Tekanan Global Masih Membayangi, Rupiah Bergerak di Kisaran Rp 18.000 per Dolar – SUKABUMI KINI

Rabu, 21 Oktober 2026

Tekanan Global Masih Membayangi, Rupiah Bergerak di Kisaran Rp 18.000 per Dolar

SUKABUMIKINI.COM, Sukabumi —Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat kembali bergerak di kisaran Rp18.000 per USD pada perdagangan hari ini, Kamis (5/6/2026). Tekanan terhadap mata uang Garuda masih dipengaruhi oleh penguatan dolar AS di pasar global serta sentimen suku bunga acuan The Federal Reserve yang masih bertahan di level tinggi.

Berdasarkan pantauan pasar, rupiah bergerak dalam rentang sekitar Rp18.038 hingga Rp18.047 per dolar AS, dengan kecenderungan stabil namun tetap berada pada level psikologis yang cukup tinggi. Kondisi ini mencerminkan masih kuatnya permintaan terhadap aset safe haven di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Sejumlah analis menilai, pelemahan rupiah bukan semata disebabkan faktor domestik, melainkan lebih dominan dipengaruhi dinamika eksternal, terutama ekspektasi pasar terhadap arah kebijakan moneter Amerika Serikat.

Di sisi lain, Bank Indonesia diperkirakan masih akan menjaga stabilitas nilai tukar melalui intervensi terukur di pasar valuta asing guna menahan volatilitas yang berlebihan.

Meski demikian, pelaku pasar tetap mencermati perkembangan indikator makroekonomi dalam negeri, termasuk inflasi dan neraca perdagangan, yang berpotensi menjadi penopang rupiah dalam jangka menengah.

Dengan kondisi tersebut, rupiah diperkirakan masih akan bergerak fluktuatif dalam rentang terbatas selama pasar menunggu kepastian arah kebijakan The Fed berikutnya.

Berita Lainnya

Kategori Berita

Tekanan Global Masih Membayangi, Rupiah Bergerak di Kisaran Rp 18.000 per Dolar

SUKABUMIKINI.COM, Sukabumi —Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat kembali bergerak di kisaran Rp18.000 per USD pada perdagangan hari ini, Kamis (5/6/2026). Tekanan terhadap mata uang Garuda masih dipengaruhi oleh penguatan dolar AS di pasar global serta sentimen suku bunga acuan The Federal Reserve yang masih bertahan di level tinggi.

Berdasarkan pantauan pasar, rupiah bergerak dalam rentang sekitar Rp18.038 hingga Rp18.047 per dolar AS, dengan kecenderungan stabil namun tetap berada pada level psikologis yang cukup tinggi. Kondisi ini mencerminkan masih kuatnya permintaan terhadap aset safe haven di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Sejumlah analis menilai, pelemahan rupiah bukan semata disebabkan faktor domestik, melainkan lebih dominan dipengaruhi dinamika eksternal, terutama ekspektasi pasar terhadap arah kebijakan moneter Amerika Serikat.

Di sisi lain, Bank Indonesia diperkirakan masih akan menjaga stabilitas nilai tukar melalui intervensi terukur di pasar valuta asing guna menahan volatilitas yang berlebihan.

Meski demikian, pelaku pasar tetap mencermati perkembangan indikator makroekonomi dalam negeri, termasuk inflasi dan neraca perdagangan, yang berpotensi menjadi penopang rupiah dalam jangka menengah.

Dengan kondisi tersebut, rupiah diperkirakan masih akan bergerak fluktuatif dalam rentang terbatas selama pasar menunggu kepastian arah kebijakan The Fed berikutnya.

Berita Lainnya

IMG 20261020 WA0021
PMI Kota Bandung Tingkatkan Standar Pertolongan Pertama Lewat Sertifikasi Kompetensi BNSP
Screenshot 20261020 172114 Instagram
Waspada Penularan TBC, Puskesmas Tipar Sukabumi Telusuri 100 Kontak Erat
Screenshot 20261020 140327 Gallery
Baru 4.000 dari Target 9.300 Orang, Tracing TBC di Sukabumi Terus Diperluas
IMG 20261019 WA0008
Perkuat Kompetensi Relawan, PMI Kota Sukabumi Gelar Uji Sertifikasi BNSP Pertolongan Pertama
Screenshot 20261019 113609 Instagram
Atasi Pengangguran, 44 Warga Sukabumi Siap Menembus Pasar Kerja Jepang hingga Turki

Kategori Berita

Scroll to Top
Scroll to Top