Harga Cabai dan Daging Ayam di Kota Sukabumi Turun, Bahan Pokok Lain Masih Stabil – SUKABUMI KINI

Kamis, 13 Agustus 2026

Harga Cabai dan Daging Ayam di Kota Sukabumi Turun, Bahan Pokok Lain Masih Stabil

SUKABUMIKINI.COM, Sukabumi–Harga sejumlah komoditas pangan di Kota Sukabumi terpantau mengalami penurunan pada Selasa (23/6/2026). Penurunan itu terutama terjadi pada komoditas cabai dan daging ayam broiler berdasarkan hasil pemantauan harga bahan pokok dan penting yang dilakukan Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskumindag) Kota Sukabumi.

Pemantauan melalui Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siaga Bapokting) itu dilakukan di dua pasar utama, yakni Pasar Pelita dan Pasar Tipar Gede.

Petugas Pengawasan Barang Strategis Diskumindag Kota Sukabumi, Rifki, mengatakan, penurunan harga tercatat pada cabai merah besar, baik jenis TW maupun lokal, serta daging ayam broiler. “Hasil pemantauan hari ini menunjukkan cabai merah besar TW turun dari Rp 40.000 per kilogram menjadi Rp 35.000 per kilogram. Sementara cabai merah besar lokal turun dari Rp 50.000 per kilogram menjadi Rp 45.000 per kilogram,” ujar Rifki, Selasa.

Selain cabai, harga daging ayam broiler juga tercatat menurun. Jika sebelumnya berada di angka Rp 36.000 per kilogram, kini turun menjadi Rp 35.000 per kilogram.

Meski demikian, Rifki menyebutkan, secara umum harga bahan pokok lainnya di pasar tradisional Kota Sukabumi masih relatif stabil dan belum mengalami perubahan berarti.

Pemantauan harga secara berkala terus dilakukan Diskumindag Kota Sukabumi untuk memastikan perkembangan harga kebutuhan pokok tetap terkendali sekaligus menjadi bahan evaluasi dalam menjaga stabilitas pasokan dan daya beli masyarakat.

Berita Lainnya

Kategori Berita

Harga Cabai dan Daging Ayam di Kota Sukabumi Turun, Bahan Pokok Lain Masih Stabil

SUKABUMIKINI.COM, Sukabumi–Harga sejumlah komoditas pangan di Kota Sukabumi terpantau mengalami penurunan pada Selasa (23/6/2026). Penurunan itu terutama terjadi pada komoditas cabai dan daging ayam broiler berdasarkan hasil pemantauan harga bahan pokok dan penting yang dilakukan Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskumindag) Kota Sukabumi.

Pemantauan melalui Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siaga Bapokting) itu dilakukan di dua pasar utama, yakni Pasar Pelita dan Pasar Tipar Gede.

Petugas Pengawasan Barang Strategis Diskumindag Kota Sukabumi, Rifki, mengatakan, penurunan harga tercatat pada cabai merah besar, baik jenis TW maupun lokal, serta daging ayam broiler. “Hasil pemantauan hari ini menunjukkan cabai merah besar TW turun dari Rp 40.000 per kilogram menjadi Rp 35.000 per kilogram. Sementara cabai merah besar lokal turun dari Rp 50.000 per kilogram menjadi Rp 45.000 per kilogram,” ujar Rifki, Selasa.

Selain cabai, harga daging ayam broiler juga tercatat menurun. Jika sebelumnya berada di angka Rp 36.000 per kilogram, kini turun menjadi Rp 35.000 per kilogram.

Meski demikian, Rifki menyebutkan, secara umum harga bahan pokok lainnya di pasar tradisional Kota Sukabumi masih relatif stabil dan belum mengalami perubahan berarti.

Pemantauan harga secara berkala terus dilakukan Diskumindag Kota Sukabumi untuk memastikan perkembangan harga kebutuhan pokok tetap terkendali sekaligus menjadi bahan evaluasi dalam menjaga stabilitas pasokan dan daya beli masyarakat.

Berita Lainnya

Screenshot 20260812 202333 Instagram
Kemarau Meluas, BPBD Kota Sukabumi : Sejak Juni Hingga Agustus Sudah 12 Ribu Warga Terdampak Dipasok Air Bersih
IMG 20260812 WA0003
Keseruan PMR Inklusif SLB A Budi Nurani Sukabumi, Belajar Peduli dan Saling Menguatkan
Screenshot 20260812 143634 Instagram
Lima Pimpinan Baznas Kota Sukabumi Periode 2026–2031 Ditetapkan, Tinggal Tunggu Pelantikan
Screenshot 20260811 201548 Instagram
Jaga Stabilitas Harga, Gerakan Pangan Murah Bakal Digelar di 35 Lokasi di Kota Sukabumi
IMG 20251218 WA0009(4)
Anggota Banggar DPRD Sukabumi Soroti Rencana Pinjaman Rp 240 Miliar, Dorong Kebijakan Infrastruktur Tetap Berpijak pada Kemampuan Fiskal

Kategori Berita

Scroll to Top
Scroll to Top