Dorong Inovasi hingga Kelurahan, Pemkot Sukabumi Perkuat Layanan Publik Lebih Responsif – SUKABUMI KINI

Rabu, 16 September 2026

Dorong Inovasi hingga Kelurahan, Pemkot Sukabumi Perkuat Layanan Publik Lebih Responsif

SUKABUMIKINI.COM, Sukabumi—Pemkor Sukabumi terus memperkuat kualitas pelayanan kepada masyarakat dengan menggencarkan berbagai inovasi di semua lini pemerintahan. Upaya ini ditegaskan dalam Rapat Sosialisasi Indeks Inovasi Daerah (IID) Tahun 2026 yang digelar Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Kamis (9/4/2026).

Sosialisasi tersebut melibatkan para pemangku wilayah, mulai dari kecamatan hingga kelurahan, sebagai garda terdepan pelayanan publik. Langkah ini menjadi strategi penting untuk memastikan inovasi tidak hanya berhenti di tingkat kebijakan, tetapi benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat.

Kepala Bappeda Kota Sukabumi, M. Hasan Asari, menegaskan bahwa penguatan peran wilayah menjadi kunci dalam mendorong lahirnya inovasi daerah yang berdampak nyata.
“Upaya ini dilakukan untuk memperkuat peran wilayah dalam mendorong inovasi daerah, guna menciptakan pelayanan publik yang semakin efektif, responsif, dan berdampak bagi masyarakat Kota Sukabumi,” ujarnya.Menurut Hasan, inovasi tidak lagi menjadi pilihan, melainkan kebutuhan dalam menjawab tantangan pelayanan publik yang terus berkembang. Kecamatan dan kelurahan didorong untuk mampu menghadirkan terobosan yang sesuai dengan kebutuhan warga di wilayah masing-masing.

Tak hanya menyasar aparat kewilayahan, sosialisasi IID juga dilakukan kepada perangkat daerah serta puskesmas. Hal ini menunjukkan komitmen Pemkot Sukabumi dalam membangun ekosistem inovasi yang terintegrasi, mulai dari sektor administratif hingga layanan dasar seperti kesehatan.

Melalui penguatan inovasi ini, Pemkot Sukabumi berharap tercipta layanan publik yang lebih adaptif terhadap kebutuhan masyarakat, sekaligus meningkatkan kinerja pemerintahan secara menyeluruh.

Ke depan, inovasi daerah diharapkan tidak hanya menjadi indikator penilaian semata, tetapi juga menjadi budaya kerja yang melekat di setiap unit pelayanan. Dengan begitu, masyarakat dapat merasakan langsung perubahan layanan yang lebih cepat, tepat, dan solutif.

Berita Lainnya

Kategori Berita

Dorong Inovasi hingga Kelurahan, Pemkot Sukabumi Perkuat Layanan Publik Lebih Responsif

SUKABUMIKINI.COM, Sukabumi—Pemkor Sukabumi terus memperkuat kualitas pelayanan kepada masyarakat dengan menggencarkan berbagai inovasi di semua lini pemerintahan. Upaya ini ditegaskan dalam Rapat Sosialisasi Indeks Inovasi Daerah (IID) Tahun 2026 yang digelar Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Kamis (9/4/2026).

Sosialisasi tersebut melibatkan para pemangku wilayah, mulai dari kecamatan hingga kelurahan, sebagai garda terdepan pelayanan publik. Langkah ini menjadi strategi penting untuk memastikan inovasi tidak hanya berhenti di tingkat kebijakan, tetapi benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat.

Kepala Bappeda Kota Sukabumi, M. Hasan Asari, menegaskan bahwa penguatan peran wilayah menjadi kunci dalam mendorong lahirnya inovasi daerah yang berdampak nyata.
“Upaya ini dilakukan untuk memperkuat peran wilayah dalam mendorong inovasi daerah, guna menciptakan pelayanan publik yang semakin efektif, responsif, dan berdampak bagi masyarakat Kota Sukabumi,” ujarnya.Menurut Hasan, inovasi tidak lagi menjadi pilihan, melainkan kebutuhan dalam menjawab tantangan pelayanan publik yang terus berkembang. Kecamatan dan kelurahan didorong untuk mampu menghadirkan terobosan yang sesuai dengan kebutuhan warga di wilayah masing-masing.

Tak hanya menyasar aparat kewilayahan, sosialisasi IID juga dilakukan kepada perangkat daerah serta puskesmas. Hal ini menunjukkan komitmen Pemkot Sukabumi dalam membangun ekosistem inovasi yang terintegrasi, mulai dari sektor administratif hingga layanan dasar seperti kesehatan.

Melalui penguatan inovasi ini, Pemkot Sukabumi berharap tercipta layanan publik yang lebih adaptif terhadap kebutuhan masyarakat, sekaligus meningkatkan kinerja pemerintahan secara menyeluruh.

Ke depan, inovasi daerah diharapkan tidak hanya menjadi indikator penilaian semata, tetapi juga menjadi budaya kerja yang melekat di setiap unit pelayanan. Dengan begitu, masyarakat dapat merasakan langsung perubahan layanan yang lebih cepat, tepat, dan solutif.

Berita Lainnya

Screenshot 20260915 182219 Instagram
Pemkot Sukabumi Ambil Langkah Strategis Pembiayaan Jaminan Kesehatan, Siapkan Program Bankesda demi Perlindungan Warga Rentan
Screenshot 20260915 174458 WhatsApp
Hearing dengan Pemkot, BPS dan BPJS, Anggota DPRD Kota Sukabumi Danny Ramdhani Soroti Data Desil Penerima Bansos
IMG 20260914 WA0001
Ketua DPRD Kota Sukabumi Bersama Forkopimda Bertemu Kapolda Jabar, Ini yang Dibahas
FB IMG 1789379715112
PMI Sukabumi Perkuat Sistem Peringatan Dini Bencana Berbasis Data Iklim
IMG 20260914 WA0020
Harga Kedelai Impor di Sukabumi Naik, Kini Rp 11.200 per Kilogram

Kategori Berita

Scroll to Top
Scroll to Top