Dua Hari Pencarian, Remaja yang Terseret Arus di Pantai Istiqomah Sukabumi Belum Ditemukan – SUKABUMI KINI

Senin, 5 Oktober 2026

Dua Hari Pencarian, Remaja yang Terseret Arus di Pantai Istiqomah Sukabumi Belum Ditemukan

SUKABUMIKINI.COM, Sukabumi–Tim SAR gabungan melanjutkan pencarian hari kedua terhadap Doa Khairul Ikhsan (17 tahun), remaja yang terseret arus ombak di Pantai Istiqomah, Kelurahan Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Ahad (4/10/2026). Pencarian dilakukan dengan membagi personel ke dalam empat Search and Rescue Unit (SRU) untuk menyisir perairan, garis pantai, hingga memantau lokasi menggunakan drone.

Namun, kondisi cuaca buruk dan gelombang laut yang mencapai 2,5 meter menjadi kendala dalam upaya menemukan korban. SRU 1 menyisir perairan menggunakan speedboat Polair sejauh empat mil laut atau nautical mile (NM).

Sementara itu, SRU 2 melakukan penyisiran darat sejauh dua kilometer ke arah barat dan dua kilometer ke arah timur. Adapun SRU 3 mengerahkan perahu rigid inflatable boat (RIB) atau perahu karet bermesin untuk melakukan pencarian sejauh empat mil laut. SRU 4 melakukan pemantauan menggunakan drone hingga radius 200 meter.

Koordinator Pos SAR Sukabumi, Suryo Adianto, mengatakan tim SAR gabungan telah berupaya maksimal dalam pencarian dengan tetap mempertimbangkan kondisi cuaca dan keselamatan personel. “Tim SAR Gabungan terus melakukan pencarian secara maksimal dengan mempertimbangkan kondisi cuaca dan keselamatan personel. Pencarian akan kami lanjutkan kembali setelah evaluasi untuk menentukan strategi berikutnya,” katanya

Menurut Suryo, pencarian hari kedua menghadapi sejumlah kendala, di antaranya angin laut dengan kecepatan sekitar 13 knot, gelombang setinggi 2–2,5 meter, serta hujan berintensitas tinggi. Kondisi tersebut membuat operasi pencarian harus dihentikan demi menjaga keselamatan seluruh personel yang terlibat.

Hingga Ahad petang, korban belum ditemukan. Tim SAR gabungan berencana melanjutkan pencarian pada Senin (5/10/2026) pagi. Operasi pencarian melibatkan Pos SAR Sukabumi, Polairud, Balawista, TNI Pos AL Palabuhanratu, RAPI Palabuhanratu, HNSI Palabuhanratu, Wanadri, SAKA SAR, Sehati Gerak Bersama, SAR Khatulistiwa, serta keluarga korban.

Sebelumnya, Doa Khairul Ikhsan dilaporkan terseret arus ombak saat sedang mandi di kawasan Pantai Istiqomah pada Sabtu (3/10/2026) sekitar pukul 08.00 WIB. Hingga hari kedua operasi, keberadaan remaja tersebut masih belum diketahui. Tim SAR gabungan akan kembali mengoptimalkan pencarian dengan mempertimbangkan perkembangan cuaca dan kondisi perairan di sekitar lokasi kejadian.

Berita Lainnya

Kategori Berita

Dua Hari Pencarian, Remaja yang Terseret Arus di Pantai Istiqomah Sukabumi Belum Ditemukan

SUKABUMIKINI.COM, Sukabumi–Tim SAR gabungan melanjutkan pencarian hari kedua terhadap Doa Khairul Ikhsan (17 tahun), remaja yang terseret arus ombak di Pantai Istiqomah, Kelurahan Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Ahad (4/10/2026). Pencarian dilakukan dengan membagi personel ke dalam empat Search and Rescue Unit (SRU) untuk menyisir perairan, garis pantai, hingga memantau lokasi menggunakan drone.

Namun, kondisi cuaca buruk dan gelombang laut yang mencapai 2,5 meter menjadi kendala dalam upaya menemukan korban. SRU 1 menyisir perairan menggunakan speedboat Polair sejauh empat mil laut atau nautical mile (NM).

Sementara itu, SRU 2 melakukan penyisiran darat sejauh dua kilometer ke arah barat dan dua kilometer ke arah timur. Adapun SRU 3 mengerahkan perahu rigid inflatable boat (RIB) atau perahu karet bermesin untuk melakukan pencarian sejauh empat mil laut. SRU 4 melakukan pemantauan menggunakan drone hingga radius 200 meter.

Koordinator Pos SAR Sukabumi, Suryo Adianto, mengatakan tim SAR gabungan telah berupaya maksimal dalam pencarian dengan tetap mempertimbangkan kondisi cuaca dan keselamatan personel. “Tim SAR Gabungan terus melakukan pencarian secara maksimal dengan mempertimbangkan kondisi cuaca dan keselamatan personel. Pencarian akan kami lanjutkan kembali setelah evaluasi untuk menentukan strategi berikutnya,” katanya

Menurut Suryo, pencarian hari kedua menghadapi sejumlah kendala, di antaranya angin laut dengan kecepatan sekitar 13 knot, gelombang setinggi 2–2,5 meter, serta hujan berintensitas tinggi. Kondisi tersebut membuat operasi pencarian harus dihentikan demi menjaga keselamatan seluruh personel yang terlibat.

Hingga Ahad petang, korban belum ditemukan. Tim SAR gabungan berencana melanjutkan pencarian pada Senin (5/10/2026) pagi. Operasi pencarian melibatkan Pos SAR Sukabumi, Polairud, Balawista, TNI Pos AL Palabuhanratu, RAPI Palabuhanratu, HNSI Palabuhanratu, Wanadri, SAKA SAR, Sehati Gerak Bersama, SAR Khatulistiwa, serta keluarga korban.

Sebelumnya, Doa Khairul Ikhsan dilaporkan terseret arus ombak saat sedang mandi di kawasan Pantai Istiqomah pada Sabtu (3/10/2026) sekitar pukul 08.00 WIB. Hingga hari kedua operasi, keberadaan remaja tersebut masih belum diketahui. Tim SAR gabungan akan kembali mengoptimalkan pencarian dengan mempertimbangkan perkembangan cuaca dan kondisi perairan di sekitar lokasi kejadian.

Berita Lainnya

IMG 20261004 WA0002
Dua Hari Pencarian, Remaja yang Terseret Arus di Pantai Istiqomah Sukabumi Belum Ditemukan
Screenshot 20261004 155959 Instagram
Operasi Penanganan Kebakaran TPA Cikundul Sukabumi Ditutup
Screenshot 20261004 155020 Instagram
Mahasiswa di Sukabumi Didorong Jadi Tenaga Kerja Siap Pakai dan Wirausaha
Screenshot 20261003 171241 Gallery
Perubahan Desil, BPJS PBI Lansia di Sukabumi Nonaktif hingga Batal Berobat
1001270693
Ratusan Siswa Jelajahi Sejarah dan Budaya Sukabumi Lewat Eduwisata

Kategori Berita

Scroll to Top
Scroll to Top