CFD Spesial HUT ke-112 Kota Sukabumi Semarak dan Gerakkan Ekonomi Warga – SUKABUMI KINI

Selasa, 28 Juli 2026

CFD Spesial HUT ke-112 Kota Sukabumi Semarak dan Gerakkan Ekonomi Warga

SUKABUMIKINI.COM, Sukabumi–Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Sukabumi berlanjut melalui gelaran Car Free Day (CFD) edisi khusus yang berlangsung semarak di Jalan Ahmad Yani, Ahad (19/4/2026). Dalam kegiatan ini, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Sukabumi tampil sebagai motor utama penggerak, memastikan kelancaran lalu lintas, penataan kawasan, hingga koordinasi lintas instansi.

CFD edisi HUT ini diinisiasi Dishub dengan melibatkan sejumlah perangkat daerah, di antaranya Satpol PP dan Damkar, Diskumindag, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Disporapar, serta Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) serta Satlantas Polres Sukabumi Kota. Kolaborasi tersebut menghadirkan konsep CFD yang lebih luas dan terintegrasi dibandingkan pelaksanaan rutin.

Kepala Dishub Kota Sukabumi, Iskandar Ifhan, mengatakan CFD edisi HUT ke-112 dirancang berbeda, baik dari sisi durasi maupun ragam kegiatan. “Alhamdulillah hari ini Car Free Day edisi Hari Ulang Tahun Kota ke-112 kita laksanakan dengan dihadiri Wakil Wali Kota Sukabumi Bobb Maulana. Kegiatannya berbeda dengan Car Free Day yang biasa,” ujarnya yang didampingi Sekdis Hendry Iman Hermansyah.

Salah satu perubahan signifikan terlihat pada waktu operasional. Jika biasanya CFD berlangsung pukul 06.00 hingga 09.00 WIB, pada edisi khusus ini diperpanjang hingga pukul 11.00 WIB. Perpanjangan tersebut dilakukan atas aspirasi masyarakat dan tokoh lokal, yang ingin menikmati kegiatan lebih lama.

Di bawah koordinasi Dishub, pengaturan lalu lintas dan rekayasa jalan dilakukan untuk memastikan aktivitas warga tetap aman dan tertib selama kegiatan berlangsung. Penutupan ruas Jalan Ahmad Yani juga diimbangi dengan pengalihan arus yang terencana guna meminimalkan kemacetan di titik sekitar.

Tak hanya itu, Dishub melibatlan Diskumindag dan Satpop PP dalam penataan kawasan, termasuk relokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) ke titik-titik yang telah ditentukan seperti area Capitol, Gang Tekwat, dan kawasan perniagaan.

Penataan ini dilakukan agar aktivitas ekonomi tetap berjalan tanpa mengganggu kelancaran arus transportasi.CFD edisi HUT ke-112 turut menghadirkan 13 jenis layanan publik yang dapat diakses masyarakat di hari libur.

Layanan tersebut mencakup administrasi kependudukan dan perizinan usaha, layanan kesehatan gratis dari Dinas Kesehatan dan BPJS, hingga berbagai layanan konsultasi dari sejumlah perangkat daerah.

Selain itu, berbagai atraksi seni, budaya, dan olahraga digelar di tiga titik utama sejak pagi hingga menjelang siang. Mulai dari senam zumba, gerakan komunitas “Gurak”, penampilan “Sukabumi Menyanyi” dan “Sukabumi Menari”, hingga atraksi barongsai yang memeriahkan kegiatan.

Kehadiran komunitas seperti rollerblade, balancing bike, BMX, dan skateboard turut menambah semarak suasana, menjadikan CFD sebagai ruang interaksi publik yang inklusif.

Iskandar menegaskan, CFD bukan sekadar ruang bebas kendaraan, tetapi juga momentum untuk menggerakkan ekonomi masyarakat.

“Harapannya setiap event yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota dapat menggerakkan roda perekonomian untuk warga masyarakat dan pedagang-pedagang tentunya,” katanya.

Dengan koordinasi dan penataan ini CFD edisi HUT ke-112 Kota Sukabumi tidak hanya berlangsung meriah, tetapi juga tertib dan berdampak bagi masyarakat luas.

Berita Lainnya

Kategori Berita

CFD Spesial HUT ke-112 Kota Sukabumi Semarak dan Gerakkan Ekonomi Warga

SUKABUMIKINI.COM, Sukabumi–Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Sukabumi berlanjut melalui gelaran Car Free Day (CFD) edisi khusus yang berlangsung semarak di Jalan Ahmad Yani, Ahad (19/4/2026). Dalam kegiatan ini, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Sukabumi tampil sebagai motor utama penggerak, memastikan kelancaran lalu lintas, penataan kawasan, hingga koordinasi lintas instansi.

CFD edisi HUT ini diinisiasi Dishub dengan melibatkan sejumlah perangkat daerah, di antaranya Satpol PP dan Damkar, Diskumindag, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Disporapar, serta Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) serta Satlantas Polres Sukabumi Kota. Kolaborasi tersebut menghadirkan konsep CFD yang lebih luas dan terintegrasi dibandingkan pelaksanaan rutin.

Kepala Dishub Kota Sukabumi, Iskandar Ifhan, mengatakan CFD edisi HUT ke-112 dirancang berbeda, baik dari sisi durasi maupun ragam kegiatan. “Alhamdulillah hari ini Car Free Day edisi Hari Ulang Tahun Kota ke-112 kita laksanakan dengan dihadiri Wakil Wali Kota Sukabumi Bobb Maulana. Kegiatannya berbeda dengan Car Free Day yang biasa,” ujarnya yang didampingi Sekdis Hendry Iman Hermansyah.

Salah satu perubahan signifikan terlihat pada waktu operasional. Jika biasanya CFD berlangsung pukul 06.00 hingga 09.00 WIB, pada edisi khusus ini diperpanjang hingga pukul 11.00 WIB. Perpanjangan tersebut dilakukan atas aspirasi masyarakat dan tokoh lokal, yang ingin menikmati kegiatan lebih lama.

Di bawah koordinasi Dishub, pengaturan lalu lintas dan rekayasa jalan dilakukan untuk memastikan aktivitas warga tetap aman dan tertib selama kegiatan berlangsung. Penutupan ruas Jalan Ahmad Yani juga diimbangi dengan pengalihan arus yang terencana guna meminimalkan kemacetan di titik sekitar.

Tak hanya itu, Dishub melibatlan Diskumindag dan Satpop PP dalam penataan kawasan, termasuk relokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) ke titik-titik yang telah ditentukan seperti area Capitol, Gang Tekwat, dan kawasan perniagaan.

Penataan ini dilakukan agar aktivitas ekonomi tetap berjalan tanpa mengganggu kelancaran arus transportasi.CFD edisi HUT ke-112 turut menghadirkan 13 jenis layanan publik yang dapat diakses masyarakat di hari libur.

Layanan tersebut mencakup administrasi kependudukan dan perizinan usaha, layanan kesehatan gratis dari Dinas Kesehatan dan BPJS, hingga berbagai layanan konsultasi dari sejumlah perangkat daerah.

Selain itu, berbagai atraksi seni, budaya, dan olahraga digelar di tiga titik utama sejak pagi hingga menjelang siang. Mulai dari senam zumba, gerakan komunitas “Gurak”, penampilan “Sukabumi Menyanyi” dan “Sukabumi Menari”, hingga atraksi barongsai yang memeriahkan kegiatan.

Kehadiran komunitas seperti rollerblade, balancing bike, BMX, dan skateboard turut menambah semarak suasana, menjadikan CFD sebagai ruang interaksi publik yang inklusif.

Iskandar menegaskan, CFD bukan sekadar ruang bebas kendaraan, tetapi juga momentum untuk menggerakkan ekonomi masyarakat.

“Harapannya setiap event yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota dapat menggerakkan roda perekonomian untuk warga masyarakat dan pedagang-pedagang tentunya,” katanya.

Dengan koordinasi dan penataan ini CFD edisi HUT ke-112 Kota Sukabumi tidak hanya berlangsung meriah, tetapi juga tertib dan berdampak bagi masyarakat luas.

Berita Lainnya

IMG 20260727 WA0013
Menteri P2MI Pastikan Negara Hadir, Jenazah PMI Asal Sukabumi yang Meninggal di Arab Saudi Akan Dipulangkan
IMG 20260727 WA0033
Update Penanganan Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya Sukabumi: 160 Jiwa Mengungsi, Mayoritas Tinggal di Rumah Sanak Saudara
IMG 20260727 WA0020
Wali Kota Sukabumi Jadikan Penempatan Pekerja Migran Strategi Tekan Pengangguran
IMG 20260727 WA0018
International Job Fair di Sukabumi Dibuka Menteri P2MI, Pekerja Migran Didorong Naik Kelas ke Sektor Formal Global
IMG 20260726 WA0039
Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya Sukabumi : 51 Unit Rumah Rusak Berat, 159 Warga Mengungsi dan Hanguskan 49 Leuit

Kategori Berita

Scroll to Top
Scroll to Top