Tahun Ini, Sukabumi Perkuat Komitmen sebagai Kota Layak Anak – SUKABUMI KINI

Senin, 26 Oktober 2026

Tahun Ini, Sukabumi Perkuat Komitmen sebagai Kota Layak Anak

SUKABUMIKINI.COM, Sukabumi–Pemkot Sukabumi menegaskan komitmennya dalam mewujudkan Kota Layak Anak sebagai bagian dari strategi pembangunan daerah yang berkelanjutan. Upaya tersebut dilakukan dengan mendorong berbagai indikator utama, mulai dari peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), usia harapan hidup, hingga penguatan konsep kota layak huni.

Komitmen ini mengemuka dalam Rapat Koordinasi Persiapan Pelaksanaan Penilaian Kota Layak Anak Tahun 2026 yang digelar di Opproom Sekretariat Daerah Kota Sukabumi, Selasa (31/3/2026) lalu. Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, dan dihadiri jajaran Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Disdalduk KBP3A), para sekretaris organisasi perangkat daerah (OPD), camat se-Kota Sukabumi, serta perwakilan lembaga vertikal.

” Kota Layak Anak bukan sekadar program sektoral, melainkan bagian integral dari indikator pembangunan daerah yang harus dicapai secara bersama-sama,” kata Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki. Menurut dia, berbagai indikator seperti IPM, usia harapan hidup, hingga konsep kota layak huni merupakan satu kesatuan dalam kerangka pembangunan yang terintegrasi dan sejalan dengan kebijakan nasional.

Ayep menambahkan, keberhasilan mewujudkan Kota Layak Anak akan menjadi fondasi penting bagi masa depan Kota Sukabumi. Pembangunan ekosistem yang ramah anak, tidak hanya berdampak pada kesejahteraan generasi muda, tetapi juga mencerminkan kualitas tata kelola kota secara keseluruhan.

“Oleh karena itu, seluruh perangkat daerah perlu melakukan evaluasi menyeluruh, memperkuat perencanaan, serta merancang program yang lebih terarah dan terukur,” ujar Ayep. Dalam kesempatan tersebut, ia juga menekankan pentingnya efisiensi dalam pelaksanaan program.

Optimalisasi sumber daya dinilai menjadi kunci agar setiap kebijakan yang dijalankan mampu memberikan dampak nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat, khususnya anak-anak sebagai generasi penerus.

Melalui langkah ini, Pemkot Sukabumi berharap penilaian Kota Layak Anak 2026 tidak hanya menjadi ajang evaluasi, tetapi juga momentum untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Berita Lainnya

Kategori Berita

Tahun Ini, Sukabumi Perkuat Komitmen sebagai Kota Layak Anak

SUKABUMIKINI.COM, Sukabumi–Pemkot Sukabumi menegaskan komitmennya dalam mewujudkan Kota Layak Anak sebagai bagian dari strategi pembangunan daerah yang berkelanjutan. Upaya tersebut dilakukan dengan mendorong berbagai indikator utama, mulai dari peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), usia harapan hidup, hingga penguatan konsep kota layak huni.

Komitmen ini mengemuka dalam Rapat Koordinasi Persiapan Pelaksanaan Penilaian Kota Layak Anak Tahun 2026 yang digelar di Opproom Sekretariat Daerah Kota Sukabumi, Selasa (31/3/2026) lalu. Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, dan dihadiri jajaran Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Disdalduk KBP3A), para sekretaris organisasi perangkat daerah (OPD), camat se-Kota Sukabumi, serta perwakilan lembaga vertikal.

” Kota Layak Anak bukan sekadar program sektoral, melainkan bagian integral dari indikator pembangunan daerah yang harus dicapai secara bersama-sama,” kata Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki. Menurut dia, berbagai indikator seperti IPM, usia harapan hidup, hingga konsep kota layak huni merupakan satu kesatuan dalam kerangka pembangunan yang terintegrasi dan sejalan dengan kebijakan nasional.

Ayep menambahkan, keberhasilan mewujudkan Kota Layak Anak akan menjadi fondasi penting bagi masa depan Kota Sukabumi. Pembangunan ekosistem yang ramah anak, tidak hanya berdampak pada kesejahteraan generasi muda, tetapi juga mencerminkan kualitas tata kelola kota secara keseluruhan.

“Oleh karena itu, seluruh perangkat daerah perlu melakukan evaluasi menyeluruh, memperkuat perencanaan, serta merancang program yang lebih terarah dan terukur,” ujar Ayep. Dalam kesempatan tersebut, ia juga menekankan pentingnya efisiensi dalam pelaksanaan program.

Optimalisasi sumber daya dinilai menjadi kunci agar setiap kebijakan yang dijalankan mampu memberikan dampak nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat, khususnya anak-anak sebagai generasi penerus.

Melalui langkah ini, Pemkot Sukabumi berharap penilaian Kota Layak Anak 2026 tidak hanya menjadi ajang evaluasi, tetapi juga momentum untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Berita Lainnya

1001305076
Beasiswa Bercahaya Wali Kota Sukabumi 2026 Diluncurkan, 319 Mahasiswa Terima Bantuan
IMG 20261025 WA0012
Kemenhaj Verifikasi KBIHU MARHABA di Sofifi Maluku Utara, Ini Kesiapan Pembimbing dan Fasilitasnya
Screenshot 20261024 144531 Instagram
STIKes Sukabumi Siapkan Lulusan Tembus Pasar Kerja Global, Kuasai Tiga Bahasa Asing
Screenshot 20261024 090052 Instagram
Data Warga Harus Akurat! Kota Sukabumi Dorong RT/RW Tertib Administrasi Kependudukan
IMG 20261023 WA0018
Krisis Air Bersih Belum Usai, PMI Kota Sukabumi Salurkan 5.000 Liter Air untuk 640 Warga Lembursitu

Kategori Berita

Scroll to Top
Scroll to Top