Update Harga Pangan : Cabai Merah Naik di Sukabumi, Bawang Putih dan Kol Turun – SUKABUMI KINI

Minggu, 12 April 2026

Update Harga Pangan : Cabai Merah Naik di Sukabumi, Bawang Putih dan Kol Turun

SUKABUMIKINI.COM, Sukabumi—Sejumlah harga bahan pokok dan penting di Kota Sukabumi mengalami fluktuasi. Kenaikan terutama terjadi pada komoditas cabai, sementara beberapa bahan lain justru menunjukkan penurunan harga.

Hal tersebut terungkap dalam kegiatan pemantauan melalui Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siaga Bapokting) yang dilakukan Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskumindag) Kota Sukabumi di Pasar Pelita dan Pasar Tipar Gede, Sabtu (11/4/2026).

Petugas Pengawasan Barang Strategis Diskumindag Kota Sukabumi, Rifki, menyampaikan bahwa hasil pantauan menunjukkan adanya perubahan harga pada sejumlah komoditas utama.

“Untuk cabai merah besar mengalami kenaikan dari Rp 40.000 per kilogram menjadi Rp 45.000 per kilogram. Sementara cabai keriting merah naik cukup signifikan dari Rp 30.000 menjadi Rp 40.000 per kilogram,” ujar Rifki.

Di sisi lain, beberapa komoditas justru mengalami penurunan harga. Bawang putih tercatat turun dari Rp 34.000 menjadi Rp 32.000 per kilogram. Komoditas sayuran seperti kol juga mengalami penurunan dari Rp 12.000 menjadi Rp 8.000 per kilogram.

Selain itu, cabai rawit merah ikut mengalami penurunan harga dari Rp80.000 menjadi Rp75.000 per kilogram.

Rifki menambahkan, untuk komoditas bahan pokok lainnya, hingga saat ini masih terpantau stabil dan belum mengalami perubahan harga yang signifikan.

Pemantauan rutin ini dilakukan sebagai upaya pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga serta memastikan ketersediaan bahan pokok di pasaran tetap aman, khususnya pasca momentum Hari Raya Idul Fitri.

Berita Lainnya

Kategori Berita

Update Harga Pangan : Cabai Merah Naik di Sukabumi, Bawang Putih dan Kol Turun

SUKABUMIKINI.COM, Sukabumi—Sejumlah harga bahan pokok dan penting di Kota Sukabumi mengalami fluktuasi. Kenaikan terutama terjadi pada komoditas cabai, sementara beberapa bahan lain justru menunjukkan penurunan harga.

Hal tersebut terungkap dalam kegiatan pemantauan melalui Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siaga Bapokting) yang dilakukan Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskumindag) Kota Sukabumi di Pasar Pelita dan Pasar Tipar Gede, Sabtu (11/4/2026).

Petugas Pengawasan Barang Strategis Diskumindag Kota Sukabumi, Rifki, menyampaikan bahwa hasil pantauan menunjukkan adanya perubahan harga pada sejumlah komoditas utama.

“Untuk cabai merah besar mengalami kenaikan dari Rp 40.000 per kilogram menjadi Rp 45.000 per kilogram. Sementara cabai keriting merah naik cukup signifikan dari Rp 30.000 menjadi Rp 40.000 per kilogram,” ujar Rifki.

Di sisi lain, beberapa komoditas justru mengalami penurunan harga. Bawang putih tercatat turun dari Rp 34.000 menjadi Rp 32.000 per kilogram. Komoditas sayuran seperti kol juga mengalami penurunan dari Rp 12.000 menjadi Rp 8.000 per kilogram.

Selain itu, cabai rawit merah ikut mengalami penurunan harga dari Rp80.000 menjadi Rp75.000 per kilogram.

Rifki menambahkan, untuk komoditas bahan pokok lainnya, hingga saat ini masih terpantau stabil dan belum mengalami perubahan harga yang signifikan.

Pemantauan rutin ini dilakukan sebagai upaya pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga serta memastikan ketersediaan bahan pokok di pasaran tetap aman, khususnya pasca momentum Hari Raya Idul Fitri.

Berita Lainnya

Screenshot 20260411 201710 Instagram
Edukasi Mitigasi Bencana Sejak Dini, BPBD Sukabumi Ajak Siswa Siap dan Tanggap Hadapi Risiko
Screenshot 20260411 194915 Instagram
Dorong Inovasi hingga Kelurahan, Pemkot Sukabumi Perkuat Layanan Publik Lebih Responsif
IMG 20260411 WA0005
Update Harga Pangan : Cabai Merah Naik di Sukabumi, Bawang Putih dan Kol Turun
IMG 20260411 WA0012
Tak Sekadar Silaturahmi, Halalbihalal IDI Kota Sukabumi Diwarnai Seminar Kesehatan
IMG 20260410 WA0044
PMI Kota Sukabumi Terjunkan Ambulans, Bantu Pemulangan Warga yang Terlantar Akibat Kecelakaan

Kategori Berita

Scroll to Top
Scroll to Top