Pasar Murah Digelar di 30 Titik Kota Sukabumi untuk Tekan Inflasi – SUKABUMI KINI

Minggu, 25 Oktober 2026

Pasar Murah Digelar di 30 Titik Kota Sukabumi untuk Tekan Inflasi

SUKABUMIKINI.COM, Sukabumi–Pemkot Sukabumi menggelar Pasar Murah di 30 titik yang tersebar di sejumlah wilayah sebagai upaya menjaga stabilitas harga pangan sekaligus menekan laju inflasi daerah. Pasar Murah tersebut pertama kali digelar di halaman Kantor Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi, Selasa (1/9/2026).

Pelaksanaan berlanjut pada hari kedua di Kelurahan Jayaraksa, Kecamatan Baros, Rabu (2/9/2026). Program tersebut memanfaatkan dana insentif stabilitas inflasi atau insentif fiskal sebesar Rp2 miliar yang berhasil diperoleh Pemkot Sukabumi atas keberhasilannya dalam mengendalikan inflasi daerah.

Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki mengatakan, dana tersebut dialokasikan untuk pelaksanaan Pasar Murah di 30 titik di Kota Sukabumi. “Pasar Murah ini memanfaatkan dana insentif stabilitas inflasi senilai Rp2 miliar yang kita dapatkan. Dana ini kita alokasikan untuk menggelar kegiatan di 30 titik di Kota Sukabumi,” ujarnya saat meninjau pelaksanaan Pasar Murah di Lembursitu, Selasa.

Menurut Ayep, harga sejumlah kebutuhan pokok yang dijual dalam Pasar Murah rata-rata sekitar 10 persen lebih rendah dibandingkan harga pasar. Meski selisih harga tidak terlalu besar, antusiasme masyarakat terhadap program tersebut terbilang tinggi.

Warga memanfaatkan Pasar Murah untuk memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Ayep menilai tingginya animo masyarakat menunjukkan program tersebut memberikan manfaat langsung bagi warga.

Karena itu, Pemkot Sukabumi berkomitmen melanjutkan Pasar Murah secara berkesinambungan. “Walaupun selisih harganya sekitar 10 persen, animo masyarakat sangat luar biasa. Mengingat permintaan warga yang terus berlanjut, insya Allah program Pasar Murah ini akan terus kita jalankan,” katanya.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskumindag) Kota Sukabumi Een Rukmini mengatakan, Pasar Murah merupakan salah satu langkah pemerintah daerah dalam menjaga keterjangkauan harga sekaligus mengendalikan inflasi. Sejumlah kebutuhan pokok disediakan dalam kegiatan tersebut, mulai dari beras SPHP, minyak goreng, telur ayam, hingga sayuran. Produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) juga turut tersedia untuk dibeli masyarakat.

“Pasar murah ini dalam rangka pengendalian inflasi. Dalam pasar murah ada beras SPHP, minyak goreng, telur ayam, sayuran dan produk UMKM,” ujar Een. Dengan digelarnya Pasar Murah di 30 titik, Pemkot Sukabumi berharap masyarakat di berbagai wilayah dapat memperoleh akses terhadap bahan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau, terutama ketika terjadi fluktuasi harga pangan.

Berita Lainnya

Kategori Berita

Pasar Murah Digelar di 30 Titik Kota Sukabumi untuk Tekan Inflasi

SUKABUMIKINI.COM, Sukabumi–Pemkot Sukabumi menggelar Pasar Murah di 30 titik yang tersebar di sejumlah wilayah sebagai upaya menjaga stabilitas harga pangan sekaligus menekan laju inflasi daerah. Pasar Murah tersebut pertama kali digelar di halaman Kantor Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi, Selasa (1/9/2026).

Pelaksanaan berlanjut pada hari kedua di Kelurahan Jayaraksa, Kecamatan Baros, Rabu (2/9/2026). Program tersebut memanfaatkan dana insentif stabilitas inflasi atau insentif fiskal sebesar Rp2 miliar yang berhasil diperoleh Pemkot Sukabumi atas keberhasilannya dalam mengendalikan inflasi daerah.

Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki mengatakan, dana tersebut dialokasikan untuk pelaksanaan Pasar Murah di 30 titik di Kota Sukabumi. “Pasar Murah ini memanfaatkan dana insentif stabilitas inflasi senilai Rp2 miliar yang kita dapatkan. Dana ini kita alokasikan untuk menggelar kegiatan di 30 titik di Kota Sukabumi,” ujarnya saat meninjau pelaksanaan Pasar Murah di Lembursitu, Selasa.

Menurut Ayep, harga sejumlah kebutuhan pokok yang dijual dalam Pasar Murah rata-rata sekitar 10 persen lebih rendah dibandingkan harga pasar. Meski selisih harga tidak terlalu besar, antusiasme masyarakat terhadap program tersebut terbilang tinggi.

Warga memanfaatkan Pasar Murah untuk memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Ayep menilai tingginya animo masyarakat menunjukkan program tersebut memberikan manfaat langsung bagi warga.

Karena itu, Pemkot Sukabumi berkomitmen melanjutkan Pasar Murah secara berkesinambungan. “Walaupun selisih harganya sekitar 10 persen, animo masyarakat sangat luar biasa. Mengingat permintaan warga yang terus berlanjut, insya Allah program Pasar Murah ini akan terus kita jalankan,” katanya.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskumindag) Kota Sukabumi Een Rukmini mengatakan, Pasar Murah merupakan salah satu langkah pemerintah daerah dalam menjaga keterjangkauan harga sekaligus mengendalikan inflasi. Sejumlah kebutuhan pokok disediakan dalam kegiatan tersebut, mulai dari beras SPHP, minyak goreng, telur ayam, hingga sayuran. Produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) juga turut tersedia untuk dibeli masyarakat.

“Pasar murah ini dalam rangka pengendalian inflasi. Dalam pasar murah ada beras SPHP, minyak goreng, telur ayam, sayuran dan produk UMKM,” ujar Een. Dengan digelarnya Pasar Murah di 30 titik, Pemkot Sukabumi berharap masyarakat di berbagai wilayah dapat memperoleh akses terhadap bahan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau, terutama ketika terjadi fluktuasi harga pangan.

Berita Lainnya

Screenshot 20261024 144531 Instagram
STIKes Sukabumi Siapkan Lulusan Tembus Pasar Kerja Global, Kuasai Tiga Bahasa Asing
Screenshot 20261024 090052 Instagram
Data Warga Harus Akurat! Kota Sukabumi Dorong RT/RW Tertib Administrasi Kependudukan
IMG 20261023 WA0018
Krisis Air Bersih Belum Usai, PMI Kota Sukabumi Salurkan 5.000 Liter Air untuk 640 Warga Lembursitu
Screenshot 20261022 190232 Gallery
Konsolidasi di Rumah Inspirasi Anggota DPR RI drh Slamet, DPD PKS Kota Sukabumi Perkuat Soliditas dan Pelayanan Publik
IMG 20261022 WA0018
Tahun Depan, Ketua DPRD Kota Sukabumi Dorong Hari Santri Lebih Semarak

Kategori Berita

Scroll to Top
Scroll to Top