60 Paspor Jadi dalam Sepekan, Layanan Eazy Passport Sukabumi Permudah Jalan Calon PMI ke Luar Negeri – SUKABUMI KINI

Selasa, 28 Juli 2026

60 Paspor Jadi dalam Sepekan, Layanan Eazy Passport Sukabumi Permudah Jalan Calon PMI ke Luar Negeri

SUKABUMIKINI.COM, Sukabumi–Pemkot Sukabumi melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) menggandeng Kantor Imigrasi Sukabumi menghadirkan layanan Eazy Passport bagi calon Pekerja Migran Indonesia (PMI). Program ini terbukti mempercepat proses administrasi, dengan 60 paspor berhasil diterbitkan dalam waktu satu pekan.

Kegiatan yang digelar dalam rangka Hari Jadi ke-112 Kota Sukabumi tersebut dilaksanakan di Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Sukabumi, Jalan Merdeka, Kelurahan Cipanengah, Kecamatan Lembursitu, Selasa (7/4/2026). Melalui layanan Eazy Passport, pemohon tidak perlu datang langsung ke kantor imigrasi. Petugas imigrasi justru hadir di lokasi untuk memberikan pelayanan, sehingga proses menjadi lebih cepat, efisien, dan nyaman tanpa antre panjang.

Kepala Disnaker Kota Sukabumi, Punjul Saepul Hayat, menyampaikan program kolaborasi ini berjalan lancar dan memberikan dampak signifikan terhadap percepatan pengurusan dokumen bagi calon PMI. “Dari total 65 pengajuan, sebanyak 60 paspor telah berhasil diterbitkan hari ini. Satu orang dibatalkan karena terdeteksi sudah memiliki paspor sebelumnya, dan empat lainnya mengundurkan diri,” ujarnya, Selasa (14/4/2026).

Punjul menjelaskan, seluruh paspor yang telah selesai langsung didistribusikan melalui empat Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) untuk selanjutnya digunakan dalam tahapan keberangkatan. Ia menambahkan, program ini mampu memangkas waktu pembuatan paspor secara signifikan, yakni hanya dalam waktu satu minggu, dari Selasa ke Selasa.

Selain itu terang Punjul, layanan ini juga memberikan kenyamanan lebih karena peserta tidak bercampur dengan pemohon umum. “Setelah paspor selesai, tahapan berikutnya adalah pengurusan visa dan pembelian tiket. Dengan demikian, para peserta bisa segera diberangkatkan bekerja ke luar negeri,” katanya.

Ke depan, Disnaker bersama Kantor Imigrasi berencana melanjutkan program serupa secara berkala, termasuk pada bulan mendatang. Langkah ini diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi warga Sukabumi maupun luar daerah yang mengikuti pelatihan kerja di wilayah tersebut untuk segera mewujudkan peluang kerja di luar negeri.

Program Eazy Passport ini menjadi salah satu upaya konkret Pemkot Sukabumi dalam meningkatkan pelayanan publik sekaligus mendukung kesiapan tenaga kerja lokal bersaing di pasar global.

Berita Lainnya

Kategori Berita

60 Paspor Jadi dalam Sepekan, Layanan Eazy Passport Sukabumi Permudah Jalan Calon PMI ke Luar Negeri

SUKABUMIKINI.COM, Sukabumi–Pemkot Sukabumi melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) menggandeng Kantor Imigrasi Sukabumi menghadirkan layanan Eazy Passport bagi calon Pekerja Migran Indonesia (PMI). Program ini terbukti mempercepat proses administrasi, dengan 60 paspor berhasil diterbitkan dalam waktu satu pekan.

Kegiatan yang digelar dalam rangka Hari Jadi ke-112 Kota Sukabumi tersebut dilaksanakan di Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Sukabumi, Jalan Merdeka, Kelurahan Cipanengah, Kecamatan Lembursitu, Selasa (7/4/2026). Melalui layanan Eazy Passport, pemohon tidak perlu datang langsung ke kantor imigrasi. Petugas imigrasi justru hadir di lokasi untuk memberikan pelayanan, sehingga proses menjadi lebih cepat, efisien, dan nyaman tanpa antre panjang.

Kepala Disnaker Kota Sukabumi, Punjul Saepul Hayat, menyampaikan program kolaborasi ini berjalan lancar dan memberikan dampak signifikan terhadap percepatan pengurusan dokumen bagi calon PMI. “Dari total 65 pengajuan, sebanyak 60 paspor telah berhasil diterbitkan hari ini. Satu orang dibatalkan karena terdeteksi sudah memiliki paspor sebelumnya, dan empat lainnya mengundurkan diri,” ujarnya, Selasa (14/4/2026).

Punjul menjelaskan, seluruh paspor yang telah selesai langsung didistribusikan melalui empat Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) untuk selanjutnya digunakan dalam tahapan keberangkatan. Ia menambahkan, program ini mampu memangkas waktu pembuatan paspor secara signifikan, yakni hanya dalam waktu satu minggu, dari Selasa ke Selasa.

Selain itu terang Punjul, layanan ini juga memberikan kenyamanan lebih karena peserta tidak bercampur dengan pemohon umum. “Setelah paspor selesai, tahapan berikutnya adalah pengurusan visa dan pembelian tiket. Dengan demikian, para peserta bisa segera diberangkatkan bekerja ke luar negeri,” katanya.

Ke depan, Disnaker bersama Kantor Imigrasi berencana melanjutkan program serupa secara berkala, termasuk pada bulan mendatang. Langkah ini diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi warga Sukabumi maupun luar daerah yang mengikuti pelatihan kerja di wilayah tersebut untuk segera mewujudkan peluang kerja di luar negeri.

Program Eazy Passport ini menjadi salah satu upaya konkret Pemkot Sukabumi dalam meningkatkan pelayanan publik sekaligus mendukung kesiapan tenaga kerja lokal bersaing di pasar global.

Berita Lainnya

IMG 20260727 WA0013
Menteri P2MI Pastikan Negara Hadir, Jenazah PMI Asal Sukabumi yang Meninggal di Arab Saudi Akan Dipulangkan
IMG 20260727 WA0033
Update Penanganan Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya Sukabumi: 160 Jiwa Mengungsi, Mayoritas Tinggal di Rumah Sanak Saudara
IMG 20260727 WA0020
Wali Kota Sukabumi Jadikan Penempatan Pekerja Migran Strategi Tekan Pengangguran
IMG 20260727 WA0018
International Job Fair di Sukabumi Dibuka Menteri P2MI, Pekerja Migran Didorong Naik Kelas ke Sektor Formal Global
IMG 20260726 WA0039
Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya Sukabumi : 51 Unit Rumah Rusak Berat, 159 Warga Mengungsi dan Hanguskan 49 Leuit

Kategori Berita

Scroll to Top
Scroll to Top