Sukabumi Tancap Gas Jadi Desa Devisa Jahe Gajah, Program LPEI Resmi Dimulai – SUKABUMI KINI

Rabu, 21 Oktober 2026

Sukabumi Tancap Gas Jadi Desa Devisa Jahe Gajah, Program LPEI Resmi Dimulai

SUKABUMIKINI.COM, Sukabumi- Upaya mendorong komoditas lokal menembus pasar global terus diperkuat. Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia bersama Kementerian Keuangan Republik Indonesia resmi memulai program pendampingan Desa Devisa berbasis jahe gajah di Kabupaten Sukabumi. Kegiatan kick off digelar pada Kamis, 30 April, di Desa Pawenang, Kecamatan Nagrak.

Program ini menjadi langkah awal pembentukan Desa Devisa dengan fokus pada komoditas jahe gajah, melibatkan petani dari berbagai wilayah di Sukabumi. Dalam pelaksanaannya, program turut menggandeng Koperasi Agro Sukabumi Sejahtera sebagai mitra pendamping di lapangan guna memastikan proses pembinaan berjalan berkelanjutan dan terarah.

Kepala Divisi Jasa Konsultasi Indonesia Eximbank, Maria Sidabutar, menyampaikan bahwa jahe gajah memiliki potensi besar di pasar global. Namun demikian, untuk dapat menembus pasar ekspor, dibutuhkan kolaborasi yang kuat antara petani, koperasi, serta berbagai pemangku kepentingan.

“Potensi jahe gajah sangat besar, tetapi perlu didukung dengan peningkatan kualitas, standar produksi, serta kesiapan rantai pasok agar mampu bersaing di pasar internasional,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Koperasi Agro Sukabumi Sejahtera, Rizal, menilai program ini sebagai peluang strategis dalam mengembangkan sektor pertanian daerah. Menurutnya, komoditas pertanian Sukabumi memiliki daya saing tinggi jika dikelola secara profesional dan didukung dengan pendampingan yang konsisten.

“Dengan program ini, kami optimistis potensi petani bisa lebih maksimal, sekaligus membuka akses pasar yang lebih luas, termasuk ekspor,” ungkapnya.

Melalui inisiatif Desa Devisa ini, diharapkan para petani tidak hanya mampu meningkatkan kualitas produksi, tetapi juga memperoleh kepastian pasar dan nilai tambah ekonomi. Ke depan, program ini ditargetkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat posisi Sukabumi sebagai salah satu sentra unggulan jahe gajah di Indonesia.

Berita Lainnya

Kategori Berita

Sukabumi Tancap Gas Jadi Desa Devisa Jahe Gajah, Program LPEI Resmi Dimulai

SUKABUMIKINI.COM, Sukabumi- Upaya mendorong komoditas lokal menembus pasar global terus diperkuat. Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia bersama Kementerian Keuangan Republik Indonesia resmi memulai program pendampingan Desa Devisa berbasis jahe gajah di Kabupaten Sukabumi. Kegiatan kick off digelar pada Kamis, 30 April, di Desa Pawenang, Kecamatan Nagrak.

Program ini menjadi langkah awal pembentukan Desa Devisa dengan fokus pada komoditas jahe gajah, melibatkan petani dari berbagai wilayah di Sukabumi. Dalam pelaksanaannya, program turut menggandeng Koperasi Agro Sukabumi Sejahtera sebagai mitra pendamping di lapangan guna memastikan proses pembinaan berjalan berkelanjutan dan terarah.

Kepala Divisi Jasa Konsultasi Indonesia Eximbank, Maria Sidabutar, menyampaikan bahwa jahe gajah memiliki potensi besar di pasar global. Namun demikian, untuk dapat menembus pasar ekspor, dibutuhkan kolaborasi yang kuat antara petani, koperasi, serta berbagai pemangku kepentingan.

“Potensi jahe gajah sangat besar, tetapi perlu didukung dengan peningkatan kualitas, standar produksi, serta kesiapan rantai pasok agar mampu bersaing di pasar internasional,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Koperasi Agro Sukabumi Sejahtera, Rizal, menilai program ini sebagai peluang strategis dalam mengembangkan sektor pertanian daerah. Menurutnya, komoditas pertanian Sukabumi memiliki daya saing tinggi jika dikelola secara profesional dan didukung dengan pendampingan yang konsisten.

“Dengan program ini, kami optimistis potensi petani bisa lebih maksimal, sekaligus membuka akses pasar yang lebih luas, termasuk ekspor,” ungkapnya.

Melalui inisiatif Desa Devisa ini, diharapkan para petani tidak hanya mampu meningkatkan kualitas produksi, tetapi juga memperoleh kepastian pasar dan nilai tambah ekonomi. Ke depan, program ini ditargetkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat posisi Sukabumi sebagai salah satu sentra unggulan jahe gajah di Indonesia.

Berita Lainnya

IMG 20261020 WA0021
PMI Kota Bandung Tingkatkan Standar Pertolongan Pertama Lewat Sertifikasi Kompetensi BNSP
Screenshot 20261020 172114 Instagram
Waspada Penularan TBC, Puskesmas Tipar Sukabumi Telusuri 100 Kontak Erat
Screenshot 20261020 140327 Gallery
Baru 4.000 dari Target 9.300 Orang, Tracing TBC di Sukabumi Terus Diperluas
IMG 20261019 WA0008
Perkuat Kompetensi Relawan, PMI Kota Sukabumi Gelar Uji Sertifikasi BNSP Pertolongan Pertama
Screenshot 20261019 113609 Instagram
Atasi Pengangguran, 44 Warga Sukabumi Siap Menembus Pasar Kerja Jepang hingga Turki

Kategori Berita

Scroll to Top
Scroll to Top