Sukabumi Buka Data Keuangan: PAD Naik, Belanja Terkendali – SUKABUMI KINI

Jumat, 9 Oktober 2026

Sukabumi Buka Data Keuangan: PAD Naik, Belanja Terkendali

SUKABUMIKINI.COM, Sukabumi—Pemkot Sukabumi melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) mempublikasikan posisi keuangan daerah sebagai bagian dari komitmen transparansi. Melalui konten resmi di Instagram yang tayang pada 9 April 2026, diumumkan bahwa saldo kas daerah per 31 Maret 2026 mencapai Rp47.930.921.482.

Kepala Bidang Akuntansi BPKPD Kota Sukabumi, Nurul Leila menjelaskan, total pendapatan daerah hingga Maret 2026 tercatat sebesar Rp308.005.470.053. Pendapatan tersebut bersumber dari dana transfer pemerintah pusat sebesar Rp184.999.758.749 serta Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp29.589.528.828.

Menurut Nurul, realisasi PAD menunjukkan tren positif. Hingga Maret 2026, PAD meningkat 11,72 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Kenaikan ini terutama ditopang oleh optimalisasi penerimaan dari sektor pajak dan retribusi daerah. Di sisi belanja, hingga 31 Maret 2026, realisasi belanja daerah mencapai Rp280.620.764.292.

Angka tersebut terdiri atas belanja pegawai sebesar Rp135.954.457.468, belanja barang dan jasa Rp127.889.301.906, belanja hibah Rp11.796.830.000, serta belanja modal Rp4.980.174.918.

Nurul menegaskan, publikasi posisi kas daerah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel. “Informasi ini menjadi cermin komitmen Pemerintah Kota Sukabumi dalam menghadirkan pengelolaan keuangan daerah yang terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Berita Lainnya

Kategori Berita

Sukabumi Buka Data Keuangan: PAD Naik, Belanja Terkendali

SUKABUMIKINI.COM, Sukabumi—Pemkot Sukabumi melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) mempublikasikan posisi keuangan daerah sebagai bagian dari komitmen transparansi. Melalui konten resmi di Instagram yang tayang pada 9 April 2026, diumumkan bahwa saldo kas daerah per 31 Maret 2026 mencapai Rp47.930.921.482.

Kepala Bidang Akuntansi BPKPD Kota Sukabumi, Nurul Leila menjelaskan, total pendapatan daerah hingga Maret 2026 tercatat sebesar Rp308.005.470.053. Pendapatan tersebut bersumber dari dana transfer pemerintah pusat sebesar Rp184.999.758.749 serta Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp29.589.528.828.

Menurut Nurul, realisasi PAD menunjukkan tren positif. Hingga Maret 2026, PAD meningkat 11,72 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Kenaikan ini terutama ditopang oleh optimalisasi penerimaan dari sektor pajak dan retribusi daerah. Di sisi belanja, hingga 31 Maret 2026, realisasi belanja daerah mencapai Rp280.620.764.292.

Angka tersebut terdiri atas belanja pegawai sebesar Rp135.954.457.468, belanja barang dan jasa Rp127.889.301.906, belanja hibah Rp11.796.830.000, serta belanja modal Rp4.980.174.918.

Nurul menegaskan, publikasi posisi kas daerah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel. “Informasi ini menjadi cermin komitmen Pemerintah Kota Sukabumi dalam menghadirkan pengelolaan keuangan daerah yang terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Berita Lainnya

1001279906
Ukur Kepuasan Warga, Pemkot Sukabumi Terapkan SKM Online Sepanjang 2026
VID 20261008 WA0000(1)
Maling Gondol Dispenser Masjid Almuhajirin Prana Sukabumi, Aksinya Terekam CCTV
1001278787
TPS Cipoho Ditutup, Pemkot Sukabumi Dorong Sampah Tak Lagi Berakhir di TPA Cikundul
IMG 20261007 WA0006
Terkait Putusan MK, Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi Rojab Asyari Turunkan Foto Gibran dari Ruang Kerja
IMG 20261007 WA0005
Di Agustus 2026, Kota Sukabumi Raih Peringkat Dua Program Integrasi Promosi Wisata SWJ Award

Kategori Berita

Scroll to Top
Scroll to Top