Tekanan Global Masih Membayangi, Rupiah Bergerak di Kisaran Rp 18.000 per Dolar – SUKABUMI KINI

Selasa, 21 Juli 2026

Tekanan Global Masih Membayangi, Rupiah Bergerak di Kisaran Rp 18.000 per Dolar

SUKABUMIKINI.COM, Sukabumi —Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat kembali bergerak di kisaran Rp18.000 per USD pada perdagangan hari ini, Kamis (5/6/2026). Tekanan terhadap mata uang Garuda masih dipengaruhi oleh penguatan dolar AS di pasar global serta sentimen suku bunga acuan The Federal Reserve yang masih bertahan di level tinggi.

Berdasarkan pantauan pasar, rupiah bergerak dalam rentang sekitar Rp18.038 hingga Rp18.047 per dolar AS, dengan kecenderungan stabil namun tetap berada pada level psikologis yang cukup tinggi. Kondisi ini mencerminkan masih kuatnya permintaan terhadap aset safe haven di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Sejumlah analis menilai, pelemahan rupiah bukan semata disebabkan faktor domestik, melainkan lebih dominan dipengaruhi dinamika eksternal, terutama ekspektasi pasar terhadap arah kebijakan moneter Amerika Serikat.

Di sisi lain, Bank Indonesia diperkirakan masih akan menjaga stabilitas nilai tukar melalui intervensi terukur di pasar valuta asing guna menahan volatilitas yang berlebihan.

Meski demikian, pelaku pasar tetap mencermati perkembangan indikator makroekonomi dalam negeri, termasuk inflasi dan neraca perdagangan, yang berpotensi menjadi penopang rupiah dalam jangka menengah.

Dengan kondisi tersebut, rupiah diperkirakan masih akan bergerak fluktuatif dalam rentang terbatas selama pasar menunggu kepastian arah kebijakan The Fed berikutnya.

Berita Lainnya

Kategori Berita

Tekanan Global Masih Membayangi, Rupiah Bergerak di Kisaran Rp 18.000 per Dolar

SUKABUMIKINI.COM, Sukabumi —Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat kembali bergerak di kisaran Rp18.000 per USD pada perdagangan hari ini, Kamis (5/6/2026). Tekanan terhadap mata uang Garuda masih dipengaruhi oleh penguatan dolar AS di pasar global serta sentimen suku bunga acuan The Federal Reserve yang masih bertahan di level tinggi.

Berdasarkan pantauan pasar, rupiah bergerak dalam rentang sekitar Rp18.038 hingga Rp18.047 per dolar AS, dengan kecenderungan stabil namun tetap berada pada level psikologis yang cukup tinggi. Kondisi ini mencerminkan masih kuatnya permintaan terhadap aset safe haven di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Sejumlah analis menilai, pelemahan rupiah bukan semata disebabkan faktor domestik, melainkan lebih dominan dipengaruhi dinamika eksternal, terutama ekspektasi pasar terhadap arah kebijakan moneter Amerika Serikat.

Di sisi lain, Bank Indonesia diperkirakan masih akan menjaga stabilitas nilai tukar melalui intervensi terukur di pasar valuta asing guna menahan volatilitas yang berlebihan.

Meski demikian, pelaku pasar tetap mencermati perkembangan indikator makroekonomi dalam negeri, termasuk inflasi dan neraca perdagangan, yang berpotensi menjadi penopang rupiah dalam jangka menengah.

Dengan kondisi tersebut, rupiah diperkirakan masih akan bergerak fluktuatif dalam rentang terbatas selama pasar menunggu kepastian arah kebijakan The Fed berikutnya.

Berita Lainnya

IMG 20260721 WA0032
Di Forum KUA-PPAS 2027, Anggota Fraksi PKS DPRD Kabupaten Sukabumi Iwan Ridwan Kawal Tiga Aspirasi Strategis
IMG 20260721 WA0031
Benteng Karakter di Era Digital : FPK Kota Sukabumi Mantap Suntikkan Mental Murid melalui Wawasan Kebangsaan
WhatsApp Image 2026 07 21 At 11.36
Kemensos Gelar Monitoring dan Evaluasi ASN PPPK di Sukabumi, Ini Harapannya
Screenshot 20260721 120021 Instagram
Bappeda Kota Sukabumi Perkuat Kolaborasi Inovasi dengan Bandung Barat dan Subang
WhatsApp Image 2026 07 20 At 15.42
Pemkot Sukabumi Perkuat Ketahanan Keluarga Lewat Ponsel Ayeuna

Kategori Berita

Scroll to Top
Scroll to Top