Sukabumi Tancap Gas Jadi Desa Devisa Jahe Gajah, Program LPEI Resmi Dimulai – SUKABUMI KINI

Rabu, 16 September 2026

Sukabumi Tancap Gas Jadi Desa Devisa Jahe Gajah, Program LPEI Resmi Dimulai

SUKABUMIKINI.COM, Sukabumi- Upaya mendorong komoditas lokal menembus pasar global terus diperkuat. Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia bersama Kementerian Keuangan Republik Indonesia resmi memulai program pendampingan Desa Devisa berbasis jahe gajah di Kabupaten Sukabumi. Kegiatan kick off digelar pada Kamis, 30 April, di Desa Pawenang, Kecamatan Nagrak.

Program ini menjadi langkah awal pembentukan Desa Devisa dengan fokus pada komoditas jahe gajah, melibatkan petani dari berbagai wilayah di Sukabumi. Dalam pelaksanaannya, program turut menggandeng Koperasi Agro Sukabumi Sejahtera sebagai mitra pendamping di lapangan guna memastikan proses pembinaan berjalan berkelanjutan dan terarah.

Kepala Divisi Jasa Konsultasi Indonesia Eximbank, Maria Sidabutar, menyampaikan bahwa jahe gajah memiliki potensi besar di pasar global. Namun demikian, untuk dapat menembus pasar ekspor, dibutuhkan kolaborasi yang kuat antara petani, koperasi, serta berbagai pemangku kepentingan.

“Potensi jahe gajah sangat besar, tetapi perlu didukung dengan peningkatan kualitas, standar produksi, serta kesiapan rantai pasok agar mampu bersaing di pasar internasional,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Koperasi Agro Sukabumi Sejahtera, Rizal, menilai program ini sebagai peluang strategis dalam mengembangkan sektor pertanian daerah. Menurutnya, komoditas pertanian Sukabumi memiliki daya saing tinggi jika dikelola secara profesional dan didukung dengan pendampingan yang konsisten.

“Dengan program ini, kami optimistis potensi petani bisa lebih maksimal, sekaligus membuka akses pasar yang lebih luas, termasuk ekspor,” ungkapnya.

Melalui inisiatif Desa Devisa ini, diharapkan para petani tidak hanya mampu meningkatkan kualitas produksi, tetapi juga memperoleh kepastian pasar dan nilai tambah ekonomi. Ke depan, program ini ditargetkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat posisi Sukabumi sebagai salah satu sentra unggulan jahe gajah di Indonesia.

Berita Lainnya

Kategori Berita

Sukabumi Tancap Gas Jadi Desa Devisa Jahe Gajah, Program LPEI Resmi Dimulai

SUKABUMIKINI.COM, Sukabumi- Upaya mendorong komoditas lokal menembus pasar global terus diperkuat. Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia bersama Kementerian Keuangan Republik Indonesia resmi memulai program pendampingan Desa Devisa berbasis jahe gajah di Kabupaten Sukabumi. Kegiatan kick off digelar pada Kamis, 30 April, di Desa Pawenang, Kecamatan Nagrak.

Program ini menjadi langkah awal pembentukan Desa Devisa dengan fokus pada komoditas jahe gajah, melibatkan petani dari berbagai wilayah di Sukabumi. Dalam pelaksanaannya, program turut menggandeng Koperasi Agro Sukabumi Sejahtera sebagai mitra pendamping di lapangan guna memastikan proses pembinaan berjalan berkelanjutan dan terarah.

Kepala Divisi Jasa Konsultasi Indonesia Eximbank, Maria Sidabutar, menyampaikan bahwa jahe gajah memiliki potensi besar di pasar global. Namun demikian, untuk dapat menembus pasar ekspor, dibutuhkan kolaborasi yang kuat antara petani, koperasi, serta berbagai pemangku kepentingan.

“Potensi jahe gajah sangat besar, tetapi perlu didukung dengan peningkatan kualitas, standar produksi, serta kesiapan rantai pasok agar mampu bersaing di pasar internasional,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Koperasi Agro Sukabumi Sejahtera, Rizal, menilai program ini sebagai peluang strategis dalam mengembangkan sektor pertanian daerah. Menurutnya, komoditas pertanian Sukabumi memiliki daya saing tinggi jika dikelola secara profesional dan didukung dengan pendampingan yang konsisten.

“Dengan program ini, kami optimistis potensi petani bisa lebih maksimal, sekaligus membuka akses pasar yang lebih luas, termasuk ekspor,” ungkapnya.

Melalui inisiatif Desa Devisa ini, diharapkan para petani tidak hanya mampu meningkatkan kualitas produksi, tetapi juga memperoleh kepastian pasar dan nilai tambah ekonomi. Ke depan, program ini ditargetkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat posisi Sukabumi sebagai salah satu sentra unggulan jahe gajah di Indonesia.

Berita Lainnya

Screenshot 20260915 182219 Instagram
Pemkot Sukabumi Ambil Langkah Strategis Pembiayaan Jaminan Kesehatan, Siapkan Program Bankesda demi Perlindungan Warga Rentan
Screenshot 20260915 174458 WhatsApp
Hearing dengan Pemkot, BPS dan BPJS, Anggota DPRD Kota Sukabumi Danny Ramdhani Soroti Data Desil Penerima Bansos
IMG 20260914 WA0001
Ketua DPRD Kota Sukabumi Bersama Forkopimda Bertemu Kapolda Jabar, Ini yang Dibahas
FB IMG 1789379715112
PMI Sukabumi Perkuat Sistem Peringatan Dini Bencana Berbasis Data Iklim
IMG 20260914 WA0020
Harga Kedelai Impor di Sukabumi Naik, Kini Rp 11.200 per Kilogram

Kategori Berita

Scroll to Top
Scroll to Top