Kemarau Makin Kering, Pemkot Sukabumi Siapkan Bantuan Air Bersih untuk Warga – SUKABUMI KINI

Rabu, 16 September 2026

Kemarau Makin Kering, Pemkot Sukabumi Siapkan Bantuan Air Bersih untuk Warga

SUKABUMUKINI.COM, Sukabumi—Pemkot Sukabumi mulai memetakan sejumlah wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan dan kesulitan mendapatkan air bersih menyusul kemarau panjang yang diperkirakan terjadi tahun ini. Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana mengatakan, kondisi kemarau tahun ini berbeda dibandingkan tahun sebelumnya.

Pemkot Sukabumi pun meningkatkan pemantauan terhadap wilayah yang mulai terdampak kekeringan. “Untuk musim kemarau ini, saya selalu memonitoring BPBD untuk memberikan bantuan air bersih kepada wilayah-wilayah yang kekeringan, seperti di wilayah Cikundul dan beberapa wilayah di Kota Sukabumi,” kata Bobby seusai menghadiri peringatan Maulid Nabi sekaligus Hari Ulang Tahun ke-51 Perumda Air Minum Tirta Bumi Wibawa Kota Sukabumi, Jumat (28/8/2026).

Menurut Bobby, pihaknya telah memberikan instruksi kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi untuk terus memantau kondisi wilayah yang mengalami kekeringan. Langkah tersebut dilakukan sebagai antisipasi terhadap potensi kemarau panjang yang dapat berdampak terhadap ketersediaan air bersih bagi masyarakat.

Bobby mengatakan, informasi mengenai potensi kemarau panjang dan fenomena El Nino sebelumnya telah disampaikan dalam pertemuan di Mabes TNI bersama Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD).

“Tahun lalu kan La Nina, kemarau basah. Kalau tahun ini kering, betul-betul kering,” ujarnya. Kondisi tersebut membuat Pemkot Sukabumi mulai mengidentifikasi wilayah-wilayah yang setiap tahun memiliki potensi mengalami kekeringan dan kesulitan air.

Pemetaan diperlukan agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat ketika masyarakat mulai mengalami kesulitan memperoleh air bersih.”Sehingga di situ kita sudah mulai memetakan, wilayah-wilayah mana saja yang setiap tahun berpotensi untuk kekeringan dan kesulitan air,” kata Bobby.

Bobby memastikan, hingga saat ini kondisi di Kota Sukabumi masih dalam keadaan terkendali. Namun, pemerintah tetap menyiapkan langkah antisipasi untuk menghadapi kemungkinan meluasnya wilayah terdampak kekeringan.

“Alhamdulillah sejauh ini aman, lancar, terkendali. Dan nanti ke depannya kita akan meningkatkan lagi pelayanannya kepada wilayah-wilayah yang memang terkena kekeringan,” tuturnya. Pemkot Sukabumi bersama BPBD dan Perumda Air Minum Tirta Bumi Wibawa akan terus memantau ketersediaan air, terutama di wilayah yang memiliki riwayat kekeringan.

Berita Lainnya

Kategori Berita

Kemarau Makin Kering, Pemkot Sukabumi Siapkan Bantuan Air Bersih untuk Warga

SUKABUMUKINI.COM, Sukabumi—Pemkot Sukabumi mulai memetakan sejumlah wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan dan kesulitan mendapatkan air bersih menyusul kemarau panjang yang diperkirakan terjadi tahun ini. Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana mengatakan, kondisi kemarau tahun ini berbeda dibandingkan tahun sebelumnya.

Pemkot Sukabumi pun meningkatkan pemantauan terhadap wilayah yang mulai terdampak kekeringan. “Untuk musim kemarau ini, saya selalu memonitoring BPBD untuk memberikan bantuan air bersih kepada wilayah-wilayah yang kekeringan, seperti di wilayah Cikundul dan beberapa wilayah di Kota Sukabumi,” kata Bobby seusai menghadiri peringatan Maulid Nabi sekaligus Hari Ulang Tahun ke-51 Perumda Air Minum Tirta Bumi Wibawa Kota Sukabumi, Jumat (28/8/2026).

Menurut Bobby, pihaknya telah memberikan instruksi kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi untuk terus memantau kondisi wilayah yang mengalami kekeringan. Langkah tersebut dilakukan sebagai antisipasi terhadap potensi kemarau panjang yang dapat berdampak terhadap ketersediaan air bersih bagi masyarakat.

Bobby mengatakan, informasi mengenai potensi kemarau panjang dan fenomena El Nino sebelumnya telah disampaikan dalam pertemuan di Mabes TNI bersama Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD).

“Tahun lalu kan La Nina, kemarau basah. Kalau tahun ini kering, betul-betul kering,” ujarnya. Kondisi tersebut membuat Pemkot Sukabumi mulai mengidentifikasi wilayah-wilayah yang setiap tahun memiliki potensi mengalami kekeringan dan kesulitan air.

Pemetaan diperlukan agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat ketika masyarakat mulai mengalami kesulitan memperoleh air bersih.”Sehingga di situ kita sudah mulai memetakan, wilayah-wilayah mana saja yang setiap tahun berpotensi untuk kekeringan dan kesulitan air,” kata Bobby.

Bobby memastikan, hingga saat ini kondisi di Kota Sukabumi masih dalam keadaan terkendali. Namun, pemerintah tetap menyiapkan langkah antisipasi untuk menghadapi kemungkinan meluasnya wilayah terdampak kekeringan.

“Alhamdulillah sejauh ini aman, lancar, terkendali. Dan nanti ke depannya kita akan meningkatkan lagi pelayanannya kepada wilayah-wilayah yang memang terkena kekeringan,” tuturnya. Pemkot Sukabumi bersama BPBD dan Perumda Air Minum Tirta Bumi Wibawa akan terus memantau ketersediaan air, terutama di wilayah yang memiliki riwayat kekeringan.

Berita Lainnya

Screenshot 20260915 182219 Instagram
Pemkot Sukabumi Ambil Langkah Strategis Pembiayaan Jaminan Kesehatan, Siapkan Program Bankesda demi Perlindungan Warga Rentan
Screenshot 20260915 174458 WhatsApp
Hearing dengan Pemkot, BPS dan BPJS, Anggota DPRD Kota Sukabumi Danny Ramdhani Soroti Data Desil Penerima Bansos
IMG 20260914 WA0001
Ketua DPRD Kota Sukabumi Bersama Forkopimda Bertemu Kapolda Jabar, Ini yang Dibahas
FB IMG 1789379715112
PMI Sukabumi Perkuat Sistem Peringatan Dini Bencana Berbasis Data Iklim
IMG 20260914 WA0020
Harga Kedelai Impor di Sukabumi Naik, Kini Rp 11.200 per Kilogram

Kategori Berita

Scroll to Top
Scroll to Top