Musrenbang Tingkat Jabar Perkuat Sinergi Lintas Wilayah dalam Pembangunan – SUKABUMI KINI

Selasa, 22 September 2026

Musrenbang Tingkat Jabar Perkuat Sinergi Lintas Wilayah dalam Pembangunan

SUKABUMIKINI.COM, Sukabumi–Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 Provinsi Jawa Barat digelar Bale Gede Gedung Pakuan, Bandung pada Rabu (15/4/2026). Dalam momen itu hadir Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki didampingi Kepala Bappeda Hasan Asari yang mendorong sinergi pembangunan lintas wilayah.

Kehadiran Wali Kota Sukabumi dalam forum strategis ini menjadi penting, mengingat Musrenbang RKPD merupakan ruang utama dalam menyelaraskan arah kebijakan pembangunan daerah dengan prioritas pembangunan provinsi.

Selain itu, forum ini juga menjadi momentum untuk memperjuangkan program-program prioritas Kota Sukabumi agar terintegrasi dalam perencanaan pembangunan Jawa Barat secara menyeluruh.

Wakil Menteri Dalam Negeri, Akhmad Wiyagus, menegaskan, anggaran daerah harus dimaksimalkan untuk meningkatkan performa pelayanan publik.Ia mengingatkan agar efisiensi anggaran tidak disalahgunakan untuk kepentingan yang tidak prioritas, seperti insentif Forkopimda, melainkan difokuskan pada kebutuhan masyarakat.

Wamendagri menekankan, lemahnya performa daerah dapat menjadi pintu masuk terjadinya penyimpangan, termasuk praktik korupsi. Oleh karena itu, ia mendorong pemerintah daerah untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh apabila kinerja belum optimal, sehingga tata kelola pemerintahan dapat berjalan lebih akuntabel dan transparan.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, dalam sambutannya menekankan pentingnya pembangunan yang berlandaskan harmoni antara manusia dan alam. “Bahwa pembangunan tidak boleh memisahkan manusia dari lingkungannya, karena hal tersebut justru akan melahirkan keterasingan sebagaimana terjadi di negara-negara maju,” tegasnya.

Menurutnya, pembangunan harus berangkat dari kesadaran bahwa manusia adalah bagian dari alam. Dalam perspektif tersebut, manusia memiliki tanggung jawab sebagai pengelola alam yang harus menjaga keseimbangan, bukan mengeksploitasi.

Dedi juga mengkritisi pendekatan pembangunan yang terlalu berorientasi pada angka statistik, namun mengabaikan aspek keadilan dan keberlanjutan lingkungan. “Ketika lingkungan tidak lagi menjadi bagian dari kehidupan kita, maka angka-angka pembangunan hanya akan menjadi ilusi,” tegasnya.

Selain pemaparan arah kebijakan, kegiatan Musrenbang RKPD 2027 juga diisi dengan penandatanganan Nota Kesepahaman Pembangunan Strategis antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota se-Jawa Barat. Kesepakatan ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat kolaborasi pembangunan lintas daerah.

Berita Lainnya

Kategori Berita

Musrenbang Tingkat Jabar Perkuat Sinergi Lintas Wilayah dalam Pembangunan

SUKABUMIKINI.COM, Sukabumi–Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 Provinsi Jawa Barat digelar Bale Gede Gedung Pakuan, Bandung pada Rabu (15/4/2026). Dalam momen itu hadir Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki didampingi Kepala Bappeda Hasan Asari yang mendorong sinergi pembangunan lintas wilayah.

Kehadiran Wali Kota Sukabumi dalam forum strategis ini menjadi penting, mengingat Musrenbang RKPD merupakan ruang utama dalam menyelaraskan arah kebijakan pembangunan daerah dengan prioritas pembangunan provinsi.

Selain itu, forum ini juga menjadi momentum untuk memperjuangkan program-program prioritas Kota Sukabumi agar terintegrasi dalam perencanaan pembangunan Jawa Barat secara menyeluruh.

Wakil Menteri Dalam Negeri, Akhmad Wiyagus, menegaskan, anggaran daerah harus dimaksimalkan untuk meningkatkan performa pelayanan publik.Ia mengingatkan agar efisiensi anggaran tidak disalahgunakan untuk kepentingan yang tidak prioritas, seperti insentif Forkopimda, melainkan difokuskan pada kebutuhan masyarakat.

Wamendagri menekankan, lemahnya performa daerah dapat menjadi pintu masuk terjadinya penyimpangan, termasuk praktik korupsi. Oleh karena itu, ia mendorong pemerintah daerah untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh apabila kinerja belum optimal, sehingga tata kelola pemerintahan dapat berjalan lebih akuntabel dan transparan.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, dalam sambutannya menekankan pentingnya pembangunan yang berlandaskan harmoni antara manusia dan alam. “Bahwa pembangunan tidak boleh memisahkan manusia dari lingkungannya, karena hal tersebut justru akan melahirkan keterasingan sebagaimana terjadi di negara-negara maju,” tegasnya.

Menurutnya, pembangunan harus berangkat dari kesadaran bahwa manusia adalah bagian dari alam. Dalam perspektif tersebut, manusia memiliki tanggung jawab sebagai pengelola alam yang harus menjaga keseimbangan, bukan mengeksploitasi.

Dedi juga mengkritisi pendekatan pembangunan yang terlalu berorientasi pada angka statistik, namun mengabaikan aspek keadilan dan keberlanjutan lingkungan. “Ketika lingkungan tidak lagi menjadi bagian dari kehidupan kita, maka angka-angka pembangunan hanya akan menjadi ilusi,” tegasnya.

Selain pemaparan arah kebijakan, kegiatan Musrenbang RKPD 2027 juga diisi dengan penandatanganan Nota Kesepahaman Pembangunan Strategis antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota se-Jawa Barat. Kesepakatan ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat kolaborasi pembangunan lintas daerah.

Berita Lainnya

IMG 20260921 WA0013
Perkuat Penanganan Penyakit TBC, Kota Sukabumi Peroleh 977 Paket OAT Anak
IMG 20260921 WA0001
Hari Ini, Harga Daging Ayam di Pasar Sukabumi Rp 40 Ribu Per Kg dan Telur Ayam Rp 27 Ribu Per Kg
IMG 20260920 WA0025
PKS Kota Sukabumi Kumpulkan Dewan Penasehat dan Pakar, Ada Apa?
IMG 20260920 WA0020
Kebiasaan Anak Gunakan HP Jadi Sorotan di Momen HUT Himpaudi Sukabumi
IMG 20260920 WA0017
Ratusan Guru PAUD Ikuti Edukasi Satuan Pendidikan Aman Bencana dalam Rangkaian HUT Himpaudi ke-21

Kategori Berita

Scroll to Top
Scroll to Top