Di Musrenbang RKPD 2027, Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki Tekankan Sinkronisasi Arah Pembangunan – SUKABUMI KINI

Kamis, 9 April 2026

Di Musrenbang RKPD 2027, Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki Tekankan Sinkronisasi Arah Pembangunan

SUKABUMIKINI.COM, Sukabumi–Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027 menjadi titik krusial dalam menentukan arah pembangunan kota ke depan. Hal tersebut disampaikan Wali Kota Sukabumi Ayep ZAki saat membuka Musrenbang RKPD 2027 di Gedung Juang 45, Kota Sukabumi, Rabu (8/4/2026).

“Forum ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan ruang strategis untuk menyatukan visi dan memastikan kebijakan yang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” ujar Ayep. Musrenbang harus menjadi momentum untuk menyelaraskan arah pembangunan agar lebih tepat sasaran dan berdampak langsung.

Keberhasilan pembangunan kata Ayep tidak bisa hanya bertumpu pada pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen, mulai dari akademisi, pelaku usaha, hingga masyarakat. Kolaborasi ini menjadi fondasi dalam mewujudkan Kota Sukabumi yang inovatif, mandiri, agamis, dan nasionalis.

“Sejumlah indikator makro pembangunan tahun 2025 menunjukkan tren menggembirakan. Pertumbuhan ekonomi Kota Sukabumi tercatat mencapai 5,32 persen, melampaui rata-rata provinsi maupun nasional,” terang Ayep. Ia menambahkan, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga meningkat menjadi 78,23. Angka kemiskinan berhasil ditekan hingga 6,90 persen, sementara tingkat pengangguran terbuka turun menjadi 8,19 persen.

Dari sisi keuangan daerah, Pendapatan Asli Daerah (PAD) naik Rp54,5 miliar atau 12,47 persen pada 2025, dengan target kenaikan Rp44,14 miliar atau 8,98 persen pada 2026. “Kapasitas fiskal kita semakin kuat. Ini penting untuk menjaga kesinambungan pembangunan, apalagi di tengah potensi berkurangnya dana transfer dari pusat,” jelasnya.

Sepanjang 2025, lanjut Ayep, Pemkot Sukabumi mencatatkan 131 penghargaan dari berbagai level. Namun, Ayep mengingatkan tantangan ke depan tidak ringan, mulai dari ketidakpastian global hingga isu lokal seperti dampak operasional Tol Bocimi Seksi 3, pengembangan kawasan industri, penciptaan lapangan kerja, hingga penguatan sektor ekonomi kreatif.

Menjawab tantangan tersebut lanjut Ayep, Pemkot Sukabumi menetapkan sejumlah prioritas pembangunan tahun 2027, antara lain penurunan pengangguran melalui penciptaan lapangan kerja, pengurangan kemiskinan, peningkatan kualitas infrastruktur, serta pengelolaan sampah berbasis teknologi modern. “Pengembangan pusat pertumbuhan ekonomi baru, terutama di wilayah selatan, juga menjadi prioritas agar pembangunan lebih merata,” ujarnya.(*)

Berita Lainnya

Kategori Berita

Di Musrenbang RKPD 2027, Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki Tekankan Sinkronisasi Arah Pembangunan

SUKABUMIKINI.COM, Sukabumi–Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027 menjadi titik krusial dalam menentukan arah pembangunan kota ke depan. Hal tersebut disampaikan Wali Kota Sukabumi Ayep ZAki saat membuka Musrenbang RKPD 2027 di Gedung Juang 45, Kota Sukabumi, Rabu (8/4/2026).

“Forum ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan ruang strategis untuk menyatukan visi dan memastikan kebijakan yang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” ujar Ayep. Musrenbang harus menjadi momentum untuk menyelaraskan arah pembangunan agar lebih tepat sasaran dan berdampak langsung.

Keberhasilan pembangunan kata Ayep tidak bisa hanya bertumpu pada pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen, mulai dari akademisi, pelaku usaha, hingga masyarakat. Kolaborasi ini menjadi fondasi dalam mewujudkan Kota Sukabumi yang inovatif, mandiri, agamis, dan nasionalis.

“Sejumlah indikator makro pembangunan tahun 2025 menunjukkan tren menggembirakan. Pertumbuhan ekonomi Kota Sukabumi tercatat mencapai 5,32 persen, melampaui rata-rata provinsi maupun nasional,” terang Ayep. Ia menambahkan, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga meningkat menjadi 78,23. Angka kemiskinan berhasil ditekan hingga 6,90 persen, sementara tingkat pengangguran terbuka turun menjadi 8,19 persen.

Dari sisi keuangan daerah, Pendapatan Asli Daerah (PAD) naik Rp54,5 miliar atau 12,47 persen pada 2025, dengan target kenaikan Rp44,14 miliar atau 8,98 persen pada 2026. “Kapasitas fiskal kita semakin kuat. Ini penting untuk menjaga kesinambungan pembangunan, apalagi di tengah potensi berkurangnya dana transfer dari pusat,” jelasnya.

Sepanjang 2025, lanjut Ayep, Pemkot Sukabumi mencatatkan 131 penghargaan dari berbagai level. Namun, Ayep mengingatkan tantangan ke depan tidak ringan, mulai dari ketidakpastian global hingga isu lokal seperti dampak operasional Tol Bocimi Seksi 3, pengembangan kawasan industri, penciptaan lapangan kerja, hingga penguatan sektor ekonomi kreatif.

Menjawab tantangan tersebut lanjut Ayep, Pemkot Sukabumi menetapkan sejumlah prioritas pembangunan tahun 2027, antara lain penurunan pengangguran melalui penciptaan lapangan kerja, pengurangan kemiskinan, peningkatan kualitas infrastruktur, serta pengelolaan sampah berbasis teknologi modern. “Pengembangan pusat pertumbuhan ekonomi baru, terutama di wilayah selatan, juga menjadi prioritas agar pembangunan lebih merata,” ujarnya.(*)

Berita Lainnya

Screenshot 20260409 174206 Instagram
Di Musrenbang RKPD 2027, Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki Tekankan Sinkronisasi Arah Pembangunan
Screenshot 20260409 170559 Instagram
MUI Sukabumi Gelar Halal Bihalal, Ajakan Jaga Harmoni dan Hindari Ujaran Kebencian
IMG 20260409 WA0008
Kolaborasi Dinsos, Baznas, dan Viking Bali Antar Warga Sukabumi Korban Kecelakaan Pulang dari Bali
Screenshot 20260409 123522 Instagram
Penyaluran Bantuan Pangan Beras dan Minyak Goreng Digencarkan di Sukabumi
WhatsApp Image 2026 04 08 At 13.34
Musrenbang RKPD 2027 Jadi Momentum Perumusan Arah Pembangunan Sukabumi

Kategori Berita

Scroll to Top
Scroll to Top