Tahun Ini, Sukabumi Perkuat Komitmen sebagai Kota Layak Anak – SUKABUMI KINI

Sabtu, 30 Mei 2026

Tahun Ini, Sukabumi Perkuat Komitmen sebagai Kota Layak Anak

SUKABUMIKINI.COM, Sukabumi–Pemkot Sukabumi menegaskan komitmennya dalam mewujudkan Kota Layak Anak sebagai bagian dari strategi pembangunan daerah yang berkelanjutan. Upaya tersebut dilakukan dengan mendorong berbagai indikator utama, mulai dari peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), usia harapan hidup, hingga penguatan konsep kota layak huni.

Komitmen ini mengemuka dalam Rapat Koordinasi Persiapan Pelaksanaan Penilaian Kota Layak Anak Tahun 2026 yang digelar di Opproom Sekretariat Daerah Kota Sukabumi, Selasa (31/3/2026) lalu. Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, dan dihadiri jajaran Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Disdalduk KBP3A), para sekretaris organisasi perangkat daerah (OPD), camat se-Kota Sukabumi, serta perwakilan lembaga vertikal.

” Kota Layak Anak bukan sekadar program sektoral, melainkan bagian integral dari indikator pembangunan daerah yang harus dicapai secara bersama-sama,” kata Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki. Menurut dia, berbagai indikator seperti IPM, usia harapan hidup, hingga konsep kota layak huni merupakan satu kesatuan dalam kerangka pembangunan yang terintegrasi dan sejalan dengan kebijakan nasional.

Ayep menambahkan, keberhasilan mewujudkan Kota Layak Anak akan menjadi fondasi penting bagi masa depan Kota Sukabumi. Pembangunan ekosistem yang ramah anak, tidak hanya berdampak pada kesejahteraan generasi muda, tetapi juga mencerminkan kualitas tata kelola kota secara keseluruhan.

“Oleh karena itu, seluruh perangkat daerah perlu melakukan evaluasi menyeluruh, memperkuat perencanaan, serta merancang program yang lebih terarah dan terukur,” ujar Ayep. Dalam kesempatan tersebut, ia juga menekankan pentingnya efisiensi dalam pelaksanaan program.

Optimalisasi sumber daya dinilai menjadi kunci agar setiap kebijakan yang dijalankan mampu memberikan dampak nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat, khususnya anak-anak sebagai generasi penerus.

Melalui langkah ini, Pemkot Sukabumi berharap penilaian Kota Layak Anak 2026 tidak hanya menjadi ajang evaluasi, tetapi juga momentum untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Berita Lainnya

Kategori Berita

Tahun Ini, Sukabumi Perkuat Komitmen sebagai Kota Layak Anak

SUKABUMIKINI.COM, Sukabumi–Pemkot Sukabumi menegaskan komitmennya dalam mewujudkan Kota Layak Anak sebagai bagian dari strategi pembangunan daerah yang berkelanjutan. Upaya tersebut dilakukan dengan mendorong berbagai indikator utama, mulai dari peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), usia harapan hidup, hingga penguatan konsep kota layak huni.

Komitmen ini mengemuka dalam Rapat Koordinasi Persiapan Pelaksanaan Penilaian Kota Layak Anak Tahun 2026 yang digelar di Opproom Sekretariat Daerah Kota Sukabumi, Selasa (31/3/2026) lalu. Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, dan dihadiri jajaran Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Disdalduk KBP3A), para sekretaris organisasi perangkat daerah (OPD), camat se-Kota Sukabumi, serta perwakilan lembaga vertikal.

” Kota Layak Anak bukan sekadar program sektoral, melainkan bagian integral dari indikator pembangunan daerah yang harus dicapai secara bersama-sama,” kata Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki. Menurut dia, berbagai indikator seperti IPM, usia harapan hidup, hingga konsep kota layak huni merupakan satu kesatuan dalam kerangka pembangunan yang terintegrasi dan sejalan dengan kebijakan nasional.

Ayep menambahkan, keberhasilan mewujudkan Kota Layak Anak akan menjadi fondasi penting bagi masa depan Kota Sukabumi. Pembangunan ekosistem yang ramah anak, tidak hanya berdampak pada kesejahteraan generasi muda, tetapi juga mencerminkan kualitas tata kelola kota secara keseluruhan.

“Oleh karena itu, seluruh perangkat daerah perlu melakukan evaluasi menyeluruh, memperkuat perencanaan, serta merancang program yang lebih terarah dan terukur,” ujar Ayep. Dalam kesempatan tersebut, ia juga menekankan pentingnya efisiensi dalam pelaksanaan program.

Optimalisasi sumber daya dinilai menjadi kunci agar setiap kebijakan yang dijalankan mampu memberikan dampak nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat, khususnya anak-anak sebagai generasi penerus.

Melalui langkah ini, Pemkot Sukabumi berharap penilaian Kota Layak Anak 2026 tidak hanya menjadi ajang evaluasi, tetapi juga momentum untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Berita Lainnya

IMG 20260529 WA0049
Anggota DPRD Sukabumi Abdul Kohar Dorong Ketahanan Pangan, Energi dan Ekonomi di Tengah Dinamika Global
4a6d67c1 D913 4037 Bfce 79a48ce65739 1779975146823
Kualitas Pelayanan Haji 2026 Dinilai Meningkat, Amirul Hajj Apresiasi Kinerja Kemenhaj
IMG 20260529 WA0015
SCG Perkuat Desa Wisata Karangpara, Dorong Pariwisata Sukabumi Kian Berkembang
Screenshot 20260529 132827 Instagram
Sukabumi Waspadai Musim Kemarau, BPBD Minta Warga Lakukan Mitigasi Mandiri
Screenshot 20260529 123435 Photos
Disdukcapil Kota Sukabumi Terbitkan 14.749 KTP-el dalam Lima Bulan, Aktivasi IKD Terus Digenjot

Kategori Berita

Scroll to Top
Scroll to Top