May Day di Destinasi Wisata Selabintana, Sukabumi Bangun Semangat Kolaborasi yang Kondusif – SUKABUMI KINI

Rabu, 21 Oktober 2026

May Day di Destinasi Wisata Selabintana, Sukabumi Bangun Semangat Kolaborasi yang Kondusif

SUKABUMIKINI.COM, Sukabumi—Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 tingkat Kota Sukabumi digelar dalam suasana kebersamaan di Taman Wisata Selabintana, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (2/5/2026). Kegiatan ini menjadi ruang temu antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah untuk memperkuat hubungan industrial yang harmonis.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Sukabumi, Punjul Saepul Hayat menerangkan May Day bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum strategis untuk mempererat sinergi seluruh elemen ketenagakerjaan. “Peringatan Hari Buruh Internasional merupakan momentum penting untuk memperkuat hubungan industrial yang harmonis antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah. Ini juga menjadi ajang refleksi sekaligus penguatan solidaritas demi mendorong peningkatan kesejahteraan tenaga kerja,” ujarnya.

Mengusung tema “Kolaborasi Bersama Mewujudkan Kemajuan Industri dan Kesejahteraan Pekerja” kata Punjul peringatan tahun ini dirancang berbeda dengan pendekatan yang lebih konstruktif. Pemkot Sukabumi bersama para pemangku kepentingan sepakat menghadirkan kegiatan yang positif dan produktif tanpa diwarnai aksi demonstrasi.

Sekitar 250 peserta hadir dalam kegiatan ini, terdiri dari perwakilan serikat pekerja atau buruh, kalangan pengusaha, serta unsur pemerintah daerah. Mereka terlibat dalam rangkaian kegiatan yang menekankan kebersamaan dan dialog.

Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana yang hadir dalam momen itu menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya peringatan May Day yang berlangsung kondusif dan penuh semangat kolaborasi. Ia berharap momentum ini mampu memperkuat sinergi antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah daerah.

“Semoga ini menjadi awal yang baik dalam mewujudkan pekerja yang kompeten, sekaligus memperkuat kebersamaan untuk meningkatkan kesejahteraan dan produktivitas nasional,” kata Bobby. Menurutnya, hubungan industrial yang harmonis, dinamis, dan berkeadilan menjadi kunci dalam menciptakan iklim ketenagakerjaan yang kondusif.

Kondisi tersebut diyakini akan berdampak langsung terhadap peningkatan investasi dan terbukanya lapangan kerja baru. Ia juga menekankan pentingnya membangun ekosistem dunia kerja yang fleksibel namun tetap berkeadilan, dengan indikator menurunnya angka perselisihan hubungan industrial serta meningkatnya kesejahteraan pekerja melalui jaminan sosial ketenagakerjaan.

Pemkot Sukabumi, lanjut Bobby terus berupaya memperbaiki iklim ketenagakerjaan guna mendorong investasi yang lebih positif. Upaya ini dilakukan melalui penguatan kolaborasi lintas sektor serta penciptaan hubungan kerja yang sehat dan produktif.

“Melalui peringatan May Day ini, mari kita bangun kolaborasi untuk mewujudkan kemajuan industri dan kesejahteraan pekerja yang berlandaskan keadilan dan profesionalisme,” ujar Bobby. Peringatan May Day 2026 di Sukabumi pun menjadi simbol komitmen bersama untuk menata hubungan industrial yang lebih seimbang tidak hanya berorientasi pada kepentingan ekonomi, tetapi juga pada kesejahteraan pekerja secara berkelanjutan.

Berita Lainnya

Kategori Berita

May Day di Destinasi Wisata Selabintana, Sukabumi Bangun Semangat Kolaborasi yang Kondusif

SUKABUMIKINI.COM, Sukabumi—Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 tingkat Kota Sukabumi digelar dalam suasana kebersamaan di Taman Wisata Selabintana, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (2/5/2026). Kegiatan ini menjadi ruang temu antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah untuk memperkuat hubungan industrial yang harmonis.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Sukabumi, Punjul Saepul Hayat menerangkan May Day bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum strategis untuk mempererat sinergi seluruh elemen ketenagakerjaan. “Peringatan Hari Buruh Internasional merupakan momentum penting untuk memperkuat hubungan industrial yang harmonis antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah. Ini juga menjadi ajang refleksi sekaligus penguatan solidaritas demi mendorong peningkatan kesejahteraan tenaga kerja,” ujarnya.

Mengusung tema “Kolaborasi Bersama Mewujudkan Kemajuan Industri dan Kesejahteraan Pekerja” kata Punjul peringatan tahun ini dirancang berbeda dengan pendekatan yang lebih konstruktif. Pemkot Sukabumi bersama para pemangku kepentingan sepakat menghadirkan kegiatan yang positif dan produktif tanpa diwarnai aksi demonstrasi.

Sekitar 250 peserta hadir dalam kegiatan ini, terdiri dari perwakilan serikat pekerja atau buruh, kalangan pengusaha, serta unsur pemerintah daerah. Mereka terlibat dalam rangkaian kegiatan yang menekankan kebersamaan dan dialog.

Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana yang hadir dalam momen itu menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya peringatan May Day yang berlangsung kondusif dan penuh semangat kolaborasi. Ia berharap momentum ini mampu memperkuat sinergi antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah daerah.

“Semoga ini menjadi awal yang baik dalam mewujudkan pekerja yang kompeten, sekaligus memperkuat kebersamaan untuk meningkatkan kesejahteraan dan produktivitas nasional,” kata Bobby. Menurutnya, hubungan industrial yang harmonis, dinamis, dan berkeadilan menjadi kunci dalam menciptakan iklim ketenagakerjaan yang kondusif.

Kondisi tersebut diyakini akan berdampak langsung terhadap peningkatan investasi dan terbukanya lapangan kerja baru. Ia juga menekankan pentingnya membangun ekosistem dunia kerja yang fleksibel namun tetap berkeadilan, dengan indikator menurunnya angka perselisihan hubungan industrial serta meningkatnya kesejahteraan pekerja melalui jaminan sosial ketenagakerjaan.

Pemkot Sukabumi, lanjut Bobby terus berupaya memperbaiki iklim ketenagakerjaan guna mendorong investasi yang lebih positif. Upaya ini dilakukan melalui penguatan kolaborasi lintas sektor serta penciptaan hubungan kerja yang sehat dan produktif.

“Melalui peringatan May Day ini, mari kita bangun kolaborasi untuk mewujudkan kemajuan industri dan kesejahteraan pekerja yang berlandaskan keadilan dan profesionalisme,” ujar Bobby. Peringatan May Day 2026 di Sukabumi pun menjadi simbol komitmen bersama untuk menata hubungan industrial yang lebih seimbang tidak hanya berorientasi pada kepentingan ekonomi, tetapi juga pada kesejahteraan pekerja secara berkelanjutan.

Berita Lainnya

Screenshot 20261021 172006 Instagram
Tutup Kembali TPS Sampah, Ini Harapan Pemkot Sukabumi
Screenshot 20261021 141022 WhatsApp
Fraksi PKS DPRD Kota Sukabumi Ikuti Bimteknas PKS di Jakarta
IMG 20261021 WA0009
JNS Fest 2026 Sukabumi Pecah! Ngonten hingga Nyanyi Live Makin Lancar Berkat Indosat 5G
IMG 20261020 WA0021
PMI Kota Bandung Tingkatkan Standar Pertolongan Pertama Lewat Sertifikasi Kompetensi BNSP
Screenshot 20261020 172114 Instagram
Waspada Penularan TBC, Puskesmas Tipar Sukabumi Telusuri 100 Kontak Erat

Kategori Berita

Scroll to Top
Scroll to Top