Anak Kelompok Bermain di Sukabumi Dibekali Edukasi Mitigasi Bencana Sejak Dini – SUKABUMI KINI

Rabu, 4 November 2026

Anak Kelompok Bermain di Sukabumi Dibekali Edukasi Mitigasi Bencana Sejak Dini

SUKABUMIKINI.COM, Sukabumi–Yayasan Cahaya Fajar Abadi (CFA) berkolaborasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi menggencarkan sosialisasi mitigasi bencana kepada anak anak Kelompok Bermain (KB) Baitul Makmur Sukabumi, Rabu (5/8/2026). Langkah ini dalam mendorong kesiapsiagaan menghadapi bencana sejak dini.

Sosialisasi yang dibarengi dengan pembagian Iqro ini, dilakukan dengan metode bercerita menggunakan boneka tangan. Dalam momen itu a<span;>nak-anak sangat antusias bermain sambil belajar bersama karakter boneka tangan yang disampaikan pendongeng dari BPBD Kabupaten Sukabumi. Bahkan, mereka pun terlibat aktif di setiap materi yang disampaikan.

Ketua Yayasan CFA Fitri Dwiputri Ariyani mengatakan, kolaborasi yang dilakukan ini sebagai upaya untuk mengedukasi Anak-anak terkait berbagai hal tentang kebencanaan. Baik dari sisi jenis jenis bencana hingga pencegahannya. “Kami punya harapan, anak-anak ini bisa teredekuasi dan mengaplikasikan berbagi upaya pencegahan bencana sedini mungkin, seperti tidak membuang sampah sembarang agar jangan banjir atau asal menebang pohon, supaya tidak terjadi longsor,” ujarnya.

Fitri mengapresiasi BPBD yang memiliki metode edukasi menyenangkan untuk anak usia dini. Hal itupun sejalan dengan visi yayasan untuk terus menebar kebaikan dengan menebar kebermanfaatan.

“Alhamdulillah BPBD Kabupaten Sukabumi, memiliki metode yang luar biasa keren. Akhirnya kami bisa berkolaborasi hingga terlaksanakya kegiatan ini hari,” terang Fitri. Selain sosialisasi mitigasi bencana, yayasan pun tetap membagikan Iqro yang merupakan salah satu program unggulannya dan hal itu sebagai upaya untuk mengurangi buta aksara Alquran.

“Program kerja kami yang membagikan Iqro terus berjalan, namun dikombinasikan dan kolaborasikan dengan sosialisasi lainnya. Hal itu agar kehadiran dapat terus bermanfaat bagi masyarakat. Baik dalam jangka pendek ataupun panjang,” ungkap Fitri. Maka dari itu, kolaborasi semacam ini akan terus dilaksanakan. Baik dengan BPBD maupun unsur lainnya di kemudian hari.

“Insya Allah kami akan terus berkolaborasi untuk mengurangi buta aksara Alquran dan mengedukasi anak anak. Terima kasih juga kepada semua pihak yang telah terlibat dan membantu berbagai kegiatan kami,” bebernya.

Pemateri dari BPBD Kabupaten Sukabumi Buby Zulfikar Rachman mengatakan, metode sosialisasi dengan menggunakan boneka tangan merupakan salah satu hal yang diunggulkan. Terutama ketika sosialisasi yang menyasar anak-anak. “Metode menggunakan boneka tangan ini respon dari anak-anaknya luar biasa. Sehingga ini menjadi unggulan ketika audiensnya anak anak,” terangnya.

Kepala KB Baitul Makmur Hj Enih Sunarti menambahkan, kehadiran dari Yayasan CFA bersama BPBD Kabupaten Sukabumi menambahkan referensi ilmu bagi anak didiknya. Hal ini sejalan dengan kurikulum pembelajaran di sekolahnya. “Ini metode pembelajaran yang menyenangkan bagi anak-anak. Termasuk kebermanfaatan dari Iqro yang diberikan untuk anak anak mengenal huruf huruf Hijaiyah,” jelasnya.

Berita Lainnya

Kategori Berita

Anak Kelompok Bermain di Sukabumi Dibekali Edukasi Mitigasi Bencana Sejak Dini

SUKABUMIKINI.COM, Sukabumi–Yayasan Cahaya Fajar Abadi (CFA) berkolaborasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi menggencarkan sosialisasi mitigasi bencana kepada anak anak Kelompok Bermain (KB) Baitul Makmur Sukabumi, Rabu (5/8/2026). Langkah ini dalam mendorong kesiapsiagaan menghadapi bencana sejak dini.

Sosialisasi yang dibarengi dengan pembagian Iqro ini, dilakukan dengan metode bercerita menggunakan boneka tangan. Dalam momen itu a<span;>nak-anak sangat antusias bermain sambil belajar bersama karakter boneka tangan yang disampaikan pendongeng dari BPBD Kabupaten Sukabumi. Bahkan, mereka pun terlibat aktif di setiap materi yang disampaikan.

Ketua Yayasan CFA Fitri Dwiputri Ariyani mengatakan, kolaborasi yang dilakukan ini sebagai upaya untuk mengedukasi Anak-anak terkait berbagai hal tentang kebencanaan. Baik dari sisi jenis jenis bencana hingga pencegahannya. “Kami punya harapan, anak-anak ini bisa teredekuasi dan mengaplikasikan berbagi upaya pencegahan bencana sedini mungkin, seperti tidak membuang sampah sembarang agar jangan banjir atau asal menebang pohon, supaya tidak terjadi longsor,” ujarnya.

Fitri mengapresiasi BPBD yang memiliki metode edukasi menyenangkan untuk anak usia dini. Hal itupun sejalan dengan visi yayasan untuk terus menebar kebaikan dengan menebar kebermanfaatan.

“Alhamdulillah BPBD Kabupaten Sukabumi, memiliki metode yang luar biasa keren. Akhirnya kami bisa berkolaborasi hingga terlaksanakya kegiatan ini hari,” terang Fitri. Selain sosialisasi mitigasi bencana, yayasan pun tetap membagikan Iqro yang merupakan salah satu program unggulannya dan hal itu sebagai upaya untuk mengurangi buta aksara Alquran.

“Program kerja kami yang membagikan Iqro terus berjalan, namun dikombinasikan dan kolaborasikan dengan sosialisasi lainnya. Hal itu agar kehadiran dapat terus bermanfaat bagi masyarakat. Baik dalam jangka pendek ataupun panjang,” ungkap Fitri. Maka dari itu, kolaborasi semacam ini akan terus dilaksanakan. Baik dengan BPBD maupun unsur lainnya di kemudian hari.

“Insya Allah kami akan terus berkolaborasi untuk mengurangi buta aksara Alquran dan mengedukasi anak anak. Terima kasih juga kepada semua pihak yang telah terlibat dan membantu berbagai kegiatan kami,” bebernya.

Pemateri dari BPBD Kabupaten Sukabumi Buby Zulfikar Rachman mengatakan, metode sosialisasi dengan menggunakan boneka tangan merupakan salah satu hal yang diunggulkan. Terutama ketika sosialisasi yang menyasar anak-anak. “Metode menggunakan boneka tangan ini respon dari anak-anaknya luar biasa. Sehingga ini menjadi unggulan ketika audiensnya anak anak,” terangnya.

Kepala KB Baitul Makmur Hj Enih Sunarti menambahkan, kehadiran dari Yayasan CFA bersama BPBD Kabupaten Sukabumi menambahkan referensi ilmu bagi anak didiknya. Hal ini sejalan dengan kurikulum pembelajaran di sekolahnya. “Ini metode pembelajaran yang menyenangkan bagi anak-anak. Termasuk kebermanfaatan dari Iqro yang diberikan untuk anak anak mengenal huruf huruf Hijaiyah,” jelasnya.

Berita Lainnya

1001316131
Lagi, 30 Calon Pekerja Migran Sukabumi Diberangkatkan ke Luar Negeri
Screenshot 20261104 141648 Instagram
Pemkot Sukabumi Percepat Penerapan Sada Jabar, Data Pendidikan hingga Kemiskinan Jadi Prioritas
IMG 20261103 WA0012
Dinas PU Kabupaten Sukabumi Kebut Rehabilitasi Jembatan Cidage Nyalindung
IMG 20261102 WA0000
Anggota DPRD Kota Sukabumi Kang Dindin Serap Aspirasi Warga di Reses, dari Air Bersih hingga Nasib Petani
1001316318
Wali Kota Sukabumi Lantik 62 Pejabat Administrator hingga Fungsional, Birokrasi Dituntut Lebih Profesional

Kategori Berita

Scroll to Top
Scroll to Top