Camera Trap Abadikan Macan Tutul Jawa di TNGGP, Pengingat Pentingnya Menjaga Hutan – SUKABUMI KINI

Senin, 2 November 2026

Camera Trap Abadikan Macan Tutul Jawa di TNGGP, Pengingat Pentingnya Menjaga Hutan

SUKABUMIKINI.COM, Sukabumi–Keberadaan Macan Tutul Jawa kembali terekam kamera jebak (camera trap) di kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP). Kemunculan satwa endemik Pulau Jawa yang berstatus dilindungi itu menjadi indikasi bahwa habitat alaminya di kawasan konservasi tersebut masih tetap terjaga.

Momen langka tersebut diunggah Balai Besar TNGGP melalui akun media sosial Instagram @bbtn_gn_gedeprangrango pada Selasa (28/7/2026). Dalam unggahan itu, terlihat seekor macan tutul jawa melintas santai di depan kamera jebak yang dipasang untuk memantau aktivitas satwa liar di dalam kawasan hutan.

Unggahan tersebut dikemas dengan gaya ringan melalui keterangan, “Camera trap: ‘Senyum dong, lagi direkam.’ Macan tutul jawa: ‘Maaf, saya bukan influencer. Saya cuma lewat.'” Disertai pula pantun yang mengajak masyarakat menjaga habitat satwa tersebut.

Balai Besar TNGGP menegaskan, keberadaan macan tutul jawa merupakan bagian penting dari keseimbangan ekosistem hutan. Sebagai predator puncak, satwa ini memiliki peran dalam menjaga populasi satwa mangsa sehingga rantai makanan tetap berlangsung secara alami.

Melalui unggahan itu, pengelola kawasan juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga kelestarian hutan sebagai rumah bagi berbagai satwa liar, termasuk macan tutul jawa. Ajakan tersebut dituangkan dalam pesan singkat, “Yuk, kita jaga terus rumahnya.”

Keberhasilan camera trap merekam aktivitas macan tutul jawa sekaligus menjadi pengingat bahwa kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango masih menjadi habitat penting bagi satwa langka tersebut. Upaya konservasi dan perlindungan kawasan dinilai menjadi kunci agar keberadaan macan tutul jawa tetap lestari di alam liar.

Berita Lainnya

Kategori Berita

Camera Trap Abadikan Macan Tutul Jawa di TNGGP, Pengingat Pentingnya Menjaga Hutan

SUKABUMIKINI.COM, Sukabumi–Keberadaan Macan Tutul Jawa kembali terekam kamera jebak (camera trap) di kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP). Kemunculan satwa endemik Pulau Jawa yang berstatus dilindungi itu menjadi indikasi bahwa habitat alaminya di kawasan konservasi tersebut masih tetap terjaga.

Momen langka tersebut diunggah Balai Besar TNGGP melalui akun media sosial Instagram @bbtn_gn_gedeprangrango pada Selasa (28/7/2026). Dalam unggahan itu, terlihat seekor macan tutul jawa melintas santai di depan kamera jebak yang dipasang untuk memantau aktivitas satwa liar di dalam kawasan hutan.

Unggahan tersebut dikemas dengan gaya ringan melalui keterangan, “Camera trap: ‘Senyum dong, lagi direkam.’ Macan tutul jawa: ‘Maaf, saya bukan influencer. Saya cuma lewat.'” Disertai pula pantun yang mengajak masyarakat menjaga habitat satwa tersebut.

Balai Besar TNGGP menegaskan, keberadaan macan tutul jawa merupakan bagian penting dari keseimbangan ekosistem hutan. Sebagai predator puncak, satwa ini memiliki peran dalam menjaga populasi satwa mangsa sehingga rantai makanan tetap berlangsung secara alami.

Melalui unggahan itu, pengelola kawasan juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga kelestarian hutan sebagai rumah bagi berbagai satwa liar, termasuk macan tutul jawa. Ajakan tersebut dituangkan dalam pesan singkat, “Yuk, kita jaga terus rumahnya.”

Keberhasilan camera trap merekam aktivitas macan tutul jawa sekaligus menjadi pengingat bahwa kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango masih menjadi habitat penting bagi satwa langka tersebut. Upaya konservasi dan perlindungan kawasan dinilai menjadi kunci agar keberadaan macan tutul jawa tetap lestari di alam liar.

Berita Lainnya

IMG 20261101 WA0047
Anggota DPRD Kota Sukabumi Abdul Kohar Serap Aspirasi Warga di Reses, dari Pemekaran RW hingga Nasib Guru Ngaji
IMG 20261101 WA0042
Kebakaran Lahan di Cikundul Sukabumi, Damkar dan BPBD Berhasil Padamkan Api dalam Satu Jam
Screenshot 20261101 123956 Gallery
Anggota DPRD Kota Sukabumi Ahmad Farid Soroti BPJS Nonaktif Saat Reses, Tegaskan Negara Harus Hadir untuk Kesehatan Warga
Screenshot 20261031 153036 Gallery
Museum Pegadaian Jadi Ruang Belajar Sejarah, Anak-anak Tipar Mengisi Waktu Senggang dengan Wisata Edukasi
Screenshot 20261031 122751 Google
Anggota DPRD Kota Sukabumi Danny Ramdhani Serap Aspirasi Warga di Reses, Data Desil dan Infrastruktur Jadi Sorotan

Kategori Berita

Scroll to Top
Scroll to Top