Dinsos Kota Sukabumi Gerak Cepat Tindaklanjuti Aduan ODGJ di Medsos – SUKABUMI KINI

Sabtu, 22 Agustus 2026

Dinsos Kota Sukabumi Gerak Cepat Tindaklanjuti Aduan ODGJ di Medsos

SUKABUMIKINI.COM, Sukabumi–Dinas Sosial (Dinsos) Kota Sukabumi merespon cepat aduan warga di media sosial yang mengeluhkan keberadaan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di wilayah Kelurahan Cisarua, Kecamatan Cikole. Upayanya dengan <span;>melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) penanganan ODGJ ke rumah keluarganya, Senin (6/4/2026).

Langkah tersebut dipimpin langsunh Sekretaris Dinas Sosial Kota Sukabumi, Lulis Delawati, bersama jajaran Bidang Rehabilitasi Sosial (Rehsos), Pekerja Sosial (Peksos) dan pemerintah Kelurahan Cisarua.

” Kami tidak tinggal diam dalam menangani berbagai persoalan sosial di Kota Sukabumi, termasuk kasus ODGJ yang membutuhkan perhatian,” ujar Sekretaris Dinsos Kota Sukabumi, Lulis Delawati. Di mana, Dinas Sosial bersama tim Rehsos, Peksos, dan pihak Kelurahan Cisarua berkunjung ke keluarga Daday untuk melakukan monitoring dan evaluasi.

Menurut Lulis, langkah ini bukan pertama kali, melainkan sudah beberapa kali intervensi. Upaya tersebut merupakan bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah dalam memastikan penanganan yang tepat bagi penyandang masalah kesejahteraan sosial.

Lulis mengklarifikasi informasi yang sempat beredar di media sosial Facebook karena informasi tersebut tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya. “Yang dimaksud dalam postingan tersebut adalah salah orang atau salah alamat. Bukan Daday yang saat ini kami kunjungi. Jadi foto dan cerita yang beredar tidak sesuai,” jelasnya.

Dari hasil penelusuran terang Lulis, kondisi Daday memang memerlukan penanganan serius di bidang kesehatan mental. Sehingga pihaknya berkoordinasi dengan keluarga untuk memberikan penanganan medis yang tepat.

Pemkot lanjut Lulis. memiliki fasilitas layanan kesehatan jiwa di RSUD R Syamsudin SH yang siap menangani pasien ODGJ, terutama jika tidak dapat ditangani di tingkat puskesmas. Dalam kasus Daday, pihak keluarga yang sebelumnya belum memberikan izin, kini telah menyetujui untuk dilakukan rujukan ke rumah sakit setelah melalui pendekatan persuasif dari pemerintah.

“ Alhamdulillah, hari ini ibunya sudah mengizinkan dan akan merujuk Daday ke RSUD Syamsudin. Mudah-mudahan ini menjadi solusi terbaik,” jelas Lulis. Berharap langkah tersebut dapat memberikan penanganan optimal bagi Daday dan meluruskan informasi yang berkembang di masyarakat.

Berita Lainnya

Kategori Berita

Dinsos Kota Sukabumi Gerak Cepat Tindaklanjuti Aduan ODGJ di Medsos

SUKABUMIKINI.COM, Sukabumi–Dinas Sosial (Dinsos) Kota Sukabumi merespon cepat aduan warga di media sosial yang mengeluhkan keberadaan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di wilayah Kelurahan Cisarua, Kecamatan Cikole. Upayanya dengan <span;>melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) penanganan ODGJ ke rumah keluarganya, Senin (6/4/2026).

Langkah tersebut dipimpin langsunh Sekretaris Dinas Sosial Kota Sukabumi, Lulis Delawati, bersama jajaran Bidang Rehabilitasi Sosial (Rehsos), Pekerja Sosial (Peksos) dan pemerintah Kelurahan Cisarua.

” Kami tidak tinggal diam dalam menangani berbagai persoalan sosial di Kota Sukabumi, termasuk kasus ODGJ yang membutuhkan perhatian,” ujar Sekretaris Dinsos Kota Sukabumi, Lulis Delawati. Di mana, Dinas Sosial bersama tim Rehsos, Peksos, dan pihak Kelurahan Cisarua berkunjung ke keluarga Daday untuk melakukan monitoring dan evaluasi.

Menurut Lulis, langkah ini bukan pertama kali, melainkan sudah beberapa kali intervensi. Upaya tersebut merupakan bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah dalam memastikan penanganan yang tepat bagi penyandang masalah kesejahteraan sosial.

Lulis mengklarifikasi informasi yang sempat beredar di media sosial Facebook karena informasi tersebut tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya. “Yang dimaksud dalam postingan tersebut adalah salah orang atau salah alamat. Bukan Daday yang saat ini kami kunjungi. Jadi foto dan cerita yang beredar tidak sesuai,” jelasnya.

Dari hasil penelusuran terang Lulis, kondisi Daday memang memerlukan penanganan serius di bidang kesehatan mental. Sehingga pihaknya berkoordinasi dengan keluarga untuk memberikan penanganan medis yang tepat.

Pemkot lanjut Lulis. memiliki fasilitas layanan kesehatan jiwa di RSUD R Syamsudin SH yang siap menangani pasien ODGJ, terutama jika tidak dapat ditangani di tingkat puskesmas. Dalam kasus Daday, pihak keluarga yang sebelumnya belum memberikan izin, kini telah menyetujui untuk dilakukan rujukan ke rumah sakit setelah melalui pendekatan persuasif dari pemerintah.

“ Alhamdulillah, hari ini ibunya sudah mengizinkan dan akan merujuk Daday ke RSUD Syamsudin. Mudah-mudahan ini menjadi solusi terbaik,” jelas Lulis. Berharap langkah tersebut dapat memberikan penanganan optimal bagi Daday dan meluruskan informasi yang berkembang di masyarakat.

Berita Lainnya

IMG 20260821 WA0010
Sampah di Rumah Bisa Jadi Cuan, Bank Sammi Sukabumi Siap Angkut Gratis
Image1787287121
DPRD dan Pemkot Sukabumi Sepakati KUA-PPAS Perubahan 2026
IMG 20260820 WA0044
Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi H Iwan Ridwan Pimpin Kunjungan Kerja Pengawasan ke PT Indocement Cicantayan
Unnamed
Pengurus RT/RW Cisarua Kota Sukabumi Diminta Jadi Motor UMKM hingga Penjaga Lingkungan
IMG 20260820 WA0035
Kader PKK dan Posyandu di Kota Sukabumi Didorong Jadi Penggerak Hidup Sehat

Kategori Berita

Scroll to Top
Scroll to Top