Bantuan Pakaian Layak Pakai Menumpuk, BPBD Sukabumi Imbau Masyarakat tak Lagi Kirim Khawatir Jadi Limbah Sandang – SUKABUMI KINI

Jumat, 11 September 2026

Bantuan Pakaian Layak Pakai Menumpuk, BPBD Sukabumi Imbau Masyarakat tak Lagi Kirim Khawatir Jadi Limbah Sandang

SUKABUMIKINI.COM, Sukabumi–Pemkab Sukabumi melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menghentikan sementara penerimaan bantuan berupa pakaian layak pakai untuk penyintas kebakaran di Kasepuhan Ciptamulya, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok. Langkah itu diambil karena jumlah pakaian yang diterima telah melebihi kebutuhan para korban.

Manajer Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna, mengatakan stok pakaian layak pakai yang masuk ke posko bantuan saat ini sudah overload. Kondisi tersebut dikhawatirkan justru menimbulkan persoalan baru berupa limbah sandang.

“Kami mengimbau masyarakat untuk sementara tidak lagi mengirimkan bantuan berupa pakaian layak pakai karena jumlahnya sudah melebihi kebutuhan. Jika terus berdatangan, dikhawatirkan akan menjadi limbah sandang,” ujar Daeng, Selasa (28/7/2026). Menurut dia, tingginya kepedulian masyarakat terhadap para korban patut diapresiasi.

Namun, penyaluran bantuan diharapkan tetap disesuaikan dengan kebutuhan riil di lapangan agar lebih efektif dan tepat sasaran. BPBD pun mengajak para donatur mengalihkan bantuan pada kebutuhan lain yang masih diperlukan para penyintas, sehingga proses penanganan darurat dan pemulihan pascakebakaran dapat berjalan lebih optimal.

Sebelumnya, kebakaran hebat melanda permukiman di Kasepuhan Ciptamulya dan menghanguskan puluhan rumah warga. Sejak kejadian tersebut, berbagai bantuan dari masyarakat, komunitas, organisasi kemanusiaan, hingga pemerintah terus berdatangan ke posko penanganan bencana.

BPBD memastikan seluruh bantuan akan terus dikelola sesuai kebutuhan di lapangan serta mengimbau masyarakat untuk mengikuti informasi resmi mengenai jenis bantuan yang masih dibutuhkan para penyintas.

Berita Lainnya

Kategori Berita

Bantuan Pakaian Layak Pakai Menumpuk, BPBD Sukabumi Imbau Masyarakat tak Lagi Kirim Khawatir Jadi Limbah Sandang

SUKABUMIKINI.COM, Sukabumi–Pemkab Sukabumi melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menghentikan sementara penerimaan bantuan berupa pakaian layak pakai untuk penyintas kebakaran di Kasepuhan Ciptamulya, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok. Langkah itu diambil karena jumlah pakaian yang diterima telah melebihi kebutuhan para korban.

Manajer Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna, mengatakan stok pakaian layak pakai yang masuk ke posko bantuan saat ini sudah overload. Kondisi tersebut dikhawatirkan justru menimbulkan persoalan baru berupa limbah sandang.

“Kami mengimbau masyarakat untuk sementara tidak lagi mengirimkan bantuan berupa pakaian layak pakai karena jumlahnya sudah melebihi kebutuhan. Jika terus berdatangan, dikhawatirkan akan menjadi limbah sandang,” ujar Daeng, Selasa (28/7/2026). Menurut dia, tingginya kepedulian masyarakat terhadap para korban patut diapresiasi.

Namun, penyaluran bantuan diharapkan tetap disesuaikan dengan kebutuhan riil di lapangan agar lebih efektif dan tepat sasaran. BPBD pun mengajak para donatur mengalihkan bantuan pada kebutuhan lain yang masih diperlukan para penyintas, sehingga proses penanganan darurat dan pemulihan pascakebakaran dapat berjalan lebih optimal.

Sebelumnya, kebakaran hebat melanda permukiman di Kasepuhan Ciptamulya dan menghanguskan puluhan rumah warga. Sejak kejadian tersebut, berbagai bantuan dari masyarakat, komunitas, organisasi kemanusiaan, hingga pemerintah terus berdatangan ke posko penanganan bencana.

BPBD memastikan seluruh bantuan akan terus dikelola sesuai kebutuhan di lapangan serta mengimbau masyarakat untuk mengikuti informasi resmi mengenai jenis bantuan yang masih dibutuhkan para penyintas.

Berita Lainnya

IMG 20260911 WA0000
Diskominfo Kota Sukabumi : SADA Jabar Permudah Intervensi Program
IMG 20260911 WA0017
Bidang Pemuda DPD PKS Sukabumi Minta Pemkot Tindaklanjuti Laporan PPATK soal Ratusan ASN Terindikasi Judol
IMG 20260910 WA0024
Lepas 10 CPMI Sukabumi Berangkat ke Arab Saudi, Wakil Wali Kota Sukabumi Titip Pesan Ini
Unnamed 3
PBG dan SLF Masih di Bawah 5 Persen, SPPG di Sukabumi Diminta Lengkapi Perizinan
Screenshot 20260909 183150 Instagram
Tabebuya Sukabumi, Simbol Harapan yang Tumbuh dari Masa Sulit

Kategori Berita

Scroll to Top
Scroll to Top