Musrenbang Tingkat Jabar Perkuat Sinergi Lintas Wilayah dalam Pembangunan – SUKABUMI KINI

Selasa, 28 Juli 2026

Musrenbang Tingkat Jabar Perkuat Sinergi Lintas Wilayah dalam Pembangunan

SUKABUMIKINI.COM, Sukabumi–Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 Provinsi Jawa Barat digelar Bale Gede Gedung Pakuan, Bandung pada Rabu (15/4/2026). Dalam momen itu hadir Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki didampingi Kepala Bappeda Hasan Asari yang mendorong sinergi pembangunan lintas wilayah.

Kehadiran Wali Kota Sukabumi dalam forum strategis ini menjadi penting, mengingat Musrenbang RKPD merupakan ruang utama dalam menyelaraskan arah kebijakan pembangunan daerah dengan prioritas pembangunan provinsi.

Selain itu, forum ini juga menjadi momentum untuk memperjuangkan program-program prioritas Kota Sukabumi agar terintegrasi dalam perencanaan pembangunan Jawa Barat secara menyeluruh.

Wakil Menteri Dalam Negeri, Akhmad Wiyagus, menegaskan, anggaran daerah harus dimaksimalkan untuk meningkatkan performa pelayanan publik.Ia mengingatkan agar efisiensi anggaran tidak disalahgunakan untuk kepentingan yang tidak prioritas, seperti insentif Forkopimda, melainkan difokuskan pada kebutuhan masyarakat.

Wamendagri menekankan, lemahnya performa daerah dapat menjadi pintu masuk terjadinya penyimpangan, termasuk praktik korupsi. Oleh karena itu, ia mendorong pemerintah daerah untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh apabila kinerja belum optimal, sehingga tata kelola pemerintahan dapat berjalan lebih akuntabel dan transparan.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, dalam sambutannya menekankan pentingnya pembangunan yang berlandaskan harmoni antara manusia dan alam. “Bahwa pembangunan tidak boleh memisahkan manusia dari lingkungannya, karena hal tersebut justru akan melahirkan keterasingan sebagaimana terjadi di negara-negara maju,” tegasnya.

Menurutnya, pembangunan harus berangkat dari kesadaran bahwa manusia adalah bagian dari alam. Dalam perspektif tersebut, manusia memiliki tanggung jawab sebagai pengelola alam yang harus menjaga keseimbangan, bukan mengeksploitasi.

Dedi juga mengkritisi pendekatan pembangunan yang terlalu berorientasi pada angka statistik, namun mengabaikan aspek keadilan dan keberlanjutan lingkungan. “Ketika lingkungan tidak lagi menjadi bagian dari kehidupan kita, maka angka-angka pembangunan hanya akan menjadi ilusi,” tegasnya.

Selain pemaparan arah kebijakan, kegiatan Musrenbang RKPD 2027 juga diisi dengan penandatanganan Nota Kesepahaman Pembangunan Strategis antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota se-Jawa Barat. Kesepakatan ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat kolaborasi pembangunan lintas daerah.

Berita Lainnya

Kategori Berita

Musrenbang Tingkat Jabar Perkuat Sinergi Lintas Wilayah dalam Pembangunan

SUKABUMIKINI.COM, Sukabumi–Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 Provinsi Jawa Barat digelar Bale Gede Gedung Pakuan, Bandung pada Rabu (15/4/2026). Dalam momen itu hadir Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki didampingi Kepala Bappeda Hasan Asari yang mendorong sinergi pembangunan lintas wilayah.

Kehadiran Wali Kota Sukabumi dalam forum strategis ini menjadi penting, mengingat Musrenbang RKPD merupakan ruang utama dalam menyelaraskan arah kebijakan pembangunan daerah dengan prioritas pembangunan provinsi.

Selain itu, forum ini juga menjadi momentum untuk memperjuangkan program-program prioritas Kota Sukabumi agar terintegrasi dalam perencanaan pembangunan Jawa Barat secara menyeluruh.

Wakil Menteri Dalam Negeri, Akhmad Wiyagus, menegaskan, anggaran daerah harus dimaksimalkan untuk meningkatkan performa pelayanan publik.Ia mengingatkan agar efisiensi anggaran tidak disalahgunakan untuk kepentingan yang tidak prioritas, seperti insentif Forkopimda, melainkan difokuskan pada kebutuhan masyarakat.

Wamendagri menekankan, lemahnya performa daerah dapat menjadi pintu masuk terjadinya penyimpangan, termasuk praktik korupsi. Oleh karena itu, ia mendorong pemerintah daerah untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh apabila kinerja belum optimal, sehingga tata kelola pemerintahan dapat berjalan lebih akuntabel dan transparan.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, dalam sambutannya menekankan pentingnya pembangunan yang berlandaskan harmoni antara manusia dan alam. “Bahwa pembangunan tidak boleh memisahkan manusia dari lingkungannya, karena hal tersebut justru akan melahirkan keterasingan sebagaimana terjadi di negara-negara maju,” tegasnya.

Menurutnya, pembangunan harus berangkat dari kesadaran bahwa manusia adalah bagian dari alam. Dalam perspektif tersebut, manusia memiliki tanggung jawab sebagai pengelola alam yang harus menjaga keseimbangan, bukan mengeksploitasi.

Dedi juga mengkritisi pendekatan pembangunan yang terlalu berorientasi pada angka statistik, namun mengabaikan aspek keadilan dan keberlanjutan lingkungan. “Ketika lingkungan tidak lagi menjadi bagian dari kehidupan kita, maka angka-angka pembangunan hanya akan menjadi ilusi,” tegasnya.

Selain pemaparan arah kebijakan, kegiatan Musrenbang RKPD 2027 juga diisi dengan penandatanganan Nota Kesepahaman Pembangunan Strategis antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota se-Jawa Barat. Kesepakatan ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat kolaborasi pembangunan lintas daerah.

Berita Lainnya

IMG 20260727 WA0013
Menteri P2MI Pastikan Negara Hadir, Jenazah PMI Asal Sukabumi yang Meninggal di Arab Saudi Akan Dipulangkan
IMG 20260727 WA0033
Update Penanganan Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya Sukabumi: 160 Jiwa Mengungsi, Mayoritas Tinggal di Rumah Sanak Saudara
IMG 20260727 WA0020
Wali Kota Sukabumi Jadikan Penempatan Pekerja Migran Strategi Tekan Pengangguran
IMG 20260727 WA0018
International Job Fair di Sukabumi Dibuka Menteri P2MI, Pekerja Migran Didorong Naik Kelas ke Sektor Formal Global
IMG 20260726 WA0039
Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya Sukabumi : 51 Unit Rumah Rusak Berat, 159 Warga Mengungsi dan Hanguskan 49 Leuit

Kategori Berita

Scroll to Top
Scroll to Top