Lima Pengunjung Terseret Ombak di Pantai Cibuaya Sukabumi, Dua Masih Dicari – SUKABUMI KINI

Senin, 12 Oktober 2026

Lima Pengunjung Terseret Ombak di Pantai Cibuaya Sukabumi, Dua Masih Dicari

SUKABUMIKINI.COM, Sukabumi— Dua pemuda dilaporkan terseret ombak saat berenang di Pantai Cibuaya, Desa Pangumbahan, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Hingga Ahad (11/10/2026) pagi, kedua korban belum ditemukan dan masih dalam pencarian tim SAR gabungan.

Kedua korban diketahui bernama Muhamad Zubair (18 tahun) dan Zaki (17). Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (10/10/2026) sekitar pukul 16.52 WIB.

Berdasarkan informasi yang diterima Basarnas, insiden bermula ketika lima orang pengunjung sedang berenang di pantai. Tiba-tiba, ombak besar datang dan menyeret mereka hingga terbawa arus ke tengah laut.

Tiga orang berhasil kembali ke tepi pantai dalam keadaan selamat. Sementara itu, dua orang lainnya terseret arus dan belum ditemukan hingga pencarian dilanjutkan pada Ahad pagi.
Koordinator Pos SAR Sukabumi, Suryo Adianto, mengatakan tim rescue langsung diberangkatkan setelah menerima laporan kejadian untuk melakukan pencarian bersama unsur SAR gabungan.

“Setelah menerima informasi, kami langsung memberangkatkan tim rescue menuju lokasi kejadian. Pencarian dilakukan bersama unsur SAR gabungan dengan mengoptimalkan berbagai metode pencarian untuk menemukan kedua korban,” ujar Suryo. Tim Rescue Pos SAR Sukabumi tiba di lokasi pada Minggu sekitar pukul 07.42 WIB.

Setibanya di lokasi, tim berkoordinasi dengan keluarga korban dan unsur terkait, kemudian melakukan pengarahan untuk membagi area serta menentukan metode pencarian.
Operasi SAR dilakukan melalui penyisiran perairan menggunakan perahu karet hingga radius dua mil laut atau nautical mile dari lokasi kejadian.

Selain itu, tim melakukan pengamatan visual melalui jalur darat dan menggunakan pesawat nirawak atau drone. Pemantauan melalui udara tersebut dilakukan hingga radius dua kilometer dari lokasi kejadian.

Operasi pencarian melibatkan personel Pos SAR Sukabumi, BPBD Kecamatan Ciracap, Polsek Ciracap, Polairud Ujung Genteng, TNI Pos AL Ujung Genteng, Wanadri, HNSI Ujung Genteng, serta RAPI.

Suryo menegaskan, pencarian akan terus dilakukan dengan mengoptimalkan koordinasi antarpersonel dan tetap mengutamakan keselamatan seluruh petugas yang terlibat. Berdasarkan laporan di lapangan, kondisi cuaca saat operasi berlangsung cerah sehingga mendukung pelaksanaan pencarian sesuai perkembangan situasi.

Basarnas mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan pantai. Ombak besar dan arus laut dapat berubah sewaktu-waktu, sehingga pengunjung diminta mematuhi imbauan petugas dan tidak memaksakan diri berenang ketika kondisi perairan berbahaya.

Berita Lainnya

Kategori Berita

Lima Pengunjung Terseret Ombak di Pantai Cibuaya Sukabumi, Dua Masih Dicari

SUKABUMIKINI.COM, Sukabumi— Dua pemuda dilaporkan terseret ombak saat berenang di Pantai Cibuaya, Desa Pangumbahan, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Hingga Ahad (11/10/2026) pagi, kedua korban belum ditemukan dan masih dalam pencarian tim SAR gabungan.

Kedua korban diketahui bernama Muhamad Zubair (18 tahun) dan Zaki (17). Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (10/10/2026) sekitar pukul 16.52 WIB.

Berdasarkan informasi yang diterima Basarnas, insiden bermula ketika lima orang pengunjung sedang berenang di pantai. Tiba-tiba, ombak besar datang dan menyeret mereka hingga terbawa arus ke tengah laut.

Tiga orang berhasil kembali ke tepi pantai dalam keadaan selamat. Sementara itu, dua orang lainnya terseret arus dan belum ditemukan hingga pencarian dilanjutkan pada Ahad pagi.
Koordinator Pos SAR Sukabumi, Suryo Adianto, mengatakan tim rescue langsung diberangkatkan setelah menerima laporan kejadian untuk melakukan pencarian bersama unsur SAR gabungan.

“Setelah menerima informasi, kami langsung memberangkatkan tim rescue menuju lokasi kejadian. Pencarian dilakukan bersama unsur SAR gabungan dengan mengoptimalkan berbagai metode pencarian untuk menemukan kedua korban,” ujar Suryo. Tim Rescue Pos SAR Sukabumi tiba di lokasi pada Minggu sekitar pukul 07.42 WIB.

Setibanya di lokasi, tim berkoordinasi dengan keluarga korban dan unsur terkait, kemudian melakukan pengarahan untuk membagi area serta menentukan metode pencarian.
Operasi SAR dilakukan melalui penyisiran perairan menggunakan perahu karet hingga radius dua mil laut atau nautical mile dari lokasi kejadian.

Selain itu, tim melakukan pengamatan visual melalui jalur darat dan menggunakan pesawat nirawak atau drone. Pemantauan melalui udara tersebut dilakukan hingga radius dua kilometer dari lokasi kejadian.

Operasi pencarian melibatkan personel Pos SAR Sukabumi, BPBD Kecamatan Ciracap, Polsek Ciracap, Polairud Ujung Genteng, TNI Pos AL Ujung Genteng, Wanadri, HNSI Ujung Genteng, serta RAPI.

Suryo menegaskan, pencarian akan terus dilakukan dengan mengoptimalkan koordinasi antarpersonel dan tetap mengutamakan keselamatan seluruh petugas yang terlibat. Berdasarkan laporan di lapangan, kondisi cuaca saat operasi berlangsung cerah sehingga mendukung pelaksanaan pencarian sesuai perkembangan situasi.

Basarnas mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan pantai. Ombak besar dan arus laut dapat berubah sewaktu-waktu, sehingga pengunjung diminta mematuhi imbauan petugas dan tidak memaksakan diri berenang ketika kondisi perairan berbahaya.

Berita Lainnya

Screenshot 20261011 185922 Instagram
Menaker Yassierli Buka Pelatihan Vokasi di Sukabumi, Penyandang Disabilitas Turut Dilibatkan
IMG 20261011 WA0010
Lima Pengunjung Terseret Ombak di Pantai Cibuaya Sukabumi, Dua Masih Dicari
Screenshot 20261011 104953 Instagram
Gempa M 5,7 Guncang Sukabumi, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami
Screenshot 20261010 142049 Google
PMI Kota Sukabumi Gelar Webinar Bulan PRB 2026, Kupas Peran AI untuk Kesiapsiagaan Bencana
IMG 20261009 WA0018
Harga Daging Ayam di Pasar Sukabumi Naik Jadi Rp 40.000 per Kilogram

Kategori Berita

Scroll to Top
Scroll to Top