Tumpukan Sampah Sumbat Saluran Air di Jalan Prana, BPBD Kota Sukabumi Gercep Bersihkan Cegah Banjir – SUKABUMI KINI

Rabu, 16 September 2026

Tumpukan Sampah Sumbat Saluran Air di Jalan Prana, BPBD Kota Sukabumi Gercep Bersihkan Cegah Banjir

KABARINDAH.COM, Sukabumi–Tumpukan sampah kembali ditemukan menyumbat saluran drainase di wilayah Kota Sukabumi. Kondisi tersebut menjadi perhatian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi karena berpotensi memicu banjir limpasan saat hujan dengan intensitas tinggi turun.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi, Yoseph Sabaruddin, mengatakan Tim Satuan Tugas Penanggulangan Bencana (Satgas PB) BPBD Kota Sukabumi melakukan monitoring berkala di Jalan Prana, Kelurahan Cikole, Kecamatan Cikole, Jumat (29/5/2026).

Dalam kegiatan tersebut, petugas menemukan tumpukan sampah yang menyumbat saluran drainase sehingga menghambat aliran air. Jika tidak segera ditangani, kondisi itu berisiko menyebabkan genangan hingga banjir saat curah hujan meningkat.

“Tim Satgas PB menemukan tumpukan sampah di saluran drainase. Apabila dibiarkan, kondisi ini dapat menjadi pemicu terjadinya banjir limpasan ketika hujan deras turun,” ujar Yoseph.
Menindaklanjuti temuan tersebut, personel BPBD langsung melakukan pembersihan secara manual.

Sampah yang menyumbat saluran diangkat sehingga aliran air kembali lancar. Yoseph menegaskan, persoalan sampah yang dibuang sembarangan ke saluran air masih menjadi salah satu penyebab utama tersumbatnya drainase di sejumlah titik di Kota Sukabumi.

Karena itu, pihaknya mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan. BPBD mengimbau warga agar tidak membuang sampah ke selokan maupun saluran air.

Menurut Yoseph, upaya pencegahan banjir tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan partisipasi aktif seluruh masyarakat. “Mari berkolaborasi menjaga lingkungan dan mencegah banjir dari hal yang paling sederhana, yaitu tidak membuang sampah ke saluran air. Saluran air adalah tempat mengalirnya air, bukan tempat bermuaranya sampah,” kata Yoseph.

BPBD Kota Sukabumi akan terus melakukan pemantauan dan pembersihan saluran drainase secara berkala sebagai langkah mitigasi menghadapi potensi cuaca ekstrem dan curah hujan tinggi yang masih dapat terjadi sewaktu-waktu.

Berita Lainnya

Kategori Berita

Tumpukan Sampah Sumbat Saluran Air di Jalan Prana, BPBD Kota Sukabumi Gercep Bersihkan Cegah Banjir

KABARINDAH.COM, Sukabumi–Tumpukan sampah kembali ditemukan menyumbat saluran drainase di wilayah Kota Sukabumi. Kondisi tersebut menjadi perhatian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi karena berpotensi memicu banjir limpasan saat hujan dengan intensitas tinggi turun.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi, Yoseph Sabaruddin, mengatakan Tim Satuan Tugas Penanggulangan Bencana (Satgas PB) BPBD Kota Sukabumi melakukan monitoring berkala di Jalan Prana, Kelurahan Cikole, Kecamatan Cikole, Jumat (29/5/2026).

Dalam kegiatan tersebut, petugas menemukan tumpukan sampah yang menyumbat saluran drainase sehingga menghambat aliran air. Jika tidak segera ditangani, kondisi itu berisiko menyebabkan genangan hingga banjir saat curah hujan meningkat.

“Tim Satgas PB menemukan tumpukan sampah di saluran drainase. Apabila dibiarkan, kondisi ini dapat menjadi pemicu terjadinya banjir limpasan ketika hujan deras turun,” ujar Yoseph.
Menindaklanjuti temuan tersebut, personel BPBD langsung melakukan pembersihan secara manual.

Sampah yang menyumbat saluran diangkat sehingga aliran air kembali lancar. Yoseph menegaskan, persoalan sampah yang dibuang sembarangan ke saluran air masih menjadi salah satu penyebab utama tersumbatnya drainase di sejumlah titik di Kota Sukabumi.

Karena itu, pihaknya mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan. BPBD mengimbau warga agar tidak membuang sampah ke selokan maupun saluran air.

Menurut Yoseph, upaya pencegahan banjir tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan partisipasi aktif seluruh masyarakat. “Mari berkolaborasi menjaga lingkungan dan mencegah banjir dari hal yang paling sederhana, yaitu tidak membuang sampah ke saluran air. Saluran air adalah tempat mengalirnya air, bukan tempat bermuaranya sampah,” kata Yoseph.

BPBD Kota Sukabumi akan terus melakukan pemantauan dan pembersihan saluran drainase secara berkala sebagai langkah mitigasi menghadapi potensi cuaca ekstrem dan curah hujan tinggi yang masih dapat terjadi sewaktu-waktu.

Berita Lainnya

Screenshot 20260915 182219 Instagram
Pemkot Sukabumi Ambil Langkah Strategis Pembiayaan Jaminan Kesehatan, Siapkan Program Bankesda demi Perlindungan Warga Rentan
Screenshot 20260915 174458 WhatsApp
Hearing dengan Pemkot, BPS dan BPJS, Anggota DPRD Kota Sukabumi Danny Ramdhani Soroti Data Desil Penerima Bansos
IMG 20260914 WA0001
Ketua DPRD Kota Sukabumi Bersama Forkopimda Bertemu Kapolda Jabar, Ini yang Dibahas
FB IMG 1789379715112
PMI Sukabumi Perkuat Sistem Peringatan Dini Bencana Berbasis Data Iklim
IMG 20260914 WA0020
Harga Kedelai Impor di Sukabumi Naik, Kini Rp 11.200 per Kilogram

Kategori Berita

Scroll to Top
Scroll to Top