Dirasakan Warga hingga Gang Permukiman, Anggota DPRD Kota Sukabumi Danny Ramdhani Komitmen Perjuangkan P2RW – SUKABUMI KINI

Jumat, 10 Juli 2026

Dirasakan Warga hingga Gang Permukiman, Anggota DPRD Kota Sukabumi Danny Ramdhani Komitmen Perjuangkan P2RW

SUKABUMIKINI.COM, Sukabumi–Anggota DPRD Kota Sukabumi Danny Ramdhani menyatakan siap memperjuangkan empat tuntutan yang disampaikan para ketua RT dan RW yang tergabung dalam Forum Komunikasi RW dan RT Kota Sukabumi. Komitmen itu disampaikan dalam audiensi di Gedung DPRD Kota Sukabumi, Rabu (20/5/2026).

Dalam audiensi tersebut, para ketua RT dan RW menyampaikan empat tuntutan utama kepada Pemkot Sukabumi. Tuntutan itu meliputi keberlanjutan Program Pemberdayaan Rukun Warga (P2RW), evaluasi dana kelurahan, ketepatan pencairan insentif RT/RW, hingga realisasi janji Dana Abadi sebesar Rp 10 juta per RT.

Danny menilai P2RW merupakan program yang selama ini dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat karena menyentuh lingkungan hingga kebutuhan dasar warga di tingkat gang dan permukiman.

“Program ini masuk ke gang, masuk rumah-rumah, menyentuh infrastruktur, sosial, dan ekonomi masyarakat. Sampai hari ini belum ada program yang bisa menggantikan P2RW di tingkat lingkungan,” ujar Danny dalam forum audiensi.

Ia menegaskan DPRD Kota Sukabumi akan kembali mendorong agar program tersebut masuk dalam anggaran perubahan tahun berjalan. Menurut dia, kebutuhan anggaran untuk menghidupkan kembali program P2RW diperkirakan mencapai Rp 8,9 miliar.

“Insya Allah kami DPRD Kota Sukabumi akan memperjuangkan lagi di anggaran perubahan agar program P2RW ini masuk dan ada kembali. Kami berharap dana ini per RW bisa Rp 25 juta,” katanya. Danny juga menyoroti persoalan keterlambatan insentif RT dan RW yang selama ini kerap dikeluhkan para pengurus lingkungan. Ia mengaku DPRD telah beberapa kali mengingatkan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) agar pencairan insentif dilakukan tepat waktu.

“Kami selalu memperjuangkan itu. Mengingatkan agar insentif untuk RT dan RW turun sesuai waktunya,” terang Danny. Selain itu, ia meminta kecamatan dan kelurahan lebih proaktif dalam menyelesaikan persoalan administrasi maupun pengelolaan dana kelurahan agar tidak menimbulkan persoalan di masyarakat.

Danny berharap berbagai aspirasi yang disampaikan para ketua RT dan RW dapat menjadi dorongan bagi DPRD Kota Sukabumi untuk terus memperjuangkan kebutuhan masyarakat di tingkat lingkungan. “Apa yang Bapak dan Ibu sampaikan menjadi semangat bagi kami DPRD Kota Sukabumi untuk memperjuangkan ini,” katanya.

Berita Lainnya

Kategori Berita

Dirasakan Warga hingga Gang Permukiman, Anggota DPRD Kota Sukabumi Danny Ramdhani Komitmen Perjuangkan P2RW

SUKABUMIKINI.COM, Sukabumi–Anggota DPRD Kota Sukabumi Danny Ramdhani menyatakan siap memperjuangkan empat tuntutan yang disampaikan para ketua RT dan RW yang tergabung dalam Forum Komunikasi RW dan RT Kota Sukabumi. Komitmen itu disampaikan dalam audiensi di Gedung DPRD Kota Sukabumi, Rabu (20/5/2026).

Dalam audiensi tersebut, para ketua RT dan RW menyampaikan empat tuntutan utama kepada Pemkot Sukabumi. Tuntutan itu meliputi keberlanjutan Program Pemberdayaan Rukun Warga (P2RW), evaluasi dana kelurahan, ketepatan pencairan insentif RT/RW, hingga realisasi janji Dana Abadi sebesar Rp 10 juta per RT.

Danny menilai P2RW merupakan program yang selama ini dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat karena menyentuh lingkungan hingga kebutuhan dasar warga di tingkat gang dan permukiman.

“Program ini masuk ke gang, masuk rumah-rumah, menyentuh infrastruktur, sosial, dan ekonomi masyarakat. Sampai hari ini belum ada program yang bisa menggantikan P2RW di tingkat lingkungan,” ujar Danny dalam forum audiensi.

Ia menegaskan DPRD Kota Sukabumi akan kembali mendorong agar program tersebut masuk dalam anggaran perubahan tahun berjalan. Menurut dia, kebutuhan anggaran untuk menghidupkan kembali program P2RW diperkirakan mencapai Rp 8,9 miliar.

“Insya Allah kami DPRD Kota Sukabumi akan memperjuangkan lagi di anggaran perubahan agar program P2RW ini masuk dan ada kembali. Kami berharap dana ini per RW bisa Rp 25 juta,” katanya. Danny juga menyoroti persoalan keterlambatan insentif RT dan RW yang selama ini kerap dikeluhkan para pengurus lingkungan. Ia mengaku DPRD telah beberapa kali mengingatkan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) agar pencairan insentif dilakukan tepat waktu.

“Kami selalu memperjuangkan itu. Mengingatkan agar insentif untuk RT dan RW turun sesuai waktunya,” terang Danny. Selain itu, ia meminta kecamatan dan kelurahan lebih proaktif dalam menyelesaikan persoalan administrasi maupun pengelolaan dana kelurahan agar tidak menimbulkan persoalan di masyarakat.

Danny berharap berbagai aspirasi yang disampaikan para ketua RT dan RW dapat menjadi dorongan bagi DPRD Kota Sukabumi untuk terus memperjuangkan kebutuhan masyarakat di tingkat lingkungan. “Apa yang Bapak dan Ibu sampaikan menjadi semangat bagi kami DPRD Kota Sukabumi untuk memperjuangkan ini,” katanya.

Berita Lainnya

IMG 20260710 WA0015
Dijadikan Lokasi Konser Lagi, Persepsi Usul Pemkot Sukabumi Bangun Stadion Sepak Bola Baru Selain Surya Kencana
IMG 20260710 WA0002
BPBD Sukabumi Waspadai Ancaman Karhutla saat Kemarau, Cikundul Jadi Wilayah Paling Rawan
IMG 20260709 WA0024
Kota Sukabumi Tetapkan Status Siaga Bencana Kekeringan hingga September 2026
IMG 20260709 WA0015(1)
Universitas Madani Nusantara dan 110 PTKI Berkolaborasi dengan Peradi Profesional, Perkuat Pendidikan Hukum Berintegritas
Screenshot 20260708 203319 Instagram
Hingga Juli, Realisasi Belanja Kota Sukabumi Tertinggi di Jabar dan Realisasi Pendapatan Tembus Peringkat Dua

Kategori Berita

Scroll to Top
Scroll to Top