PMI Kota Sukabumi Bekali Penyandang Disabilitas Literasi Digital dan Jurnalisme Warga – SUKABUMI KINI

Jumat, 14 Agustus 2026

PMI Kota Sukabumi Bekali Penyandang Disabilitas Literasi Digital dan Jurnalisme Warga

SUKABUMIKINI.COM, Sukabumi–Di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi, kesetaraan akses digital menjadi kebutuhan bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas. Menjawab kebutuhan tersebut, Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Sukabumi bekerja sama dengan Atma Connect dan Yayasan Saka Warga Indonesia menyelenggarakan Pelatihan Inklusi Digital: Jurnalisme Warga, Konten Media Sosial untuk Aksesibilitas bagi Penyandang Disabilitas.

Kegiatan inisiatif ini bertujuan meningkatkan literasi digital sekaligus membuka ruang yang lebih luas bagi penyandang disabilitas untuk berkarya dan berpartisipasi aktif di era digital. <span;>Pelatihan yang digelar Ahad (12/7/2026) tersebut menghadirkan materi terkait dasar jurnalisme warga, Etika Media Sosial serta pemanfaatan teknologi digital yang mudah diakses oleh penyandang disabilitas.

Staf Markas PMI Kota Sukabumi, Dinar Mochamad mengatakan, pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen PMI dalam memastikan tidak ada kelompok masyarakat yang tertinggal dalam perkembangan teknologi digital. Pelatihan tersebut diharapkan menjadi langkah nyata dalam membangun ekosistem digital yang inklusif. Dengan meningkatnya literasi digital, penyandang disabilitas menjadi inspirasi masyarakat lainnya.

“PMI Kota Sukabumi meyakini setiap orang memiliki hak yang sama untuk memperoleh akses terhadap informasi dan teknologi,” ujar Dinar. Melalui pelatihan ini, pihaknya ingin membekali penyandang disabilitas dengan keterampilan digital agar mereka mampu memanfaatkan teknologi untuk belajar, berkarya, dan menyampaikan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat.

Menurut Dinar, literasi digital saat ini bukan hanya tentang kemampuan menggunakan perangkat atau media sosial. Tetapi juga memahami cara mengakses informasi secara bijak, membuat konten yang positif, serta memanfaatkan teknologi sebagai sarana pemberdayaan.

“Kami berharap peserta tidak hanya menjadi pengguna media digital, tetapi juga mampu menjadi kreator konten dan jurnalis warga yang aktif menyuarakan berbagai isu positif di lingkungan sekitarnya,” terang Dinar. Dengan begitu, ruang digital akan semakin inklusif karena diisi oleh beragam perspektif, termasuk dari teman-teman penyandang disabilitas.

Ketua Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni) Kota Sukabumi, Sulaeman, mengapresiasi inisiatif PMI Kota Sukabumi bersama Atma Connect dan Yayasan Saka Warga Indonesia yang telah menghadirkan pelatihan inklusif bagi penyandang disabilitas. Menurutnya, pelatihan seperti ini memberikan kesempatan bagi penyandang disabilitas, khususnya tunanetra, untuk meningkatkan kemampuan sekaligus membangun kepercayaan diri dalam memanfaatkan teknologi digital.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini karena membuka kesempatan bagi teman-teman penyandang disabilitas untuk belajar keterampilan yang sangat dibutuhkan saat ini. Teknologi digital bukan lagi menjadi hambatan,” ungkap Sulaeman. Tetapi justru dapat menjadi sarana untuk berkarya, berbagi pengalaman, dan menunjukkan bahwa penyandang disabilitas memiliki kemampuan yang sama untuk berkontribusi kepada masyarakat.

Sulaeman berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga semakin banyak penyandang disabilitas yang memperoleh akses terhadap pelatihan digital dan mampu menghasilkan karya yang bermanfaat. “Harapan kami, pelatihan ini tidak berhenti sampai di sini. Semoga ke depan semakin banyak kolaborasi yang membuka kesempatan bagi penyandang disabilitas untuk meningkatkan kompetensi, memperluas jaringan, dan berpartisipasi aktif dalam pembangunan, termasuk melalui media digital,” jelasnya. Atep Maulana

Berita Lainnya

Kategori Berita

PMI Kota Sukabumi Bekali Penyandang Disabilitas Literasi Digital dan Jurnalisme Warga

SUKABUMIKINI.COM, Sukabumi–Di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi, kesetaraan akses digital menjadi kebutuhan bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas. Menjawab kebutuhan tersebut, Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Sukabumi bekerja sama dengan Atma Connect dan Yayasan Saka Warga Indonesia menyelenggarakan Pelatihan Inklusi Digital: Jurnalisme Warga, Konten Media Sosial untuk Aksesibilitas bagi Penyandang Disabilitas.

Kegiatan inisiatif ini bertujuan meningkatkan literasi digital sekaligus membuka ruang yang lebih luas bagi penyandang disabilitas untuk berkarya dan berpartisipasi aktif di era digital. <span;>Pelatihan yang digelar Ahad (12/7/2026) tersebut menghadirkan materi terkait dasar jurnalisme warga, Etika Media Sosial serta pemanfaatan teknologi digital yang mudah diakses oleh penyandang disabilitas.

Staf Markas PMI Kota Sukabumi, Dinar Mochamad mengatakan, pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen PMI dalam memastikan tidak ada kelompok masyarakat yang tertinggal dalam perkembangan teknologi digital. Pelatihan tersebut diharapkan menjadi langkah nyata dalam membangun ekosistem digital yang inklusif. Dengan meningkatnya literasi digital, penyandang disabilitas menjadi inspirasi masyarakat lainnya.

“PMI Kota Sukabumi meyakini setiap orang memiliki hak yang sama untuk memperoleh akses terhadap informasi dan teknologi,” ujar Dinar. Melalui pelatihan ini, pihaknya ingin membekali penyandang disabilitas dengan keterampilan digital agar mereka mampu memanfaatkan teknologi untuk belajar, berkarya, dan menyampaikan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat.

Menurut Dinar, literasi digital saat ini bukan hanya tentang kemampuan menggunakan perangkat atau media sosial. Tetapi juga memahami cara mengakses informasi secara bijak, membuat konten yang positif, serta memanfaatkan teknologi sebagai sarana pemberdayaan.

“Kami berharap peserta tidak hanya menjadi pengguna media digital, tetapi juga mampu menjadi kreator konten dan jurnalis warga yang aktif menyuarakan berbagai isu positif di lingkungan sekitarnya,” terang Dinar. Dengan begitu, ruang digital akan semakin inklusif karena diisi oleh beragam perspektif, termasuk dari teman-teman penyandang disabilitas.

Ketua Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni) Kota Sukabumi, Sulaeman, mengapresiasi inisiatif PMI Kota Sukabumi bersama Atma Connect dan Yayasan Saka Warga Indonesia yang telah menghadirkan pelatihan inklusif bagi penyandang disabilitas. Menurutnya, pelatihan seperti ini memberikan kesempatan bagi penyandang disabilitas, khususnya tunanetra, untuk meningkatkan kemampuan sekaligus membangun kepercayaan diri dalam memanfaatkan teknologi digital.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini karena membuka kesempatan bagi teman-teman penyandang disabilitas untuk belajar keterampilan yang sangat dibutuhkan saat ini. Teknologi digital bukan lagi menjadi hambatan,” ungkap Sulaeman. Tetapi justru dapat menjadi sarana untuk berkarya, berbagi pengalaman, dan menunjukkan bahwa penyandang disabilitas memiliki kemampuan yang sama untuk berkontribusi kepada masyarakat.

Sulaeman berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga semakin banyak penyandang disabilitas yang memperoleh akses terhadap pelatihan digital dan mampu menghasilkan karya yang bermanfaat. “Harapan kami, pelatihan ini tidak berhenti sampai di sini. Semoga ke depan semakin banyak kolaborasi yang membuka kesempatan bagi penyandang disabilitas untuk meningkatkan kompetensi, memperluas jaringan, dan berpartisipasi aktif dalam pembangunan, termasuk melalui media digital,” jelasnya. Atep Maulana

Berita Lainnya

IMG 20260814 WA0039
DPRD Kota Sukabumi Sepakati KUA-PPAS 2027, Pembahasan Pinjaman Daerah masih Berproses
IMG 20260814 WA0025
Kota Sukabumi Raih Peringkat Empat Besar Smiling West Jawa Award Juli 2026
IMG 20260814 WA0020
Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi Rojab Asy'ari : DPRD tak Alergi Pinjaman, tapi Minta Kajian Kemampuan Bayar Utang Pemkot
IMG 20260814 WA0014
DPRD Kota Sukabumi Ikuti Pidato Kenegaraan Presiden, Penguatan Daerah Jadi Sorotan
Image1786508682
Vokasi ke Jepang Jadi Terobosan SMAN 5 Sukabumi Siapkan Lulusan ke Dunia Kerja Global

Kategori Berita

Scroll to Top
Scroll to Top