Anggota DPRD Sukabumi Abdul Kohar Dorong Ketahanan Pangan, Energi dan Ekonomi di Tengah Dinamika Global – SUKABUMI KINI

Selasa, 6 Oktober 2026

Anggota DPRD Sukabumi Abdul Kohar Dorong Ketahanan Pangan, Energi dan Ekonomi di Tengah Dinamika Global

SUKABUMIKINI.COM, Sukabumi–Anggota DPRD Kota Sukabumi dari Fraksi PKS, Abdul Kohar mendorong masyarakat memperkuat ketahanan energi, pangan, dan ekonomi berbasis kearifan lokal di tengah dinamika global yang terus berkembang. Hal itu disampaikannya dalam momen reses masa persidangan III tahun sidang 2025–2026 di Kecamatan Gunungpuyuh, Selasa (26/5/2026) lalu.

Kegiatan reses dihadiri sekitar 150 peserta yang terdiri dari ibu-ibu, bapak-bapak, serta para tokoh masyarakat setempat, di antaranya Ketua RW 12 dan para ketua RT. Dalam kesempatan tersebut, Abdul Kohar juga membagikan hasil tani berupa beras, ubi Jepang, dan sayuran pokcoy kepada warga yang hadir.

Menurut Abdul Kohar, penguatan ketahanan energi, pangan, dan ekonomi perlu dimulai dari lingkungan keluarga. Caranya dengan memanfaatkan potensi lokal yang mudah dijangkau masyarakat.

“Energi, pangan, dan ekonomi yang dimaksud adalah berbasis kearifan lokal, bisa dilakukan oleh semua warga serta terjangkau secara biaya,” ujar Abdul Kohar. Salah satu program yang didorong dalam kegiatan itu ialah membudayakan penanaman ubi Jepang di pekarangan rumah warga.

Untuk memperkuat pemahaman masyarakat, Abdul Kohar menghadirkan penggiat ubi Jepang, Mas Edy, yang memaparkan manfaat serta teknik penanaman ubi di pekarangan rumah maupun lahan tidak produktif.

Dalam momen itu, Abdul Kohar menilai masyarakat saat ini tidak bisa dilepaskan dari pengaruh kondisi global, termasuk dampak perang dan gejolak ekonomi dunia terhadap kehidupan sehari-hari. “Kita sebagai bagian dari masyarakat global hari ini tidak bisa lepas dari dampak masyarakat global di mana pun berada. Ketika terjadi peperangan di belahan benua lain, maka secara otomatis memberikan dampak terhadap kehidupan sosial ekonomi kita, termasuk ancaman pangan,” katanya.

Abdul Kohar menambahkan, kondisi global yang sulit diprediksi menjadi alasan penting bagi masyarakat untuk mulai membangun kemandirian pangan dan ekonomi dari tingkat rumah tangga. “Ke depan kita tidak pernah tahu situasinya akan seperti apa. Maka membangun kemandirian energi, ketahanan pangan, dan ekonomi berbasis kearifan lokal itu sebuah keniscayaan,” ujarnya.

Berita Lainnya

Kategori Berita

Anggota DPRD Sukabumi Abdul Kohar Dorong Ketahanan Pangan, Energi dan Ekonomi di Tengah Dinamika Global

SUKABUMIKINI.COM, Sukabumi–Anggota DPRD Kota Sukabumi dari Fraksi PKS, Abdul Kohar mendorong masyarakat memperkuat ketahanan energi, pangan, dan ekonomi berbasis kearifan lokal di tengah dinamika global yang terus berkembang. Hal itu disampaikannya dalam momen reses masa persidangan III tahun sidang 2025–2026 di Kecamatan Gunungpuyuh, Selasa (26/5/2026) lalu.

Kegiatan reses dihadiri sekitar 150 peserta yang terdiri dari ibu-ibu, bapak-bapak, serta para tokoh masyarakat setempat, di antaranya Ketua RW 12 dan para ketua RT. Dalam kesempatan tersebut, Abdul Kohar juga membagikan hasil tani berupa beras, ubi Jepang, dan sayuran pokcoy kepada warga yang hadir.

Menurut Abdul Kohar, penguatan ketahanan energi, pangan, dan ekonomi perlu dimulai dari lingkungan keluarga. Caranya dengan memanfaatkan potensi lokal yang mudah dijangkau masyarakat.

“Energi, pangan, dan ekonomi yang dimaksud adalah berbasis kearifan lokal, bisa dilakukan oleh semua warga serta terjangkau secara biaya,” ujar Abdul Kohar. Salah satu program yang didorong dalam kegiatan itu ialah membudayakan penanaman ubi Jepang di pekarangan rumah warga.

Untuk memperkuat pemahaman masyarakat, Abdul Kohar menghadirkan penggiat ubi Jepang, Mas Edy, yang memaparkan manfaat serta teknik penanaman ubi di pekarangan rumah maupun lahan tidak produktif.

Dalam momen itu, Abdul Kohar menilai masyarakat saat ini tidak bisa dilepaskan dari pengaruh kondisi global, termasuk dampak perang dan gejolak ekonomi dunia terhadap kehidupan sehari-hari. “Kita sebagai bagian dari masyarakat global hari ini tidak bisa lepas dari dampak masyarakat global di mana pun berada. Ketika terjadi peperangan di belahan benua lain, maka secara otomatis memberikan dampak terhadap kehidupan sosial ekonomi kita, termasuk ancaman pangan,” katanya.

Abdul Kohar menambahkan, kondisi global yang sulit diprediksi menjadi alasan penting bagi masyarakat untuk mulai membangun kemandirian pangan dan ekonomi dari tingkat rumah tangga. “Ke depan kita tidak pernah tahu situasinya akan seperti apa. Maka membangun kemandirian energi, ketahanan pangan, dan ekonomi berbasis kearifan lokal itu sebuah keniscayaan,” ujarnya.

Berita Lainnya

Screenshot 20261005 124600 Instagram
Upacara Peringatan HUT Ke-81 TNI Tingkat Kota Sukabumi Digelar di Lapang Merdeka
Screenshot 20261005 122248 Google
Pemkot Sukabumi Perpanjang Penghapusan Denda PBB-P2 hingga Desember 2026
IMG 20261004 WA0002
Dua Hari Pencarian, Remaja yang Terseret Arus di Pantai Istiqomah Sukabumi Belum Ditemukan
Screenshot 20261004 155959 Instagram
Operasi Penanganan Kebakaran TPA Cikundul Sukabumi Ditutup
Screenshot 20261004 155020 Instagram
Mahasiswa di Sukabumi Didorong Jadi Tenaga Kerja Siap Pakai dan Wirausaha

Kategori Berita

Scroll to Top
Scroll to Top