Datangi Pedagang di Pedestrian Jalan Ahmad Yani, Wakil Wali Kota Sukabumi Dorong Pedagang Peduli Sampah – SUKABUMI KINI

Jumat, 14 Agustus 2026

Datangi Pedagang di Pedestrian Jalan Ahmad Yani, Wakil Wali Kota Sukabumi Dorong Pedagang Peduli Sampah

SUKABUMIKINI.COM, Sukabumi–Pemkot Sukabumi terus memperkuat penataan kawasan perdagangan melalui pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal ini mengemuka saat Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana bersama jajaran perangkat daerah melakukan penyisiran dan penertiban terpadu di sepanjang Jalan Ahmad Yani, Minggu (2/8/2026) malam.

Kegiatan tersebut diikuti Kepala Dinas Lingkungan Hidup Yudi Sutriana, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan Een Rukmini, serta Kepala Dinas Perhubungan Iskandar. Peninjauan dilakukan untuk memastikan pelaksanaan pengelolaan sampah oleh para pelaku usaha berjalan sesuai standar yang telah disosialisasikan pemerintah.

Bobby menjelaskan, kegiatan itu merupakan tindak lanjut dari gerakan yang dimulai sejak akhir 2025. Saat itu, ia bersama Dinas Lingkungan Hidup mengajak para pemilik usaha menyediakan tempat sampah di depan toko sebagai langkah sederhana menjaga kebersihan kawasan perdagangan.

Hasilnya, menurut Bobby, mulai terlihat. Sebagian besar pedagang kini telah mematuhi standar operasional yang ditetapkan pemerintah.”Saya bersama Kadis DLH Pak Yudi, Kadishub Pak Iskandar, dan Kadis Kumindag Bu Een. Setelah dilakukan penyisiran, para pedagang ini rata-rata sudah mengikuti SOP. Mereka sudah menyediakan tempat sampah dan melakukan pemilahan sampah,” ujarnya.

Bobby menegaskan, penataan kawasan tidak hanya berfokus pada kebersihan lingkungan, tetapi juga membangun budaya baru dalam pengelolaan sampah. Karena itu, pendekatan yang dilakukan lebih mengedepankan edukasi dan komunikasi agar pelaku usaha memiliki kesadaran mengelola sampah sejak dari sumbernya.

Melalui program tersebut, para pedagang didorong memilah sampah organik dan anorganik secara mandiri. Sampah yang masih memiliki nilai ekonomi kemudian dapat disalurkan ke bank sampah maupun berbagai program ekonomi sirkular yang telah berkembang di Kota Sukabumi.

Langkah tersebut dinilai menjadi bagian penting dari strategi pengelolaan sampah dari hulu hingga hilir. Selain menjaga kawasan perdagangan tetap bersih, pemilahan sampah juga mampu mengurangi volume sampah yang diangkut ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Cikundul sekaligus meningkatkan pemanfaatan sampah anorganik sebagai sumber nilai ekonomi.

Dalam kesempatan itu, Bobby turut mengapresiasi kinerja Dinas Lingkungan Hidup, khususnya Tim Saber DLH yang dinilai responsif menangani persoalan persampahan di Kota Sukabumi.”Saya juga mengapresiasi Tim Saber DLH yang selalu sigap dalam merespons masalah persampahan di Kota Sukabumi ini,” katanya.

Berita Lainnya

Kategori Berita

Datangi Pedagang di Pedestrian Jalan Ahmad Yani, Wakil Wali Kota Sukabumi Dorong Pedagang Peduli Sampah

SUKABUMIKINI.COM, Sukabumi–Pemkot Sukabumi terus memperkuat penataan kawasan perdagangan melalui pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal ini mengemuka saat Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana bersama jajaran perangkat daerah melakukan penyisiran dan penertiban terpadu di sepanjang Jalan Ahmad Yani, Minggu (2/8/2026) malam.

Kegiatan tersebut diikuti Kepala Dinas Lingkungan Hidup Yudi Sutriana, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan Een Rukmini, serta Kepala Dinas Perhubungan Iskandar. Peninjauan dilakukan untuk memastikan pelaksanaan pengelolaan sampah oleh para pelaku usaha berjalan sesuai standar yang telah disosialisasikan pemerintah.

Bobby menjelaskan, kegiatan itu merupakan tindak lanjut dari gerakan yang dimulai sejak akhir 2025. Saat itu, ia bersama Dinas Lingkungan Hidup mengajak para pemilik usaha menyediakan tempat sampah di depan toko sebagai langkah sederhana menjaga kebersihan kawasan perdagangan.

Hasilnya, menurut Bobby, mulai terlihat. Sebagian besar pedagang kini telah mematuhi standar operasional yang ditetapkan pemerintah.”Saya bersama Kadis DLH Pak Yudi, Kadishub Pak Iskandar, dan Kadis Kumindag Bu Een. Setelah dilakukan penyisiran, para pedagang ini rata-rata sudah mengikuti SOP. Mereka sudah menyediakan tempat sampah dan melakukan pemilahan sampah,” ujarnya.

Bobby menegaskan, penataan kawasan tidak hanya berfokus pada kebersihan lingkungan, tetapi juga membangun budaya baru dalam pengelolaan sampah. Karena itu, pendekatan yang dilakukan lebih mengedepankan edukasi dan komunikasi agar pelaku usaha memiliki kesadaran mengelola sampah sejak dari sumbernya.

Melalui program tersebut, para pedagang didorong memilah sampah organik dan anorganik secara mandiri. Sampah yang masih memiliki nilai ekonomi kemudian dapat disalurkan ke bank sampah maupun berbagai program ekonomi sirkular yang telah berkembang di Kota Sukabumi.

Langkah tersebut dinilai menjadi bagian penting dari strategi pengelolaan sampah dari hulu hingga hilir. Selain menjaga kawasan perdagangan tetap bersih, pemilahan sampah juga mampu mengurangi volume sampah yang diangkut ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Cikundul sekaligus meningkatkan pemanfaatan sampah anorganik sebagai sumber nilai ekonomi.

Dalam kesempatan itu, Bobby turut mengapresiasi kinerja Dinas Lingkungan Hidup, khususnya Tim Saber DLH yang dinilai responsif menangani persoalan persampahan di Kota Sukabumi.”Saya juga mengapresiasi Tim Saber DLH yang selalu sigap dalam merespons masalah persampahan di Kota Sukabumi ini,” katanya.

Berita Lainnya

IMG 20260814 WA0020
Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi Rojab Asy'ari : DPRD tak Alergi Pinjaman, tapi Minta Kajian Kemampuan Bayar Utang Pemkot
IMG 20260814 WA0014
DPRD Kota Sukabumi Ikuti Pidato Kenegaraan Presiden, Penguatan Daerah Jadi Sorotan
Image1786508682
Vokasi ke Jepang Jadi Terobosan SMAN 5 Sukabumi Siapkan Lulusan ke Dunia Kerja Global
Screenshot 20260813 195501 Instagram
IGA 2026, Kota Sukabumi Kejar Inovasi Efisiensi hingga Tekan Stunting
IMG 20260813 WA0012
Pasca Dilantik, Pengurus Baznas Kota Sukabumi Bidik Potensi Zakat Rp 148 Miliar

Kategori Berita

Scroll to Top
Scroll to Top