Upacara HUT ke-81 RI di Kota Sukabumi, Momentum Perkuat Semangat Kebangsaan dan Kolaborasi Pembangunan – SUKABUMI KINI

Sabtu, 24 Oktober 2026

Upacara HUT ke-81 RI di Kota Sukabumi, Momentum Perkuat Semangat Kebangsaan dan Kolaborasi Pembangunan

SUKABUMIKINI.COM, Sukabumi—Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kota Sukabumi berlangsung khidmat di Lapang Merdeka, Kota Sukabumi, Senin (17/8/2026).
Upacara tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh masyarakat, jajaran pemerintah daerah, serta berbagai elemen masyarakat.

Peringatan kemerdekaan menjadi momentum untuk meneguhkan kembali semangat kebangsaan sekaligus merefleksikan capaian pembangunan Kota Sukabumi. Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki dalam sambutannya menyampaikan sejumlah pesan yang diangkat dari pidato kenegaraan Presiden Prabowo Subianto pada 14 Agustus 2026.

Beberapa hal yang disoroti antara lain keberhasilan pemerintah mencapai swasembada pangan, pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,45 persen, penutupan 290 BUMN yang dinilai tidak produktif sebagai bagian dari transformasi korporasi negara, serta penguatan agenda pengentasan kemiskinan dan pemberantasan korupsi.

Menurut Ayep, semangat efisiensi dan pembangunan nasional tersebut selaras dengan berbagai capaian yang telah diraih Pemerintah Kota Sukabumi. Salah satunya adalah keberhasilan mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan keuangan pemerintah daerah untuk ke-12 kalinya secara berturut-turut.

Dari sisi pengelolaan anggaran, per 3 Juli 2026 Kota Sukabumi tercatat berada di peringkat pertama di Jawa Barat dalam realisasi belanja daerah dan peringkat kedua dalam realisasi pendapatan daerah. Capaian tersebut juga diiringi dengan peningkatan kualitas pelayanan publik. Hal itu tercermin dari Indeks Kepuasan Masyarakat yang mencapai 88,73 dan masuk kategori sangat baik.

Sejumlah indikator lainnya turut menunjukkan kinerja Pemerintah Kota Sukabumi. Pada Indeks Reformasi Hukum Pemerintah Daerah Tahun 2026, Kota Sukabumi meraih nilai 96,5 atau kategori A. Sementara itu, Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) memperoleh nilai 98.

Di bidang inovasi pemerintahan, Kota Sukabumi juga meraih predikat Kota Sangat Inovatif dalam ajang Innovative Government Awards (IGA).
<span;>Sementara di bidang sosial, Pemerintah Kota Sukabumi telah menyalurkan manfaat Program 12 PAS (Pemerlu Atensi Sosial) kepada 264 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Program tersebut telah dipatenkan dengan nama “Ayeuna Waktunya Berbagi Berkah”.

Ayep menekankan, berbagai capaian tersebut tidak terlepas dari kerja bersama seluruh elemen masyarakat. Pemerintah daerah, kata dia, tidak dapat bekerja sendiri dalam menghadapi tantangan pembangunan dan tuntutan masyarakat yang terus berkembang.

Karena itu, ia mengajak seluruh unsur masyarakat memperkuat sinergi dan kolaborasi, mulai dari pemerintah, sektor swasta, tokoh agama, budayawan, penggerak ekonomi kreatif, hingga insan pers. Kolaborasi lintas sektor dinilai menjadi modal penting untuk menjaga kesinambungan pembangunan sekaligus mewujudkan cita-cita kemerdekaan di tingkat daerah.

“Mari terus bersinergi dan berkolaborasi dalam mewujudkan Kota Sukabumi yang sejahtera dan bercahaya,” ujar Ayep menutup sambutannya. Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kota Sukabumi pun tidak sekadar menjadi seremoni tahunan, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat semangat persatuan serta memastikan pembangunan terus memberikan manfaat bagi masyarakat.

Berita Lainnya

Kategori Berita

Upacara HUT ke-81 RI di Kota Sukabumi, Momentum Perkuat Semangat Kebangsaan dan Kolaborasi Pembangunan

SUKABUMIKINI.COM, Sukabumi—Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kota Sukabumi berlangsung khidmat di Lapang Merdeka, Kota Sukabumi, Senin (17/8/2026).
Upacara tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh masyarakat, jajaran pemerintah daerah, serta berbagai elemen masyarakat.

Peringatan kemerdekaan menjadi momentum untuk meneguhkan kembali semangat kebangsaan sekaligus merefleksikan capaian pembangunan Kota Sukabumi. Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki dalam sambutannya menyampaikan sejumlah pesan yang diangkat dari pidato kenegaraan Presiden Prabowo Subianto pada 14 Agustus 2026.

Beberapa hal yang disoroti antara lain keberhasilan pemerintah mencapai swasembada pangan, pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,45 persen, penutupan 290 BUMN yang dinilai tidak produktif sebagai bagian dari transformasi korporasi negara, serta penguatan agenda pengentasan kemiskinan dan pemberantasan korupsi.

Menurut Ayep, semangat efisiensi dan pembangunan nasional tersebut selaras dengan berbagai capaian yang telah diraih Pemerintah Kota Sukabumi. Salah satunya adalah keberhasilan mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan keuangan pemerintah daerah untuk ke-12 kalinya secara berturut-turut.

Dari sisi pengelolaan anggaran, per 3 Juli 2026 Kota Sukabumi tercatat berada di peringkat pertama di Jawa Barat dalam realisasi belanja daerah dan peringkat kedua dalam realisasi pendapatan daerah. Capaian tersebut juga diiringi dengan peningkatan kualitas pelayanan publik. Hal itu tercermin dari Indeks Kepuasan Masyarakat yang mencapai 88,73 dan masuk kategori sangat baik.

Sejumlah indikator lainnya turut menunjukkan kinerja Pemerintah Kota Sukabumi. Pada Indeks Reformasi Hukum Pemerintah Daerah Tahun 2026, Kota Sukabumi meraih nilai 96,5 atau kategori A. Sementara itu, Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) memperoleh nilai 98.

Di bidang inovasi pemerintahan, Kota Sukabumi juga meraih predikat Kota Sangat Inovatif dalam ajang Innovative Government Awards (IGA).
<span;>Sementara di bidang sosial, Pemerintah Kota Sukabumi telah menyalurkan manfaat Program 12 PAS (Pemerlu Atensi Sosial) kepada 264 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Program tersebut telah dipatenkan dengan nama “Ayeuna Waktunya Berbagi Berkah”.

Ayep menekankan, berbagai capaian tersebut tidak terlepas dari kerja bersama seluruh elemen masyarakat. Pemerintah daerah, kata dia, tidak dapat bekerja sendiri dalam menghadapi tantangan pembangunan dan tuntutan masyarakat yang terus berkembang.

Karena itu, ia mengajak seluruh unsur masyarakat memperkuat sinergi dan kolaborasi, mulai dari pemerintah, sektor swasta, tokoh agama, budayawan, penggerak ekonomi kreatif, hingga insan pers. Kolaborasi lintas sektor dinilai menjadi modal penting untuk menjaga kesinambungan pembangunan sekaligus mewujudkan cita-cita kemerdekaan di tingkat daerah.

“Mari terus bersinergi dan berkolaborasi dalam mewujudkan Kota Sukabumi yang sejahtera dan bercahaya,” ujar Ayep menutup sambutannya. Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kota Sukabumi pun tidak sekadar menjadi seremoni tahunan, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat semangat persatuan serta memastikan pembangunan terus memberikan manfaat bagi masyarakat.

Berita Lainnya

Screenshot 20261024 144531 Instagram
STIKes Sukabumi Siapkan Lulusan Tembus Pasar Kerja Global, Kuasai Tiga Bahasa Asing
Screenshot 20261024 090052 Instagram
Data Warga Harus Akurat! Kota Sukabumi Dorong RT/RW Tertib Administrasi Kependudukan
IMG 20261023 WA0018
Krisis Air Bersih Belum Usai, PMI Kota Sukabumi Salurkan 5.000 Liter Air untuk 640 Warga Lembursitu
Screenshot 20261022 190232 Gallery
Konsolidasi di Rumah Inspirasi Anggota DPR RI drh Slamet, DPD PKS Kota Sukabumi Perkuat Soliditas dan Pelayanan Publik
IMG 20261022 WA0018
Tahun Depan, Ketua DPRD Kota Sukabumi Dorong Hari Santri Lebih Semarak

Kategori Berita

Scroll to Top
Scroll to Top