TPT Jebol 2 Tahun di Sukabumi, Warga Keluhkan Banjir dan Irigasi Terganggu – SUKABUMI KINI

Minggu, 4 Oktober 2026

TPT Jebol 2 Tahun di Sukabumi, Warga Keluhkan Banjir dan Irigasi Terganggu

SUKABUMIKINI.- Rusaknya tembok penahan tanah (TPT) di RT 01 RW 15 Kelurahan Dayeuhluhur, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi sejak dua tahun lalu dikeluhkan warga. Sebab, kerusakan yang berdampak pada terganggunya aliran irigasi hingga menyebabkan banjir saat hujan deras itu belum diperbaiki pemerintah.

Salah seorang perwakilan warga, Jamaludin Miftah mengatakan, warga telah berulang kali melaporkan kondisi tersebut, baik secara langsung maupun melalui laporan tertulis. Namun, hingga saat ini belum ada langkah konkret dari pemerintah kota untuk melakukan perbaikan.

“Untuk TPT ini sudah jebol kurang lebih selama dua tahun. Waktu awal kejadian kami sudah lapor, bahkan sudah dua kali termasuk laporan tertulis pada Oktober 2025,” kata Jamaludin. Akan tetapi sampai sekarang belum ada tindak lanjut dari pemerintah

Padahal lanjut Jamaludin, kerusakan TPT tersebut berdampak serius terhadap saluran irigasi yang menjadi sumber pengairan bagi lahan pertanian di wilayah lingkar selatan. Aliran air yang tersumbat membuat sejumlah sawah terdampak dan mengganggu aktivitas pertanian warga.

“Aliran irigasi ini sangat penting untuk sawah. Karena tersumbat, air tidak lancar dan ada lahan yang terdampak,” imbuh Jamaludin. Warga akhirnya harus swadaya membersihkan saluran setiap bulan agar tetap bisa digunakan.

Berita Lainnya

Kategori Berita

TPT Jebol 2 Tahun di Sukabumi, Warga Keluhkan Banjir dan Irigasi Terganggu

SUKABUMIKINI.- Rusaknya tembok penahan tanah (TPT) di RT 01 RW 15 Kelurahan Dayeuhluhur, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi sejak dua tahun lalu dikeluhkan warga. Sebab, kerusakan yang berdampak pada terganggunya aliran irigasi hingga menyebabkan banjir saat hujan deras itu belum diperbaiki pemerintah.

Salah seorang perwakilan warga, Jamaludin Miftah mengatakan, warga telah berulang kali melaporkan kondisi tersebut, baik secara langsung maupun melalui laporan tertulis. Namun, hingga saat ini belum ada langkah konkret dari pemerintah kota untuk melakukan perbaikan.

“Untuk TPT ini sudah jebol kurang lebih selama dua tahun. Waktu awal kejadian kami sudah lapor, bahkan sudah dua kali termasuk laporan tertulis pada Oktober 2025,” kata Jamaludin. Akan tetapi sampai sekarang belum ada tindak lanjut dari pemerintah

Padahal lanjut Jamaludin, kerusakan TPT tersebut berdampak serius terhadap saluran irigasi yang menjadi sumber pengairan bagi lahan pertanian di wilayah lingkar selatan. Aliran air yang tersumbat membuat sejumlah sawah terdampak dan mengganggu aktivitas pertanian warga.

“Aliran irigasi ini sangat penting untuk sawah. Karena tersumbat, air tidak lancar dan ada lahan yang terdampak,” imbuh Jamaludin. Warga akhirnya harus swadaya membersihkan saluran setiap bulan agar tetap bisa digunakan.

Berita Lainnya

Screenshot 20261003 171241 Gallery
Perubahan Desil, BPJS PBI Lansia di Sukabumi Nonaktif hingga Batal Berobat
1001270693
Ratusan Siswa Jelajahi Sejarah dan Budaya Sukabumi Lewat Eduwisata
Screenshot 20261001 184022 Instagram
Disnaker Kota Sukabumi Kolaborasi Bareng BBPVP Bandung Buka Pelatihan Kerja Gratis untuk Masyarakat
Screenshot 20261001 154652 Instagram
Hari Kesaktian Pancasila di Sukabumi, Ketua DPRD Wawan Juanda Bacakan Teks Pancasila
Screenshot 20261001 152546 Instagram
Dinilai Berkinerja Baik, Lulis Delawati Dipercaya Jadi Kadinsos Kota Sukabumi

Kategori Berita

Scroll to Top
Scroll to Top