Dalam kondisi tersebut, sebagian jemaah dalam satu kloter dimungkinkan menempati hotel yang berbeda. Namun demikian, Kemenhaj memastikan seluruh layanan tetap diberikan secara setara tanpa perbedaan kualitas.

Kasi Akomodasi Daker Madinah, Zaenal Mutaqin, menegaskan bahwa seluruh jemaah akan memperoleh layanan dengan standar yang sama.

“Seluruh layanan yang kita berikan kepada jemaah itu sama. Mulai dari hotel, konsumsi, transportasi, hingga layanan ibadah seperti ziarah, semuanya sudah distandarkan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, standar layanan tersebut mencakup konsumsi, transportasi, pengangkutan koper, hingga program ibadah seperti city tour dan ziarah Raudhah, sehingga seluruh jemaah tetap mendapatkan pelayanan yang optimal.

Meski terdapat variasi kualitas hotel, mulai dari setara bintang tiga hingga sebagian mendekati bintang empat, hal tersebut tidak mengurangi standar pelayanan yang diterima jemaah.
“Memang hotelnya berbeda, tetapi standar layanannya sama. Bahkan ada hotel dengan fasilitas mendekati haji khusus, meski jemaahnya reguler,” jelasnya.

Kemenhaj juga berupaya agar jemaah dalam satu keluarga, pasangan suami istri, serta jemaah lanjut usia (lansia) beserta pendampingnya tidak terpisah dalam penempatan hotel. Dengan berbagai kesiapan tersebut, diharapkan jemaah haji Indonesia dapat menjalankan ibadah dengan tenang, nyaman, dan khusyuk selama berada di Madinah.

Berita Lainnya

IMG 20260609 WA0017
DPRD Kabupaten Sukabumi Sahkan Raperda tentang Pendataan, Pelaporan, dan Pemanfaatan Kawasan dan Tanah Terlantar
IMG 20260609 WA0007
Hiswana Migas Sukabumi Gelar Muscab, Eten Rustandi Kembali Jadi Ketua
IMG 20260609 WA0014
Kota Sukabumi Raih Opini WTP Ke-12 Kali Berturut-turut  
IMG 20260608 WA0016
Awal Juni 2026, Kenaikan Kedelai dan Bawang Putih Warnai Pergerakan Harga Pangan di Sukabumi
FB IMG 1780834026963
Jaga Stok Labu Darah, PMI Kota Sukabumi Gencarkan Aksi Donor Darah

Kategori Berita

Scroll to Top
Scroll to Top