Pasca Lebaran, Harga Ayam dan Telur di Pasar Tradisional Kota Sukabumi Turun – SUKABUMI KINI

Jumat, 14 Agustus 2026

Pasca Lebaran, Harga Ayam dan Telur di Pasar Tradisional Kota Sukabumi Turun

SUKABUMIKINI.COM, Sukabumi— Harga sejumlah bahan pokok, khususnya daging ayam dan telur ayam, di pasar tradisional Kota Sukabumi mulai mengalami penurunan setelah Idulfitri 2026. Penurunan ini terpantau dalam program  di dua pasar utama, yakni Pasar Pelita dan Pasar Tipar Gede, pada Senin (6/4/2026).

Berdasarkan data Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskumindag) Kota Sukabumi, harga daging ayam broiler turun dari Rp 40.000 per kilogram menjadi Rp 38.000 per kilogram. Sementara itu, harga telur ayam broiler juga mengalami penurunan dari Rp 30.000 per kilogram menjadi Rp 29.000 per kilogram.

Petugas Pengawasan Barang Strategis Diskumindag Kota Sukabumi, Rifki, mengatakan penurunan harga tersebut merupakan hasil pemantauan langsung di lapangan. “Hasil pantauan harga bahan pokok di Pasar Pelita dan Pasar Tipar Gede menunjukkan adanya penurunan pada komoditas daging ayam broiler dan telur ayam,” ujarnya.

Di sisi lain, sejumlah komoditas lainnya terpantau masih stabil tanpa perubahan harga. Daging sapi masih berada di angka Rp 140.000 per kilogram. Kemudian, cabai merah besar atau TW dijual Rp 40.000 per kilogram, cabai hijau besar Rp 30.000 per kilogram, dan cabai merah lokal Rp 40.000 per kilogram.

Selain itu, harga cabai keriting merah tercatat Rp 30.000 per kilogram, cabai keriting hijau Rp 25.000 per kilogram, serta cabai rawit hijau japlak masih berada di kisaran Rp 50.000 per kilogram.

Rifki menambahkan, stabilitas harga komoditas lainnya menunjukkan pasokan dan permintaan masih relatif seimbang pascalebaran. Pemerintah daerah akan terus melakukan pemantauan guna menjaga kestabilan harga dan ketersediaan bahan pokok di pasaran.

Berita Lainnya

Kategori Berita

Pasca Lebaran, Harga Ayam dan Telur di Pasar Tradisional Kota Sukabumi Turun

SUKABUMIKINI.COM, Sukabumi— Harga sejumlah bahan pokok, khususnya daging ayam dan telur ayam, di pasar tradisional Kota Sukabumi mulai mengalami penurunan setelah Idulfitri 2026. Penurunan ini terpantau dalam program  di dua pasar utama, yakni Pasar Pelita dan Pasar Tipar Gede, pada Senin (6/4/2026).

Berdasarkan data Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskumindag) Kota Sukabumi, harga daging ayam broiler turun dari Rp 40.000 per kilogram menjadi Rp 38.000 per kilogram. Sementara itu, harga telur ayam broiler juga mengalami penurunan dari Rp 30.000 per kilogram menjadi Rp 29.000 per kilogram.

Petugas Pengawasan Barang Strategis Diskumindag Kota Sukabumi, Rifki, mengatakan penurunan harga tersebut merupakan hasil pemantauan langsung di lapangan. “Hasil pantauan harga bahan pokok di Pasar Pelita dan Pasar Tipar Gede menunjukkan adanya penurunan pada komoditas daging ayam broiler dan telur ayam,” ujarnya.

Di sisi lain, sejumlah komoditas lainnya terpantau masih stabil tanpa perubahan harga. Daging sapi masih berada di angka Rp 140.000 per kilogram. Kemudian, cabai merah besar atau TW dijual Rp 40.000 per kilogram, cabai hijau besar Rp 30.000 per kilogram, dan cabai merah lokal Rp 40.000 per kilogram.

Selain itu, harga cabai keriting merah tercatat Rp 30.000 per kilogram, cabai keriting hijau Rp 25.000 per kilogram, serta cabai rawit hijau japlak masih berada di kisaran Rp 50.000 per kilogram.

Rifki menambahkan, stabilitas harga komoditas lainnya menunjukkan pasokan dan permintaan masih relatif seimbang pascalebaran. Pemerintah daerah akan terus melakukan pemantauan guna menjaga kestabilan harga dan ketersediaan bahan pokok di pasaran.

Berita Lainnya

IMG 20260814 WA0039
DPRD Kota Sukabumi Sepakati KUA-PPAS 2027, Pembahasan Pinjaman Daerah masih Berproses
IMG 20260814 WA0025
Kota Sukabumi Raih Peringkat Empat Besar Smiling West Jawa Award Juli 2026
IMG 20260814 WA0020
Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi Rojab Asy'ari : DPRD tak Alergi Pinjaman, tapi Minta Kajian Kemampuan Bayar Utang Pemkot
IMG 20260814 WA0014
DPRD Kota Sukabumi Ikuti Pidato Kenegaraan Presiden, Penguatan Daerah Jadi Sorotan
Image1786508682
Vokasi ke Jepang Jadi Terobosan SMAN 5 Sukabumi Siapkan Lulusan ke Dunia Kerja Global

Kategori Berita

Scroll to Top
Scroll to Top