Camera Trap Abadikan Macan Tutul Jawa di TNGGP, Pengingat Pentingnya Menjaga Hutan – SUKABUMI KINI

Kamis, 30 Juli 2026

Camera Trap Abadikan Macan Tutul Jawa di TNGGP, Pengingat Pentingnya Menjaga Hutan

SUKABUMIKINI.COM, Sukabumi–Keberadaan Macan Tutul Jawa kembali terekam kamera jebak (camera trap) di kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP). Kemunculan satwa endemik Pulau Jawa yang berstatus dilindungi itu menjadi indikasi bahwa habitat alaminya di kawasan konservasi tersebut masih tetap terjaga.

Momen langka tersebut diunggah Balai Besar TNGGP melalui akun media sosial Instagram @bbtn_gn_gedeprangrango pada Selasa (28/7/2026). Dalam unggahan itu, terlihat seekor macan tutul jawa melintas santai di depan kamera jebak yang dipasang untuk memantau aktivitas satwa liar di dalam kawasan hutan.

Unggahan tersebut dikemas dengan gaya ringan melalui keterangan, “Camera trap: ‘Senyum dong, lagi direkam.’ Macan tutul jawa: ‘Maaf, saya bukan influencer. Saya cuma lewat.'” Disertai pula pantun yang mengajak masyarakat menjaga habitat satwa tersebut.

Balai Besar TNGGP menegaskan, keberadaan macan tutul jawa merupakan bagian penting dari keseimbangan ekosistem hutan. Sebagai predator puncak, satwa ini memiliki peran dalam menjaga populasi satwa mangsa sehingga rantai makanan tetap berlangsung secara alami.

Melalui unggahan itu, pengelola kawasan juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga kelestarian hutan sebagai rumah bagi berbagai satwa liar, termasuk macan tutul jawa. Ajakan tersebut dituangkan dalam pesan singkat, “Yuk, kita jaga terus rumahnya.”

Keberhasilan camera trap merekam aktivitas macan tutul jawa sekaligus menjadi pengingat bahwa kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango masih menjadi habitat penting bagi satwa langka tersebut. Upaya konservasi dan perlindungan kawasan dinilai menjadi kunci agar keberadaan macan tutul jawa tetap lestari di alam liar.

Berita Lainnya

Kategori Berita

Camera Trap Abadikan Macan Tutul Jawa di TNGGP, Pengingat Pentingnya Menjaga Hutan

SUKABUMIKINI.COM, Sukabumi–Keberadaan Macan Tutul Jawa kembali terekam kamera jebak (camera trap) di kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP). Kemunculan satwa endemik Pulau Jawa yang berstatus dilindungi itu menjadi indikasi bahwa habitat alaminya di kawasan konservasi tersebut masih tetap terjaga.

Momen langka tersebut diunggah Balai Besar TNGGP melalui akun media sosial Instagram @bbtn_gn_gedeprangrango pada Selasa (28/7/2026). Dalam unggahan itu, terlihat seekor macan tutul jawa melintas santai di depan kamera jebak yang dipasang untuk memantau aktivitas satwa liar di dalam kawasan hutan.

Unggahan tersebut dikemas dengan gaya ringan melalui keterangan, “Camera trap: ‘Senyum dong, lagi direkam.’ Macan tutul jawa: ‘Maaf, saya bukan influencer. Saya cuma lewat.'” Disertai pula pantun yang mengajak masyarakat menjaga habitat satwa tersebut.

Balai Besar TNGGP menegaskan, keberadaan macan tutul jawa merupakan bagian penting dari keseimbangan ekosistem hutan. Sebagai predator puncak, satwa ini memiliki peran dalam menjaga populasi satwa mangsa sehingga rantai makanan tetap berlangsung secara alami.

Melalui unggahan itu, pengelola kawasan juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga kelestarian hutan sebagai rumah bagi berbagai satwa liar, termasuk macan tutul jawa. Ajakan tersebut dituangkan dalam pesan singkat, “Yuk, kita jaga terus rumahnya.”

Keberhasilan camera trap merekam aktivitas macan tutul jawa sekaligus menjadi pengingat bahwa kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango masih menjadi habitat penting bagi satwa langka tersebut. Upaya konservasi dan perlindungan kawasan dinilai menjadi kunci agar keberadaan macan tutul jawa tetap lestari di alam liar.

Berita Lainnya

WhatsApp Image 2026 07 29 At 16.33
Bawaslu Kota Sukabumi Gandeng SLB Negeri 1, Perkuat Pendidikan Politik Inklusif bagi Penyandang Disabilitas
Screenshot 20260729 110539 Instagram
Camera Trap Abadikan Macan Tutul Jawa di TNGGP, Pengingat Pentingnya Menjaga Hutan
IMG 20260729 WA0008
Milad ke-51 MUI, Pemkot Sukabumi Perkuat Sinergi Ulama Jaga Kerukunan dan Toleransi
IMG 20260728 WA0017
Kebakaran Kasepuhan Adat Ciptamulya Sukabumi Rusakkan Bangunan Adat, Puluhan Leuit hingga Balai Pertemuan Hangus
FB IMG 1785221078558
Anggota DPRD Sukabumi Danny Ramdhani Dorong Pemkot Pertimbangkan Regrouping SD Negeri demi Tingkatkan Mutu Pendidikan

Kategori Berita

Scroll to Top
Scroll to Top