Perkuat Kolaborasi, Kota Sukabumi Bidik Kenaikan Nilai Kota Sehat – SUKABUMI KINI

Senin, 20 Juli 2026

Perkuat Kolaborasi, Kota Sukabumi Bidik Kenaikan Nilai Kota Sehat

SUKABUMIKINI.COM, Sukabumi—Pemkot Sukabumi terus mendorong peningkatan capaian program Kota Sehat melalui penguatan kolaborasi lintas sektor dan pemenuhan berbagai indikator penilaian. Upaya tersebut mengemuka dalam kegiatan Forum Kota Sehat yang digelar di Opproom Sekretariat Daerah Kota Sukabumi, Kamis (11/6/2026) lalu.

Forum tersebut dihadiri Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki, Asisten Daerah I, para kepala perangkat daerah, jajaran Forum Kota Sehat (FKSS), serta berbagai pemangku kepentingan yang terlibat dalam mewujudkan Kota Sukabumi yang sehat, aman, nyaman, dan berkelanjutan.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki menyampaikan apresiasi atas capaian Kota Sukabumi dalam penilaian Kota Sehat yang berhasil meraih nilai rata-rata sekitar 72 hingga 73. Menurut dia, hasil tersebut merupakan buah dari kerja sama dan sinergi berbagai pihak yang selama ini berkontribusi dalam pembangunan kesehatan lingkungan dan kualitas hidup masyarakat.

”Capaian ini patut disyukuri, namun masih ada ruang yang harus kita kejar bersama. Tahun mendatang, kita menargetkan nilai Kota Sehat meningkat hingga mencapai angka 80, bahkan mendekati nilai ideal di kisaran 90,” ujar Ayep.Ia menjelaskan, saat ini Kota Sukabumi telah berhasil memenuhi satu dari tiga kriteria utama dalam penilaian Kota Sehat.

Untuk meningkatkan capaian tersebut, diperlukan persiapan yang lebih matang, penguatan koordinasi, serta kerja tim yang semakin solid.

Menurut Ayep, kolaborasi yang selama ini terjalin antara pemerintah daerah, forum masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan telah berjalan baik. Namun, sinergi tersebut perlu terus diperkuat agar seluruh indikator penilaian dapat dipenuhi secara optimal.

Upaya mewujudkan Kota Sehat melibatkan berbagai perangkat daerah, di antaranya Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, serta instansi terkait lainnya. Seluruh pihak memiliki peran strategis dalam mendukung pemenuhan standar yang telah ditetapkan.

Pemkot Sukabumi menilai pemenuhan 26 indikator yang menjadi standar penilaian Kota Sehat akan menjadi kunci untuk meningkatkan nilai secara signifikan. Karena itu, seluruh unsur pemerintah dan masyarakat didorong untuk terus memperkuat komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan yang sehat, tertata, dan berdaya saing.

Melalui penguatan kolaborasi tersebut, Kota Sukabumi optimistis mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik, kesehatan lingkungan, serta kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan, sekaligus memperkuat posisinya dalam penilaian Kota Sehat di tingkat nasional.

Berita Lainnya

Kategori Berita

Perkuat Kolaborasi, Kota Sukabumi Bidik Kenaikan Nilai Kota Sehat

SUKABUMIKINI.COM, Sukabumi—Pemkot Sukabumi terus mendorong peningkatan capaian program Kota Sehat melalui penguatan kolaborasi lintas sektor dan pemenuhan berbagai indikator penilaian. Upaya tersebut mengemuka dalam kegiatan Forum Kota Sehat yang digelar di Opproom Sekretariat Daerah Kota Sukabumi, Kamis (11/6/2026) lalu.

Forum tersebut dihadiri Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki, Asisten Daerah I, para kepala perangkat daerah, jajaran Forum Kota Sehat (FKSS), serta berbagai pemangku kepentingan yang terlibat dalam mewujudkan Kota Sukabumi yang sehat, aman, nyaman, dan berkelanjutan.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki menyampaikan apresiasi atas capaian Kota Sukabumi dalam penilaian Kota Sehat yang berhasil meraih nilai rata-rata sekitar 72 hingga 73. Menurut dia, hasil tersebut merupakan buah dari kerja sama dan sinergi berbagai pihak yang selama ini berkontribusi dalam pembangunan kesehatan lingkungan dan kualitas hidup masyarakat.

”Capaian ini patut disyukuri, namun masih ada ruang yang harus kita kejar bersama. Tahun mendatang, kita menargetkan nilai Kota Sehat meningkat hingga mencapai angka 80, bahkan mendekati nilai ideal di kisaran 90,” ujar Ayep.Ia menjelaskan, saat ini Kota Sukabumi telah berhasil memenuhi satu dari tiga kriteria utama dalam penilaian Kota Sehat.

Untuk meningkatkan capaian tersebut, diperlukan persiapan yang lebih matang, penguatan koordinasi, serta kerja tim yang semakin solid.

Menurut Ayep, kolaborasi yang selama ini terjalin antara pemerintah daerah, forum masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan telah berjalan baik. Namun, sinergi tersebut perlu terus diperkuat agar seluruh indikator penilaian dapat dipenuhi secara optimal.

Upaya mewujudkan Kota Sehat melibatkan berbagai perangkat daerah, di antaranya Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, serta instansi terkait lainnya. Seluruh pihak memiliki peran strategis dalam mendukung pemenuhan standar yang telah ditetapkan.

Pemkot Sukabumi menilai pemenuhan 26 indikator yang menjadi standar penilaian Kota Sehat akan menjadi kunci untuk meningkatkan nilai secara signifikan. Karena itu, seluruh unsur pemerintah dan masyarakat didorong untuk terus memperkuat komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan yang sehat, tertata, dan berdaya saing.

Melalui penguatan kolaborasi tersebut, Kota Sukabumi optimistis mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik, kesehatan lingkungan, serta kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan, sekaligus memperkuat posisinya dalam penilaian Kota Sehat di tingkat nasional.

Berita Lainnya

IMG 20260719 WA0004
Di FGD Harganas 2026, DPD PKS Kota Sukabumi Soroti Lonjakan Perceraian dan Dorong Penguatan Ketahanan Keluarga
Screenshot 20260718 183449 Instagram
BPBD Kota Sukabumi Kenalkan Simulasi Vertical Rescue hingga Animal Rescue ke Santri
FB IMG 1784373593607
Disdukcapil Dekatkan Layanan, 120 Lebih Siswa SMAN 1 Sukabumi Rekam KTP-el
IMG 20260718 WA0016
Peduli UMKM, DPD PKS Kota Sukabumi Mulai Program Inkubator Bisnis 2026
IMG 20260717 WA0028
PMI Kota Sukabumi Salurkan Bantuan Air Bersih bagi Ratusan Keluarga Terdampak Kekeringan di Cikundul Hilir

Kategori Berita

Scroll to Top
Scroll to Top