Saat Reses, Anggota DPRD Kota Sukabumi Danny Ramdhani Ajak Warga Perkuat Ketahanan Pangan dari Rumah – SUKABUMI KINI

Jumat, 10 Juli 2026

Saat Reses, Anggota DPRD Kota Sukabumi Danny Ramdhani Ajak Warga Perkuat Ketahanan Pangan dari Rumah

SUKABUMIKINI.COM, Sukabumi—Anggota DPRD Kota Sukabumi dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Danny Ramdhani menekankan pentingnya penguatan ketahanan pangan berbasis rumah tangga saat menggelar reses masa persidangan III tahun sidang 2025–2026 di Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, Ahad (24/5/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Danny menyerap berbagai aspirasi masyarakat sekaligus mendorong warga memanfaatkan pekarangan rumah untuk ditanami tanaman yang bermanfaat bagi kebutuhan sehari-hari. Menurut dia, gerakan menanam tanaman dapur dan tanaman obat keluarga perlu kembali dihidupkan di tengah masyarakat.

“PKS mendorong terwujudnya ketahanan pangan di rumah tangga, lingkungan warga, hingga Kota Sukabumi. Salah satunya melalui pekarangan hijau yang ditanami tanaman dapur maupun tanaman obat,” ujar Danny. Ia mengatakan, kebiasaan masyarakat menanam tanaman produktif mulai berkurang dan bergeser pada tanaman hias.

Padahal, keberadaan tanaman pangan di pekarangan dapat membantu memenuhi kebutuhan keluarga sekaligus mengurangi pengeluaran rumah tangga. Danny berharap program penghijauan pekarangan tersebut dapat menjadi gerakan bersama masyarakat. Selain memperkuat ketahanan pangan keluarga, langkah itu juga dinilai mampu menciptakan lingkungan yang lebih asri dan sehat.

“Selama ini kebiasaan menanam tanaman yang bermanfaat mulai hilang. Mudah-mudahan program ini bisa kembali membangun kesadaran masyarakat untuk memanfaatkan lahan yang ada,” katanya.

Selain mendorong pemanfaatan pekarangan, Danny juga mengajak masyarakat lebih peduli terhadap pengelolaan sampah rumah tangga. Warga didorong melakukan pemilahan sampah serta mengolah limbah organik menjadi kompos.

Menurut dia, pengolahan sampah berbasis masyarakat dapat menjadi solusi atas persoalan lingkungan yang kerap muncul di permukiman warga. Bahkan, pengelolaan sampah organik berpotensi memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat.

“Ke depan masyarakat bisa membuat kompos sendiri. Dua program ini mudah-mudahan bisa menjadi cuan bagi masyarakat sekaligus membantu mengatasi persoalan lingkungan,” jelasnya.

Berita Lainnya

Kategori Berita

Saat Reses, Anggota DPRD Kota Sukabumi Danny Ramdhani Ajak Warga Perkuat Ketahanan Pangan dari Rumah

SUKABUMIKINI.COM, Sukabumi—Anggota DPRD Kota Sukabumi dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Danny Ramdhani menekankan pentingnya penguatan ketahanan pangan berbasis rumah tangga saat menggelar reses masa persidangan III tahun sidang 2025–2026 di Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, Ahad (24/5/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Danny menyerap berbagai aspirasi masyarakat sekaligus mendorong warga memanfaatkan pekarangan rumah untuk ditanami tanaman yang bermanfaat bagi kebutuhan sehari-hari. Menurut dia, gerakan menanam tanaman dapur dan tanaman obat keluarga perlu kembali dihidupkan di tengah masyarakat.

“PKS mendorong terwujudnya ketahanan pangan di rumah tangga, lingkungan warga, hingga Kota Sukabumi. Salah satunya melalui pekarangan hijau yang ditanami tanaman dapur maupun tanaman obat,” ujar Danny. Ia mengatakan, kebiasaan masyarakat menanam tanaman produktif mulai berkurang dan bergeser pada tanaman hias.

Padahal, keberadaan tanaman pangan di pekarangan dapat membantu memenuhi kebutuhan keluarga sekaligus mengurangi pengeluaran rumah tangga. Danny berharap program penghijauan pekarangan tersebut dapat menjadi gerakan bersama masyarakat. Selain memperkuat ketahanan pangan keluarga, langkah itu juga dinilai mampu menciptakan lingkungan yang lebih asri dan sehat.

“Selama ini kebiasaan menanam tanaman yang bermanfaat mulai hilang. Mudah-mudahan program ini bisa kembali membangun kesadaran masyarakat untuk memanfaatkan lahan yang ada,” katanya.

Selain mendorong pemanfaatan pekarangan, Danny juga mengajak masyarakat lebih peduli terhadap pengelolaan sampah rumah tangga. Warga didorong melakukan pemilahan sampah serta mengolah limbah organik menjadi kompos.

Menurut dia, pengolahan sampah berbasis masyarakat dapat menjadi solusi atas persoalan lingkungan yang kerap muncul di permukiman warga. Bahkan, pengelolaan sampah organik berpotensi memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat.

“Ke depan masyarakat bisa membuat kompos sendiri. Dua program ini mudah-mudahan bisa menjadi cuan bagi masyarakat sekaligus membantu mengatasi persoalan lingkungan,” jelasnya.

Berita Lainnya

IMG 20260709 WA0024
Kota Sukabumi Tetapkan Status Siaga Bencana Kekeringan hingga September 2026
IMG 20260709 WA0015(1)
Universitas Madani Nusantara dan 110 PTKI Berkolaborasi dengan Peradi Profesional, Perkuat Pendidikan Hukum Berintegritas
Screenshot 20260708 203319 Instagram
Hingga Juli, Realisasi Belanja Kota Sukabumi Tertinggi di Jabar dan Realisasi Pendapatan Tembus Peringkat Dua
Screenshot 20260708 164946 Instagram
Kemarau Mulai Berdampak, BPBD Sukabumi Salurkan Air Bersih ke Dua Titik dan Petakan Wilayah Rawan Kekeringan
WhatsApp Image 2026 07 08 At 11.51
Program 12 PAS Kembali Menjangkau Warga, Pemkot Sukabumi Perkuat Gotong Royong Atasi Kemiskinan

Kategori Berita

Scroll to Top
Scroll to Top