DPRD Kota Sukabumi Sampaikan Hasil Reses, Didominasi Aspirasi Warga Soal Infrastriktur – SUKABUMI KINI

Kamis, 30 April 2026

DPRD Kota Sukabumi Sampaikan Hasil Reses, Didominasi Aspirasi Warga Soal Infrastriktur

SUKABUMIKINI.COM, Sukabumi—DPRD Kota Sukabumi menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian hasil reses anggota DPRD masa sidang II Tahun 2026, Kamis (30/4/2026). Forum ini menjadi momentum penting untuk merangkum berbagai aspirasi masyarakat yang dihimpun langsung dari seluruh daerah pemilihan.

Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi Feri Sri Astrina menjelaskan, sebanyak 35 anggota DPRD telah melaksanakan reses di wilayah masing-masing guna menyerap kebutuhan dan harapan warga. Hasilnya kemudian disampaikan secara resmi melalui rapat paripurna.

“Rapat paripurna ini kami laksanakan untuk menyampaikan laporan hasil pelaksanaan reses dari setiap fraksi. Ini merupakan bagian dari fungsi representasi DPRD sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah,” ujarnya.

Feri menegaskan, forum paripurna menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat dengan Pemerintah Kota Sukabumi. Melalui mekanisme tersebut, berbagai persoalan di lapangan mulai dari infrastruktur hingga kebutuhan dasar dapat langsung diketahui oleh para pengambil kebijakan.

Menurut Feri, seluruh aspirasi yang dihimpun akan diintegrasikan ke dalam Pokok-Pokok Pikiran DPRD. Dokumen ini nantinya menjadi salah satu rujukan utama dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS), hingga Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran berikutnya.

“Selain itu, kami juga mendorong percepatan realisasi program prioritas yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, seperti infrastruktur lingkungan, pendidikan, kesehatan, penguatan UMKM, penanganan banjir, pengentasan kemiskinan, dan penciptaan lapangan kerja,” kata dia.

Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki menyatakan seluruh hasil reses telah diterima dan akan menjadi bahan pertimbangan dalam perencanaan pembangunan daerah. “Semua hasil reses sudah diusulkan kepada saya sebagai wali kota. Insyaallah akan kami pelajari, karena ini merupakan keinginan masyarakat untuk membangun wilayahnya masing-masing,” ujarnya.

Ayep mengungkapkan, berdasarkan hasil reses dan musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang), kebutuhan infrastruktur masih menjadi prioritas utama warga. Karena itu, Pemerintah Kota Sukabumi akan memfokuskan pembangunan dalam tiga tahun ke depan pada sektor tersebut.

“Fokus kita tiga tahun ke depan adalah jalan, drainase, trotoar, penerangan, dan pengelolaan sampah,” kata Ayep. Selain pembangunan fisik, pemerintah juga berencana melakukan penataan kawasan perkantoran agar lebih representatif, termasuk gedung DPRD dan fasilitas pemerintahan lainnya.

Ayep menambahkan, sinergi antara eksekutif dan legislatif yang semakin solid menjadi modal penting untuk mempercepat pembangunan, termasuk dalam upaya mencari sumber pendanaan. “Kita optimistis percepatan pembangunan bisa berjalan lebih baik karena kolaborasi yang semakin kuat antara DPRD dan pemerintah daerah,” ujarnya.

Berita Lainnya

Kategori Berita

DPRD Kota Sukabumi Sampaikan Hasil Reses, Didominasi Aspirasi Warga Soal Infrastriktur

SUKABUMIKINI.COM, Sukabumi—DPRD Kota Sukabumi menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian hasil reses anggota DPRD masa sidang II Tahun 2026, Kamis (30/4/2026). Forum ini menjadi momentum penting untuk merangkum berbagai aspirasi masyarakat yang dihimpun langsung dari seluruh daerah pemilihan.

Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi Feri Sri Astrina menjelaskan, sebanyak 35 anggota DPRD telah melaksanakan reses di wilayah masing-masing guna menyerap kebutuhan dan harapan warga. Hasilnya kemudian disampaikan secara resmi melalui rapat paripurna.

“Rapat paripurna ini kami laksanakan untuk menyampaikan laporan hasil pelaksanaan reses dari setiap fraksi. Ini merupakan bagian dari fungsi representasi DPRD sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah,” ujarnya.

Feri menegaskan, forum paripurna menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat dengan Pemerintah Kota Sukabumi. Melalui mekanisme tersebut, berbagai persoalan di lapangan mulai dari infrastruktur hingga kebutuhan dasar dapat langsung diketahui oleh para pengambil kebijakan.

Menurut Feri, seluruh aspirasi yang dihimpun akan diintegrasikan ke dalam Pokok-Pokok Pikiran DPRD. Dokumen ini nantinya menjadi salah satu rujukan utama dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS), hingga Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran berikutnya.

“Selain itu, kami juga mendorong percepatan realisasi program prioritas yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, seperti infrastruktur lingkungan, pendidikan, kesehatan, penguatan UMKM, penanganan banjir, pengentasan kemiskinan, dan penciptaan lapangan kerja,” kata dia.

Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki menyatakan seluruh hasil reses telah diterima dan akan menjadi bahan pertimbangan dalam perencanaan pembangunan daerah. “Semua hasil reses sudah diusulkan kepada saya sebagai wali kota. Insyaallah akan kami pelajari, karena ini merupakan keinginan masyarakat untuk membangun wilayahnya masing-masing,” ujarnya.

Ayep mengungkapkan, berdasarkan hasil reses dan musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang), kebutuhan infrastruktur masih menjadi prioritas utama warga. Karena itu, Pemerintah Kota Sukabumi akan memfokuskan pembangunan dalam tiga tahun ke depan pada sektor tersebut.

“Fokus kita tiga tahun ke depan adalah jalan, drainase, trotoar, penerangan, dan pengelolaan sampah,” kata Ayep. Selain pembangunan fisik, pemerintah juga berencana melakukan penataan kawasan perkantoran agar lebih representatif, termasuk gedung DPRD dan fasilitas pemerintahan lainnya.

Ayep menambahkan, sinergi antara eksekutif dan legislatif yang semakin solid menjadi modal penting untuk mempercepat pembangunan, termasuk dalam upaya mencari sumber pendanaan. “Kita optimistis percepatan pembangunan bisa berjalan lebih baik karena kolaborasi yang semakin kuat antara DPRD dan pemerintah daerah,” ujarnya.

Berita Lainnya

WhatsApp Image 2026 04 30 At 14.50
Gelombang Pensiun Awal Mei 2026, 9 ASN Tinggalkan Pemkot Sukabumi
WhatsApp Image 2026 04 30 At 15.55
Semangat Berbagi, Milad ke-23 D-III Keperawatan UMMI Gelar Donor Darah
IMG 20260430 WA0011
DPRD Kota Sukabumi Sampaikan Hasil Reses, Didominasi Aspirasi Warga Soal Infrastriktur
1001057690
Pemkot Sukabumi Gencarkan Inovasi Pengelolaan Sampah di Wilayah
IMG 20260428 WA0026
Dompet Nenek Penjaga Warung di Sukabumi Dirampas Pencuri yang Pura-Pura Beli Rokok, Warga Diminta Lebih Waspada

Kategori Berita

Scroll to Top
Scroll to Top