Vokasi ke Jepang Jadi Terobosan SMAN 5 Sukabumi Siapkan Lulusan ke Dunia Kerja Global – SUKABUMI KINI

Rabu, 16 September 2026

Vokasi ke Jepang Jadi Terobosan SMAN 5 Sukabumi Siapkan Lulusan ke Dunia Kerja Global

SUKABUMIKINI.COM, Sukabumi—Peluang bekerja di Jepang mulai dipersiapkan sejak bangku sekolah oleh SMA Negeri 5 Kota Sukabumi. Melalui program vokasi khusus, siswa yang berminat bekerja di Negeri Sakura mendapat pengayaan bahasa Jepang secara intensif sejak kelas X sebagai bekal memasuki dunia kerja setelah lulus.

Program tersebut menjadi salah satu inovasi pendidikan yang mendapat apresiasi Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana saat melakukan kunjungan kerja ke SMAN 5 Kota Sukabumi, Rabu (12/8/2026). Berbeda dengan program vokasi yang mengubah struktur pembelajaran utama, program di SMAN 5 Kota Sukabumi tetap mengacu pada kurikulum nasional.

Sekolah memberikan tambahan pembelajaran bahasa Jepang secara intensif untuk mempersiapkan siswa yang memiliki orientasi bekerja di Jepang. Bobby menilai langkah tersebut merupakan terobosan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja sekaligus dapat menjadi salah satu strategi untuk menekan angka pengangguran di Kota Sukabumi.

“Ini merupakan sebuah terobosan dan inovasi yang luar biasa,” ujar Bobby. Menurut dia, tingkat pengangguran terbuka Kota Sukabumi yang masih berada di peringkat ketiga di Jawa Barat menjadi tantangan yang perlu dijawab melalui berbagai inovasi pendidikan dan ketenagakerjaan.

Karena itu, penguatan program vokasi ke Jepang dinilai perlu didukung melalui kolaborasi antara sekolah, lembaga pelatihan kerja (LPK), Dinas Tenaga Kerja, hingga perusahaan di Jepang.
“Kita optimistis angka pengangguran dapat terus ditekan secara signifikan melalui kolaborasi strategis antara sekolah, LPK, Disnaker, dan perusahaan di Jepang,” katanya.

Bobby mengatakan, orientasi pendidikan menuju dunia kerja internasional juga harus tetap diimbangi dengan penguatan karakter dan kecintaan terhadap budaya lokal. Hal itu turut menjadi perhatian dalam kunjungannya ke SMAN 5 Kota Sukabumi.

Pemkot Sukabumi saat ini menggulirkan program pertunjukan Roadshow Warisan Budaya Takbenda (WBTb) ke sekolah-sekolah tingkat SMA dan SMK se-Kota Sukabumi. Program tersebut dilaksanakan melalui kerja sama dengan Kementerian Kebudayaan dan Dinas Kebudayaan Provinsi Jawa Barat.

Edukasi budaya tersebut diharapkan dapat memperkenalkan kembali kekayaan budaya lokal kepada generasi muda. Bobby menegaskan, kemampuan bersaing di tingkat internasional harus berjalan beriringan dengan penguatan identitas budaya.

Berita Lainnya

Kategori Berita

Vokasi ke Jepang Jadi Terobosan SMAN 5 Sukabumi Siapkan Lulusan ke Dunia Kerja Global

SUKABUMIKINI.COM, Sukabumi—Peluang bekerja di Jepang mulai dipersiapkan sejak bangku sekolah oleh SMA Negeri 5 Kota Sukabumi. Melalui program vokasi khusus, siswa yang berminat bekerja di Negeri Sakura mendapat pengayaan bahasa Jepang secara intensif sejak kelas X sebagai bekal memasuki dunia kerja setelah lulus.

Program tersebut menjadi salah satu inovasi pendidikan yang mendapat apresiasi Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana saat melakukan kunjungan kerja ke SMAN 5 Kota Sukabumi, Rabu (12/8/2026). Berbeda dengan program vokasi yang mengubah struktur pembelajaran utama, program di SMAN 5 Kota Sukabumi tetap mengacu pada kurikulum nasional.

Sekolah memberikan tambahan pembelajaran bahasa Jepang secara intensif untuk mempersiapkan siswa yang memiliki orientasi bekerja di Jepang. Bobby menilai langkah tersebut merupakan terobosan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja sekaligus dapat menjadi salah satu strategi untuk menekan angka pengangguran di Kota Sukabumi.

“Ini merupakan sebuah terobosan dan inovasi yang luar biasa,” ujar Bobby. Menurut dia, tingkat pengangguran terbuka Kota Sukabumi yang masih berada di peringkat ketiga di Jawa Barat menjadi tantangan yang perlu dijawab melalui berbagai inovasi pendidikan dan ketenagakerjaan.

Karena itu, penguatan program vokasi ke Jepang dinilai perlu didukung melalui kolaborasi antara sekolah, lembaga pelatihan kerja (LPK), Dinas Tenaga Kerja, hingga perusahaan di Jepang.
“Kita optimistis angka pengangguran dapat terus ditekan secara signifikan melalui kolaborasi strategis antara sekolah, LPK, Disnaker, dan perusahaan di Jepang,” katanya.

Bobby mengatakan, orientasi pendidikan menuju dunia kerja internasional juga harus tetap diimbangi dengan penguatan karakter dan kecintaan terhadap budaya lokal. Hal itu turut menjadi perhatian dalam kunjungannya ke SMAN 5 Kota Sukabumi.

Pemkot Sukabumi saat ini menggulirkan program pertunjukan Roadshow Warisan Budaya Takbenda (WBTb) ke sekolah-sekolah tingkat SMA dan SMK se-Kota Sukabumi. Program tersebut dilaksanakan melalui kerja sama dengan Kementerian Kebudayaan dan Dinas Kebudayaan Provinsi Jawa Barat.

Edukasi budaya tersebut diharapkan dapat memperkenalkan kembali kekayaan budaya lokal kepada generasi muda. Bobby menegaskan, kemampuan bersaing di tingkat internasional harus berjalan beriringan dengan penguatan identitas budaya.

Berita Lainnya

Screenshot 20260915 182219 Instagram
Pemkot Sukabumi Ambil Langkah Strategis Pembiayaan Jaminan Kesehatan, Siapkan Program Bankesda demi Perlindungan Warga Rentan
Screenshot 20260915 174458 WhatsApp
Hearing dengan Pemkot, BPS dan BPJS, Anggota DPRD Kota Sukabumi Danny Ramdhani Soroti Data Desil Penerima Bansos
IMG 20260914 WA0001
Ketua DPRD Kota Sukabumi Bersama Forkopimda Bertemu Kapolda Jabar, Ini yang Dibahas
FB IMG 1789379715112
PMI Sukabumi Perkuat Sistem Peringatan Dini Bencana Berbasis Data Iklim
IMG 20260914 WA0020
Harga Kedelai Impor di Sukabumi Naik, Kini Rp 11.200 per Kilogram

Kategori Berita

Scroll to Top
Scroll to Top