Awal Juni 2026, Kenaikan Kedelai dan Bawang Putih Warnai Pergerakan Harga Pangan di Sukabumi – SUKABUMI KINI

Kamis, 22 Oktober 2026

Awal Juni 2026, Kenaikan Kedelai dan Bawang Putih Warnai Pergerakan Harga Pangan di Sukabumi

SUKABUMIKINI.COM, Sukabumi—Harga kacang kedelai impor di Kota Sukabumi mengalami kenaikan. Meski tidak terlalu signifikan, pergerakan harga komoditas yang menjadi bahan baku berbagai produk pangan itu menjadi salah satu sorotan dalam pemantauan harga bahan pokok dan penting yang dilakukan Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskumindag) Kota Sukabumi.

Berdasarkan hasil pemantauan melalui Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siaga Bapokting) di Pasar Pelita dan Pasar Tipar Gede, Senin (8/6/2026), harga kacang kedelai impor tercatat naik dari Rp10.800 per kilogram menjadi Rp10.950 per kilogram.

Petugas Pengawasan Barang Strategis Diskumindag Kota Sukabumi, Rifki, mengatakan kenaikan juga terjadi pada sejumlah komoditas lainnya. Harga bawang putih naik dari Rp35.000 menjadi Rp40.000 per kilogram.

Selain itu, wortel lokal mengalami kenaikan dari Rp10.000 menjadi Rp13.000 per kilogram. Sementara wortel Brastagi naik lebih tinggi, dari Rp12.000 menjadi Rp16.000 per kilogram.

Di sisi lain, beberapa komoditas justru mengalami penurunan harga. Cabai merah besar lokal turun dari Rp80.000 menjadi Rp70.000 per kilogram. Harga cabai merah besar TW juga turun dari Rp60.000 menjadi Rp55.000 per kilogram.

Penurunan turut terjadi pada daging ayam broiler yang bergerak dari Rp36.000 menjadi Rp35.000 per kilogram.

Menurut Rifki, sebagian besar komoditas bahan pokok lainnya masih terpantau stabil dan belum mengalami perubahan harga yang berarti. Kondisi tersebut menunjukkan pasokan kebutuhan pokok di pasar tradisional Kota Sukabumi masih relatif terkendali meskipun terdapat fluktuasi pada beberapa komoditas tertentu.

Diskumindag Kota Sukabumi terus melakukan pemantauan rutin guna memastikan ketersediaan barang kebutuhan pokok sekaligus mengantisipasi potensi gejolak harga yang dapat memengaruhi daya beli masyarakat. Kenaikan harga kedelai impor menjadi salah satu komoditas yang mendapat perhatian karena memiliki keterkaitan langsung dengan industri pangan berbasis kedelai yang banyak dikonsumsi masyarakat.

Berita Lainnya

Kategori Berita

Awal Juni 2026, Kenaikan Kedelai dan Bawang Putih Warnai Pergerakan Harga Pangan di Sukabumi

SUKABUMIKINI.COM, Sukabumi—Harga kacang kedelai impor di Kota Sukabumi mengalami kenaikan. Meski tidak terlalu signifikan, pergerakan harga komoditas yang menjadi bahan baku berbagai produk pangan itu menjadi salah satu sorotan dalam pemantauan harga bahan pokok dan penting yang dilakukan Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskumindag) Kota Sukabumi.

Berdasarkan hasil pemantauan melalui Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siaga Bapokting) di Pasar Pelita dan Pasar Tipar Gede, Senin (8/6/2026), harga kacang kedelai impor tercatat naik dari Rp10.800 per kilogram menjadi Rp10.950 per kilogram.

Petugas Pengawasan Barang Strategis Diskumindag Kota Sukabumi, Rifki, mengatakan kenaikan juga terjadi pada sejumlah komoditas lainnya. Harga bawang putih naik dari Rp35.000 menjadi Rp40.000 per kilogram.

Selain itu, wortel lokal mengalami kenaikan dari Rp10.000 menjadi Rp13.000 per kilogram. Sementara wortel Brastagi naik lebih tinggi, dari Rp12.000 menjadi Rp16.000 per kilogram.

Di sisi lain, beberapa komoditas justru mengalami penurunan harga. Cabai merah besar lokal turun dari Rp80.000 menjadi Rp70.000 per kilogram. Harga cabai merah besar TW juga turun dari Rp60.000 menjadi Rp55.000 per kilogram.

Penurunan turut terjadi pada daging ayam broiler yang bergerak dari Rp36.000 menjadi Rp35.000 per kilogram.

Menurut Rifki, sebagian besar komoditas bahan pokok lainnya masih terpantau stabil dan belum mengalami perubahan harga yang berarti. Kondisi tersebut menunjukkan pasokan kebutuhan pokok di pasar tradisional Kota Sukabumi masih relatif terkendali meskipun terdapat fluktuasi pada beberapa komoditas tertentu.

Diskumindag Kota Sukabumi terus melakukan pemantauan rutin guna memastikan ketersediaan barang kebutuhan pokok sekaligus mengantisipasi potensi gejolak harga yang dapat memengaruhi daya beli masyarakat. Kenaikan harga kedelai impor menjadi salah satu komoditas yang mendapat perhatian karena memiliki keterkaitan langsung dengan industri pangan berbasis kedelai yang banyak dikonsumsi masyarakat.

Berita Lainnya

Screenshot 20261022 190232 Gallery
Konsolidasi di Rumah Inspirasi Anggota DPR RI drh Slamet, DPD PKS Kota Sukabumi Perkuat Soliditas dan Pelayanan Publik
IMG 20261022 WA0018
Tahun Depan, Ketua DPRD Kota Sukabumi Dorong Hari Santri Lebih Semarak
Screenshot 20261022 113245 Gallery
Hari Santri 2026 di Kota Sukabumi, Momen Perkuat Peran Santri dalam Pembangunan
Screenshot 20261021 172006 Instagram
Tutup Kembali TPS Sampah, Ini Harapan Pemkot Sukabumi
Screenshot 20261021 141022 WhatsApp
Fraksi PKS DPRD Kota Sukabumi Ikuti Bimteknas PKS di Jakarta

Kategori Berita

Scroll to Top
Scroll to Top