Job Fair Sukabumi 2026 Hadirkan 20 Perusahaan, Dorong Solusi Nyata bagi Pencari Kerja – SUKABUMI KINI

Sabtu, 25 April 2026

Job Fair Sukabumi 2026 Hadirkan 20 Perusahaan, Dorong Solusi Nyata bagi Pencari Kerja

SUKABUMIKINI.COM, Sukabumi—Pemkot Sukabumi terus menggenjot upaya penyerapan tenaga kerja melalui kolaborasi lintas sektor. Salah satunya ditunjukkan dalam kegiatan Job Fair Sukabumi 2026 yang digelar di Politeknik Sukabumi, Sabtu (25/4/2026).

Kegiatan ini merupakan hasil sinergi antara Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Sukabumi, Politeknik Sukabumi, dan pihak swasta, PT Nusaraya. Dalam kegiatan tersebut hadir Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki dan Kepala Disnaker Kota Sukabumi Punjul Saepul Hayat.

Kepala Disnaker Kota Sukabumi Punjul Saepul Hayat mengatakan, job fair ini menjadi bagian dari langkah strategis pemerintah dalam menekan angka pengangguran yang masih relatif tinggi di Kota Sukabumi.

“Ini salah satu upaya yang kita lakukan secara kolaboratif dan sinergis, melibatkan dunia akademisi dan didukung sektor swasta. Ada 20 perusahaan, baik global maupun domestik, yang hadir membuka peluang kerja,” ujarnya.

Punjul menjelaskan, peluang yang ditawarkan tidak hanya untuk pekerjaan di dalam negeri, tetapi juga kesempatan kerja di luar negeri. Total terdapat sekitar 45 bidang pekerjaan yang tersedia, mulai dari sektor manufaktur, permesinan, konstruksi hingga otomotif.

Berdasarkan data sementara, jumlah pelamar yang mendaftar mencapai sekitar 1.600 orang. Namun, diperkirakan sekitar 800 pelamar yang benar-benar mengikuti proses seleksi secara langsung di lokasi karena satu orang melamar dua atau tiga lowongan.

Disnaker mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam menyukseskan kegiatan tersebut, termasuk aparatur wilayah seperti RT dan RW, serta peran media dalam menyebarluaskan informasi kepada masyarakat. “Kami menyadari angka pengangguran di Kota Sukabumi masih cukup tinggi. Ini menjadi dasar bagi kami untuk terus menghadirkan solusi konkret, salah satunya melalui kegiatan seperti ini,” katanya.

Kota Sukabumi terang Punjul, memiliki daya tarik tersendiri sebagai pusat aktivitas masyarakat, baik untuk bekerja, pendidikan, maupun sektor jasa dan perdagangan. Data tahun 2025 mencatat, angka migrasi masuk ke Kota Sukabumi mencapai sekitar 12.000 orang per tahun.

Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki mengatakan, pentingnya peran institusi pendidikan dalam mendukung penyaluran tenaga kerja, baik untuk kebutuhan domestik maupun pekerja migran.

Menurutnya, Politeknik Sukabumi diharapkan mampu membangun ekosistem bursa tenaga kerja yang berkelanjutan.

Pemkot Sukabumi pun lanjut Ayep, berencana menggelar bursa kerja secara rutin hingga empat kali dalam setahun, dengan agenda terdekat dijadwalkan pada Juni atau Juli 2026. “Ini bagian dari komitmen kami dengan tagline ‘Sukabumi untuk Indonesia’, membuka kesempatan seluas-luasnya bagi siapa pun untuk bekerja dan berkembang,” cetusnya.

Berita Lainnya

Kategori Berita

Job Fair Sukabumi 2026 Hadirkan 20 Perusahaan, Dorong Solusi Nyata bagi Pencari Kerja

SUKABUMIKINI.COM, Sukabumi—Pemkot Sukabumi terus menggenjot upaya penyerapan tenaga kerja melalui kolaborasi lintas sektor. Salah satunya ditunjukkan dalam kegiatan Job Fair Sukabumi 2026 yang digelar di Politeknik Sukabumi, Sabtu (25/4/2026).

Kegiatan ini merupakan hasil sinergi antara Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Sukabumi, Politeknik Sukabumi, dan pihak swasta, PT Nusaraya. Dalam kegiatan tersebut hadir Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki dan Kepala Disnaker Kota Sukabumi Punjul Saepul Hayat.

Kepala Disnaker Kota Sukabumi Punjul Saepul Hayat mengatakan, job fair ini menjadi bagian dari langkah strategis pemerintah dalam menekan angka pengangguran yang masih relatif tinggi di Kota Sukabumi.

“Ini salah satu upaya yang kita lakukan secara kolaboratif dan sinergis, melibatkan dunia akademisi dan didukung sektor swasta. Ada 20 perusahaan, baik global maupun domestik, yang hadir membuka peluang kerja,” ujarnya.

Punjul menjelaskan, peluang yang ditawarkan tidak hanya untuk pekerjaan di dalam negeri, tetapi juga kesempatan kerja di luar negeri. Total terdapat sekitar 45 bidang pekerjaan yang tersedia, mulai dari sektor manufaktur, permesinan, konstruksi hingga otomotif.

Berdasarkan data sementara, jumlah pelamar yang mendaftar mencapai sekitar 1.600 orang. Namun, diperkirakan sekitar 800 pelamar yang benar-benar mengikuti proses seleksi secara langsung di lokasi karena satu orang melamar dua atau tiga lowongan.

Disnaker mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam menyukseskan kegiatan tersebut, termasuk aparatur wilayah seperti RT dan RW, serta peran media dalam menyebarluaskan informasi kepada masyarakat. “Kami menyadari angka pengangguran di Kota Sukabumi masih cukup tinggi. Ini menjadi dasar bagi kami untuk terus menghadirkan solusi konkret, salah satunya melalui kegiatan seperti ini,” katanya.

Kota Sukabumi terang Punjul, memiliki daya tarik tersendiri sebagai pusat aktivitas masyarakat, baik untuk bekerja, pendidikan, maupun sektor jasa dan perdagangan. Data tahun 2025 mencatat, angka migrasi masuk ke Kota Sukabumi mencapai sekitar 12.000 orang per tahun.

Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki mengatakan, pentingnya peran institusi pendidikan dalam mendukung penyaluran tenaga kerja, baik untuk kebutuhan domestik maupun pekerja migran.

Menurutnya, Politeknik Sukabumi diharapkan mampu membangun ekosistem bursa tenaga kerja yang berkelanjutan.

Pemkot Sukabumi pun lanjut Ayep, berencana menggelar bursa kerja secara rutin hingga empat kali dalam setahun, dengan agenda terdekat dijadwalkan pada Juni atau Juli 2026. “Ini bagian dari komitmen kami dengan tagline ‘Sukabumi untuk Indonesia’, membuka kesempatan seluas-luasnya bagi siapa pun untuk bekerja dan berkembang,” cetusnya.

Berita Lainnya

Foto Uti 1
Ketika Muhasabah Menjadi Healing Terbaik bagi Muslimah
IMG 20260425 WA0013
Job Fair Sukabumi 2026 Hadirkan 20 Perusahaan, Dorong Solusi Nyata bagi Pencari Kerja
20260424 161948
Soal Dampak Konser di Stadion Suryakencana, Ini Respons Wakil Wali Kota Sukabumi
Screenshot 20260424 130346 Gallery
Soal Lapang Stadion Suryakencana Rusak, DPRD Kota Sukabumi akan Panggil Disporapar dan EO
Screenshot 20260424 063222 Gallery
Urgensi Perda Perlindungan Guru: Menjaga Pilar Pendidikan Kota Sukabumi

Kategori Berita

Scroll to Top
Scroll to Top