Tekanan Global Masih Membayangi, Rupiah Bergerak di Kisaran Rp 18.000 per Dolar – SUKABUMI KINI

Selasa, 14 Juli 2026

Tekanan Global Masih Membayangi, Rupiah Bergerak di Kisaran Rp 18.000 per Dolar

SUKABUMIKINI.COM, Sukabumi —Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat kembali bergerak di kisaran Rp18.000 per USD pada perdagangan hari ini, Kamis (5/6/2026). Tekanan terhadap mata uang Garuda masih dipengaruhi oleh penguatan dolar AS di pasar global serta sentimen suku bunga acuan The Federal Reserve yang masih bertahan di level tinggi.

Berdasarkan pantauan pasar, rupiah bergerak dalam rentang sekitar Rp18.038 hingga Rp18.047 per dolar AS, dengan kecenderungan stabil namun tetap berada pada level psikologis yang cukup tinggi. Kondisi ini mencerminkan masih kuatnya permintaan terhadap aset safe haven di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Sejumlah analis menilai, pelemahan rupiah bukan semata disebabkan faktor domestik, melainkan lebih dominan dipengaruhi dinamika eksternal, terutama ekspektasi pasar terhadap arah kebijakan moneter Amerika Serikat.

Di sisi lain, Bank Indonesia diperkirakan masih akan menjaga stabilitas nilai tukar melalui intervensi terukur di pasar valuta asing guna menahan volatilitas yang berlebihan.

Meski demikian, pelaku pasar tetap mencermati perkembangan indikator makroekonomi dalam negeri, termasuk inflasi dan neraca perdagangan, yang berpotensi menjadi penopang rupiah dalam jangka menengah.

Dengan kondisi tersebut, rupiah diperkirakan masih akan bergerak fluktuatif dalam rentang terbatas selama pasar menunggu kepastian arah kebijakan The Fed berikutnya.

Berita Lainnya

Kategori Berita

Tekanan Global Masih Membayangi, Rupiah Bergerak di Kisaran Rp 18.000 per Dolar

SUKABUMIKINI.COM, Sukabumi —Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat kembali bergerak di kisaran Rp18.000 per USD pada perdagangan hari ini, Kamis (5/6/2026). Tekanan terhadap mata uang Garuda masih dipengaruhi oleh penguatan dolar AS di pasar global serta sentimen suku bunga acuan The Federal Reserve yang masih bertahan di level tinggi.

Berdasarkan pantauan pasar, rupiah bergerak dalam rentang sekitar Rp18.038 hingga Rp18.047 per dolar AS, dengan kecenderungan stabil namun tetap berada pada level psikologis yang cukup tinggi. Kondisi ini mencerminkan masih kuatnya permintaan terhadap aset safe haven di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Sejumlah analis menilai, pelemahan rupiah bukan semata disebabkan faktor domestik, melainkan lebih dominan dipengaruhi dinamika eksternal, terutama ekspektasi pasar terhadap arah kebijakan moneter Amerika Serikat.

Di sisi lain, Bank Indonesia diperkirakan masih akan menjaga stabilitas nilai tukar melalui intervensi terukur di pasar valuta asing guna menahan volatilitas yang berlebihan.

Meski demikian, pelaku pasar tetap mencermati perkembangan indikator makroekonomi dalam negeri, termasuk inflasi dan neraca perdagangan, yang berpotensi menjadi penopang rupiah dalam jangka menengah.

Dengan kondisi tersebut, rupiah diperkirakan masih akan bergerak fluktuatif dalam rentang terbatas selama pasar menunggu kepastian arah kebijakan The Fed berikutnya.

Berita Lainnya

IMG 20260714 WA0011
Sukabumi Perkuat Budaya Hidup Sehat, Kolaborasi Lintas Sektor Jadi Kunci
IMG 20260713 WA0015
Hari Pertama MPLS, FPK Kota Sukabumi Tanamkan Wawasan Kebangsaan ke Ratusan Siswa Baru SMPN 14 Baros
IMG 20260713 WA0011
Musim Kemarau, Mengapa Udara Sukabumi Justru Terasa Lebih Dingin?
IMG 20260713 WA0007
Per Hari Ini Harga Daging Ayam di Kota Sukabumi Naik, Komoditas Pokok Lain Masih Stabil
IMG 20260712 WA0019
PMI Kota Sukabumi Bekali Penyandang Disabilitas Literasi Digital dan Jurnalisme Warga

Kategori Berita

Scroll to Top
Scroll to Top