LPK Politeknik Sukabumi Dibuka, Wali Kota Sukabumi Dorong Warga Siap Kerja hingga Jepang – SUKABUMI KINI

Rabu, 16 September 2026

LPK Politeknik Sukabumi Dibuka, Wali Kota Sukabumi Dorong Warga Siap Kerja hingga Jepang

SUKABUMIKINI.COM, Sukabumi—Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Politeknik Sukabumi resmi dibuka pada Senin (24/8/2026). LPK tersebut hadir dengan program pelatihan bahasa dan keterampilan bagi calon pekerja migran Indonesia (PMI), dengan peluang penempatan kerja, khususnya ke Jepang.

Grand opening LPK Politeknik Sukabumi turut dihadiri Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki dan Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana. Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki mengatakan, keberadaan LPK Politeknik Sukabumi menjadi bagian dari upaya pemerintah menjawab persoalan pengangguran melalui peningkatan kompetensi dan keterampilan masyarakat.

Menurut Ayep, pelatihan yang disediakan LPK tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi masyarakat Kota Sukabumi. Peserta dari berbagai daerah juga dapat mengikuti program pelatihan sehingga akses untuk memperoleh keterampilan dan peluang kerja semakin terbuka.

“Program wali kota konsen terhadap menyelesaikan masalah pengangguran di Kota Sukabumi. Karena ini Politeknik lebih umum dan luas, bukan hanya Kota Sukabumi yang menerima, tetapi juga dari berbagai daerah,” ujar Ayep. Ia menilai peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan dan pelatihan keterampilan menjadi salah satu langkah penting dalam menekan angka pengangguran.

Kehadiran LPK, lanjut Ayep, diharapkan tidak  sekadar memberikan pelatihan, tetapi juga membantu peserta memperoleh sertifikasi dan akses menuju dunia kerja. Peluang tersebut mencakup pasar kerja di dalam negeri maupun kesempatan bekerja sebagai PMI di luar negeri.

LPK Politeknik Sukabumi juga menjalin kerja sama dengan perusahaan yang bergerak di bidang penempatan pekerja migran. Kerja sama itu diarahkan untuk membuka peluang bagi tenaga kerja terampil dari Sukabumi bekerja di berbagai negara, salah satunya Jepang.

Ayep berharap semakin banyak masyarakat yang memanfaatkan fasilitas pelatihan tersebut untuk meningkatkan kompetensi dan mempersiapkan diri menghadapi kebutuhan dunia kerja. Dengan keterampilan yang sesuai kebutuhan industri dan kemampuan bahasa, masyarakat dinilai memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan pekerjaan yang layak, termasuk di luar negeri.

Berita Lainnya

Kategori Berita

LPK Politeknik Sukabumi Dibuka, Wali Kota Sukabumi Dorong Warga Siap Kerja hingga Jepang

SUKABUMIKINI.COM, Sukabumi—Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Politeknik Sukabumi resmi dibuka pada Senin (24/8/2026). LPK tersebut hadir dengan program pelatihan bahasa dan keterampilan bagi calon pekerja migran Indonesia (PMI), dengan peluang penempatan kerja, khususnya ke Jepang.

Grand opening LPK Politeknik Sukabumi turut dihadiri Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki dan Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana. Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki mengatakan, keberadaan LPK Politeknik Sukabumi menjadi bagian dari upaya pemerintah menjawab persoalan pengangguran melalui peningkatan kompetensi dan keterampilan masyarakat.

Menurut Ayep, pelatihan yang disediakan LPK tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi masyarakat Kota Sukabumi. Peserta dari berbagai daerah juga dapat mengikuti program pelatihan sehingga akses untuk memperoleh keterampilan dan peluang kerja semakin terbuka.

“Program wali kota konsen terhadap menyelesaikan masalah pengangguran di Kota Sukabumi. Karena ini Politeknik lebih umum dan luas, bukan hanya Kota Sukabumi yang menerima, tetapi juga dari berbagai daerah,” ujar Ayep. Ia menilai peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan dan pelatihan keterampilan menjadi salah satu langkah penting dalam menekan angka pengangguran.

Kehadiran LPK, lanjut Ayep, diharapkan tidak  sekadar memberikan pelatihan, tetapi juga membantu peserta memperoleh sertifikasi dan akses menuju dunia kerja. Peluang tersebut mencakup pasar kerja di dalam negeri maupun kesempatan bekerja sebagai PMI di luar negeri.

LPK Politeknik Sukabumi juga menjalin kerja sama dengan perusahaan yang bergerak di bidang penempatan pekerja migran. Kerja sama itu diarahkan untuk membuka peluang bagi tenaga kerja terampil dari Sukabumi bekerja di berbagai negara, salah satunya Jepang.

Ayep berharap semakin banyak masyarakat yang memanfaatkan fasilitas pelatihan tersebut untuk meningkatkan kompetensi dan mempersiapkan diri menghadapi kebutuhan dunia kerja. Dengan keterampilan yang sesuai kebutuhan industri dan kemampuan bahasa, masyarakat dinilai memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan pekerjaan yang layak, termasuk di luar negeri.

Berita Lainnya

Screenshot 20260915 182219 Instagram
Pemkot Sukabumi Ambil Langkah Strategis Pembiayaan Jaminan Kesehatan, Siapkan Program Bankesda demi Perlindungan Warga Rentan
Screenshot 20260915 174458 WhatsApp
Hearing dengan Pemkot, BPS dan BPJS, Anggota DPRD Kota Sukabumi Danny Ramdhani Soroti Data Desil Penerima Bansos
IMG 20260914 WA0001
Ketua DPRD Kota Sukabumi Bersama Forkopimda Bertemu Kapolda Jabar, Ini yang Dibahas
FB IMG 1789379715112
PMI Sukabumi Perkuat Sistem Peringatan Dini Bencana Berbasis Data Iklim
IMG 20260914 WA0020
Harga Kedelai Impor di Sukabumi Naik, Kini Rp 11.200 per Kilogram

Kategori Berita

Scroll to Top
Scroll to Top