Datangi Pedagang di Pedestrian Jalan Ahmad Yani, Wakil Wali Kota Sukabumi Dorong Pedagang Peduli Sampah – SUKABUMI KINI

Selasa, 4 Agustus 2026

Datangi Pedagang di Pedestrian Jalan Ahmad Yani, Wakil Wali Kota Sukabumi Dorong Pedagang Peduli Sampah

SUKABUMIKINI.COM, Sukabumi–Pemkot Sukabumi terus memperkuat penataan kawasan perdagangan melalui pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal ini mengemuka saat Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana bersama jajaran perangkat daerah melakukan penyisiran dan penertiban terpadu di sepanjang Jalan Ahmad Yani, Minggu (2/8/2026) malam.

Kegiatan tersebut diikuti Kepala Dinas Lingkungan Hidup Yudi Sutriana, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan Een Rukmini, serta Kepala Dinas Perhubungan Iskandar. Peninjauan dilakukan untuk memastikan pelaksanaan pengelolaan sampah oleh para pelaku usaha berjalan sesuai standar yang telah disosialisasikan pemerintah.

Bobby menjelaskan, kegiatan itu merupakan tindak lanjut dari gerakan yang dimulai sejak akhir 2025. Saat itu, ia bersama Dinas Lingkungan Hidup mengajak para pemilik usaha menyediakan tempat sampah di depan toko sebagai langkah sederhana menjaga kebersihan kawasan perdagangan.

Hasilnya, menurut Bobby, mulai terlihat. Sebagian besar pedagang kini telah mematuhi standar operasional yang ditetapkan pemerintah.”Saya bersama Kadis DLH Pak Yudi, Kadishub Pak Iskandar, dan Kadis Kumindag Bu Een. Setelah dilakukan penyisiran, para pedagang ini rata-rata sudah mengikuti SOP. Mereka sudah menyediakan tempat sampah dan melakukan pemilahan sampah,” ujarnya.

Bobby menegaskan, penataan kawasan tidak hanya berfokus pada kebersihan lingkungan, tetapi juga membangun budaya baru dalam pengelolaan sampah. Karena itu, pendekatan yang dilakukan lebih mengedepankan edukasi dan komunikasi agar pelaku usaha memiliki kesadaran mengelola sampah sejak dari sumbernya.

Melalui program tersebut, para pedagang didorong memilah sampah organik dan anorganik secara mandiri. Sampah yang masih memiliki nilai ekonomi kemudian dapat disalurkan ke bank sampah maupun berbagai program ekonomi sirkular yang telah berkembang di Kota Sukabumi.

Langkah tersebut dinilai menjadi bagian penting dari strategi pengelolaan sampah dari hulu hingga hilir. Selain menjaga kawasan perdagangan tetap bersih, pemilahan sampah juga mampu mengurangi volume sampah yang diangkut ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Cikundul sekaligus meningkatkan pemanfaatan sampah anorganik sebagai sumber nilai ekonomi.

Dalam kesempatan itu, Bobby turut mengapresiasi kinerja Dinas Lingkungan Hidup, khususnya Tim Saber DLH yang dinilai responsif menangani persoalan persampahan di Kota Sukabumi.”Saya juga mengapresiasi Tim Saber DLH yang selalu sigap dalam merespons masalah persampahan di Kota Sukabumi ini,” katanya.

Berita Lainnya

Kategori Berita

Datangi Pedagang di Pedestrian Jalan Ahmad Yani, Wakil Wali Kota Sukabumi Dorong Pedagang Peduli Sampah

SUKABUMIKINI.COM, Sukabumi–Pemkot Sukabumi terus memperkuat penataan kawasan perdagangan melalui pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal ini mengemuka saat Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana bersama jajaran perangkat daerah melakukan penyisiran dan penertiban terpadu di sepanjang Jalan Ahmad Yani, Minggu (2/8/2026) malam.

Kegiatan tersebut diikuti Kepala Dinas Lingkungan Hidup Yudi Sutriana, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan Een Rukmini, serta Kepala Dinas Perhubungan Iskandar. Peninjauan dilakukan untuk memastikan pelaksanaan pengelolaan sampah oleh para pelaku usaha berjalan sesuai standar yang telah disosialisasikan pemerintah.

Bobby menjelaskan, kegiatan itu merupakan tindak lanjut dari gerakan yang dimulai sejak akhir 2025. Saat itu, ia bersama Dinas Lingkungan Hidup mengajak para pemilik usaha menyediakan tempat sampah di depan toko sebagai langkah sederhana menjaga kebersihan kawasan perdagangan.

Hasilnya, menurut Bobby, mulai terlihat. Sebagian besar pedagang kini telah mematuhi standar operasional yang ditetapkan pemerintah.”Saya bersama Kadis DLH Pak Yudi, Kadishub Pak Iskandar, dan Kadis Kumindag Bu Een. Setelah dilakukan penyisiran, para pedagang ini rata-rata sudah mengikuti SOP. Mereka sudah menyediakan tempat sampah dan melakukan pemilahan sampah,” ujarnya.

Bobby menegaskan, penataan kawasan tidak hanya berfokus pada kebersihan lingkungan, tetapi juga membangun budaya baru dalam pengelolaan sampah. Karena itu, pendekatan yang dilakukan lebih mengedepankan edukasi dan komunikasi agar pelaku usaha memiliki kesadaran mengelola sampah sejak dari sumbernya.

Melalui program tersebut, para pedagang didorong memilah sampah organik dan anorganik secara mandiri. Sampah yang masih memiliki nilai ekonomi kemudian dapat disalurkan ke bank sampah maupun berbagai program ekonomi sirkular yang telah berkembang di Kota Sukabumi.

Langkah tersebut dinilai menjadi bagian penting dari strategi pengelolaan sampah dari hulu hingga hilir. Selain menjaga kawasan perdagangan tetap bersih, pemilahan sampah juga mampu mengurangi volume sampah yang diangkut ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Cikundul sekaligus meningkatkan pemanfaatan sampah anorganik sebagai sumber nilai ekonomi.

Dalam kesempatan itu, Bobby turut mengapresiasi kinerja Dinas Lingkungan Hidup, khususnya Tim Saber DLH yang dinilai responsif menangani persoalan persampahan di Kota Sukabumi.”Saya juga mengapresiasi Tim Saber DLH yang selalu sigap dalam merespons masalah persampahan di Kota Sukabumi ini,” katanya.

Berita Lainnya

Screenshot 20260803 191840 Instagram
Datangi Pedagang di Pedestrian Jalan Ahmad Yani, Wakil Wali Kota Sukabumi Dorong Pedagang Peduli Sampah
IMG 20260803 WA0010
Sukabumi Smart AI, Inovasi Digital untuk Mempercepat Kerja Pemerintah
IMG 20260803 WA0008
Delapan Anggota DPRD Fraksi PKS Kota Sukabumi Ikuti Bimtek, Perkuat Kapasitas demi Pelayanan kepada Rakyat
Screenshot 20260802 171614 Instagram
BPBD dan PMI Kota Sukabumi Salurkan 10.000 Liter Air Bersih ke 342 KK di Cikundul yang Terdampak Kekeringan
1001179133
Kapolres Cup The Rock Show Hidupkan Gairah Perkembangan Batu Akik di Sukabumi

Kategori Berita

Scroll to Top
Scroll to Top