Warga Cikole Kota Sukabumi Kesulitan Air Bersih, PMI Turun Tangan Salurkan 5.000 Liter – SUKABUMI KINI

Rabu, 16 September 2026

Warga Cikole Kota Sukabumi Kesulitan Air Bersih, PMI Turun Tangan Salurkan 5.000 Liter

SUKABUMIKINI.COM, Sukabumi–Dampak krisis air bersih akibat kekeringan di musim kemarau di Kota Sukabumi terus meluas. Kali ini, warga RW 01, Kelurahan Subang Jaya, Kecamatan Cikole, mendapatkan layanan distribusi air bersih dari Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Sukabumi.

Sebanyak 5.000 liter air bersih disalurkan PMI kepada masyarakat pada Ahad (9/8/2026). Kegiatan berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 14.00 WIB dan memberikan manfaat bagi sekitar 270 kepala keluarga atau 1.080 jiwa.

Distribusi air bersih tersebut dilakukan sebagai respons PMI Kota Sukabumi terhadap permohonan bantuan dari Pemerintah Kelurahan Subang Jaya, menyusul adanya kebutuhan air bersih yang dirasakan masyarakat di wilayah RW 01.

Ketua Bidang Penanggulangan Bencana (PB) PMI Kota Sukabumi Imran Whardhani, turun langsung melakukan monitoring di lapangan untuk melihat kondisi masyarakat sekaligus memastikan proses distribusi air bersih berjalan sesuai kebutuhan. Ia <span;>mengatakan, kebutuhan air bersih saat ini mulai meluas ke sejumlah wilayah di Kota Sukabumi.

“Kami menerima permohonan dari Pemerintah Kelurahan Subang Jaya terkait kebutuhan air bersih masyarakat di RW 01,” terang Imran. Setelah mendapatkan informasi tersebut, PMI kemudian merespons dengan melakukan distribusi air bersih sebanyak 5.000 liter.

Menurut Imran, permohonan dari pemerintah wilayah dan hasil asesmeen menjadi salah satu dasar PMI dalam menentukan lokasi distribusi. Sehingga bantuan dapat diarahkan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan dan terkordinir dalam proses distribusi bantuannya.

“Memang kebutuhan air bersih saat ini mulai meluas. Karena itu, kami terus melakukan pemantauan dan merespons permohonan dari wilayah yang mengalami keterbatasan air,” cetus Imran. Sebab, PMI berupaya agar bantuan bisa segera diberikan sesuai kebutuhan masyarakat.


Dalam kegiatan tersebut, PMI tidak hanya menyalurkan air bersih, tetapi juga memberikan promosi kebersihan kepada masyarakat penerima manfaat. Edukasi dilakukan untuk mendorong warga tetap menjaga kebersihan lingkungan, menggunakan air secara bijak, serta menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat di tengah keterbatasan air.

Kehadiran PMI di wilayah kecamatan Cikole menjadi bagian dari respons terhadap kebutuhan air bersih yang semakin meluas. PMI terus melakukan pemantauan terhadap wilayah lain yang berpotensi mengalami keterbatasan air.

Selain melakukan pemantauan, PMI juga membuka ruang bagi unsur kewilayahan maupun masyarakat untuk menyampaikan informasi mengenai kondisi dan kebutuhan air bersih di lingkungan masing-masing. Masyarakat yang ingin menyampaikan informasi, keluhan, saran, maupun umpan balik layanan dapat menghubungi Hotline PMI Kota Sukabumi di +62 858-6460-7954.

PMI Kota Sukabumi terus berupaya merespons kebutuhan masyarakat dan memastikan bantuan kemanusiaan dapat menjangkau warga yang membutuhkan, terutama di tengah meluasnya dampak krisis air bersih. Dijelaskan Imran, saat ini untuk operasi kekeringan pelayanan kebutuhan air bersih tersebut dilakukan melalui kolaborasi sejumlah pihak. PDAM Kota Sukabumi memberikan dukungan pasokan air.

Sementara Satgas BPBD Kota Sukabumi turut mendukung kegiatan melalui personel di lapangan. Kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam mempercepat respons terhadap masyarakat yang mengalami keterbatasan air bersih saat ini di Kota Sukabumi.

Berita Lainnya

Kategori Berita

Warga Cikole Kota Sukabumi Kesulitan Air Bersih, PMI Turun Tangan Salurkan 5.000 Liter

SUKABUMIKINI.COM, Sukabumi–Dampak krisis air bersih akibat kekeringan di musim kemarau di Kota Sukabumi terus meluas. Kali ini, warga RW 01, Kelurahan Subang Jaya, Kecamatan Cikole, mendapatkan layanan distribusi air bersih dari Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Sukabumi.

Sebanyak 5.000 liter air bersih disalurkan PMI kepada masyarakat pada Ahad (9/8/2026). Kegiatan berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 14.00 WIB dan memberikan manfaat bagi sekitar 270 kepala keluarga atau 1.080 jiwa.

Distribusi air bersih tersebut dilakukan sebagai respons PMI Kota Sukabumi terhadap permohonan bantuan dari Pemerintah Kelurahan Subang Jaya, menyusul adanya kebutuhan air bersih yang dirasakan masyarakat di wilayah RW 01.

Ketua Bidang Penanggulangan Bencana (PB) PMI Kota Sukabumi Imran Whardhani, turun langsung melakukan monitoring di lapangan untuk melihat kondisi masyarakat sekaligus memastikan proses distribusi air bersih berjalan sesuai kebutuhan. Ia <span;>mengatakan, kebutuhan air bersih saat ini mulai meluas ke sejumlah wilayah di Kota Sukabumi.

“Kami menerima permohonan dari Pemerintah Kelurahan Subang Jaya terkait kebutuhan air bersih masyarakat di RW 01,” terang Imran. Setelah mendapatkan informasi tersebut, PMI kemudian merespons dengan melakukan distribusi air bersih sebanyak 5.000 liter.

Menurut Imran, permohonan dari pemerintah wilayah dan hasil asesmeen menjadi salah satu dasar PMI dalam menentukan lokasi distribusi. Sehingga bantuan dapat diarahkan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan dan terkordinir dalam proses distribusi bantuannya.

“Memang kebutuhan air bersih saat ini mulai meluas. Karena itu, kami terus melakukan pemantauan dan merespons permohonan dari wilayah yang mengalami keterbatasan air,” cetus Imran. Sebab, PMI berupaya agar bantuan bisa segera diberikan sesuai kebutuhan masyarakat.


Dalam kegiatan tersebut, PMI tidak hanya menyalurkan air bersih, tetapi juga memberikan promosi kebersihan kepada masyarakat penerima manfaat. Edukasi dilakukan untuk mendorong warga tetap menjaga kebersihan lingkungan, menggunakan air secara bijak, serta menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat di tengah keterbatasan air.

Kehadiran PMI di wilayah kecamatan Cikole menjadi bagian dari respons terhadap kebutuhan air bersih yang semakin meluas. PMI terus melakukan pemantauan terhadap wilayah lain yang berpotensi mengalami keterbatasan air.

Selain melakukan pemantauan, PMI juga membuka ruang bagi unsur kewilayahan maupun masyarakat untuk menyampaikan informasi mengenai kondisi dan kebutuhan air bersih di lingkungan masing-masing. Masyarakat yang ingin menyampaikan informasi, keluhan, saran, maupun umpan balik layanan dapat menghubungi Hotline PMI Kota Sukabumi di +62 858-6460-7954.

PMI Kota Sukabumi terus berupaya merespons kebutuhan masyarakat dan memastikan bantuan kemanusiaan dapat menjangkau warga yang membutuhkan, terutama di tengah meluasnya dampak krisis air bersih. Dijelaskan Imran, saat ini untuk operasi kekeringan pelayanan kebutuhan air bersih tersebut dilakukan melalui kolaborasi sejumlah pihak. PDAM Kota Sukabumi memberikan dukungan pasokan air.

Sementara Satgas BPBD Kota Sukabumi turut mendukung kegiatan melalui personel di lapangan. Kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam mempercepat respons terhadap masyarakat yang mengalami keterbatasan air bersih saat ini di Kota Sukabumi.

Berita Lainnya

Screenshot 20260915 182219 Instagram
Pemkot Sukabumi Ambil Langkah Strategis Pembiayaan Jaminan Kesehatan, Siapkan Program Bankesda demi Perlindungan Warga Rentan
Screenshot 20260915 174458 WhatsApp
Hearing dengan Pemkot, BPS dan BPJS, Anggota DPRD Kota Sukabumi Danny Ramdhani Soroti Data Desil Penerima Bansos
IMG 20260914 WA0001
Ketua DPRD Kota Sukabumi Bersama Forkopimda Bertemu Kapolda Jabar, Ini yang Dibahas
FB IMG 1789379715112
PMI Sukabumi Perkuat Sistem Peringatan Dini Bencana Berbasis Data Iklim
IMG 20260914 WA0020
Harga Kedelai Impor di Sukabumi Naik, Kini Rp 11.200 per Kilogram

Kategori Berita

Scroll to Top
Scroll to Top