Angin Kencang Landa Sukabumi, BPBD : 3 Pohon Tumbang, 1 Tembok Roboh dan 11 Rumah Rusak – SUKABUMI KINI

Rabu, 16 September 2026

Angin Kencang Landa Sukabumi, BPBD : 3 Pohon Tumbang, 1 Tembok Roboh dan 11 Rumah Rusak

SUKABUMIKINI.COM, Sukabumi–Cuaca ekstrem disertai angin kencang melanda sejumlah wilayah di Kota Sukabumi, Jumat (15/5/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. Dampaknya, tiga pohon tumbang, satu tembok roboh, serta 11 rumah mengalami kerusakan akibat terpaan angin.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi, Yoseph Sabaruddin mengatakan, kejadian tersebar di Kecamatan Warudoyong, Baros, hingga Citamiang. “Petugas menerima laporan dari sejumlah wilayah terdampak dan langsung melakukan asesmen serta penanganan di lokasi,” ujar Yoseph.

BPBD mencatat tiga kejadian pohon tumbang di Kecamatan Warudoyong. Pohon jenis jabon di Jalan Stadion Suryakencana roboh dan menutup akses jalan. Selain itu, pohon ketapang di Jalan Stadion serta pohon mangga di Jalan Pabuaran juga tumbang akibat kuatnya hembusan angin.

Sementara itu, tembok milik Perum Amaranta di Jalan Taman Bahagia Gang Sawah, Kelurahan Benteng, roboh dengan panjang sekitar 12 meter dan tinggi 2,5 meter hingga menutup akses jalan warga.

Kerusakan cukup parah terjadi di Jalan Taman Bahagia, Kelurahan Benteng. Sebuah gudang dekorasi pernikahan ambruk dengan luas terdampak sekitar 14 x 7 meter dan menimpa empat rumah warga milik Dede Mulyana, Emar Marsinah, Deni, dan Nanang.

Selain itu, tujuh rumah lainnya mengalami kerusakan akibat atap terbawa angin maupun rusak diterjang cuaca ekstrem. Rumah milik Api dilaporkan atapnya terbawa angin, sedangkan rumah Hasanah mengalami kerusakan cukup berat dengan luas terdampak sekitar 6 x 7 meter dan untuk sementara tidak dapat dihuni.

Kerusakan atap juga dialami rumah milik Imas Masitoh, Dedi Kusnandi, Guruh Digantara, Hanafi, Wawan Darmawan, serta Ibin di sejumlah titik wilayah Warudoyong, Baros, dan Citamiang.

BPBD Kota Sukabumi bersama Damkar, PLN, aparat wilayah, TNI, Polri, relawan kebencanaan, dan masyarakat setempat bergerak cepat melakukan penanganan dan pembersihan material bencana.

“Situasi penanganan di lapangan saat ini sudah clear dan akses jalan yang sempat tertutup sudah kembali dapat dilalui,” kata Yoseph. Hingga kini, BPBD masih melakukan pendataan dan penghitungan tafsiran kerugian akibat bencana cuaca ekstrem tersebut.

Berita Lainnya

Kategori Berita

Angin Kencang Landa Sukabumi, BPBD : 3 Pohon Tumbang, 1 Tembok Roboh dan 11 Rumah Rusak

SUKABUMIKINI.COM, Sukabumi–Cuaca ekstrem disertai angin kencang melanda sejumlah wilayah di Kota Sukabumi, Jumat (15/5/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. Dampaknya, tiga pohon tumbang, satu tembok roboh, serta 11 rumah mengalami kerusakan akibat terpaan angin.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi, Yoseph Sabaruddin mengatakan, kejadian tersebar di Kecamatan Warudoyong, Baros, hingga Citamiang. “Petugas menerima laporan dari sejumlah wilayah terdampak dan langsung melakukan asesmen serta penanganan di lokasi,” ujar Yoseph.

BPBD mencatat tiga kejadian pohon tumbang di Kecamatan Warudoyong. Pohon jenis jabon di Jalan Stadion Suryakencana roboh dan menutup akses jalan. Selain itu, pohon ketapang di Jalan Stadion serta pohon mangga di Jalan Pabuaran juga tumbang akibat kuatnya hembusan angin.

Sementara itu, tembok milik Perum Amaranta di Jalan Taman Bahagia Gang Sawah, Kelurahan Benteng, roboh dengan panjang sekitar 12 meter dan tinggi 2,5 meter hingga menutup akses jalan warga.

Kerusakan cukup parah terjadi di Jalan Taman Bahagia, Kelurahan Benteng. Sebuah gudang dekorasi pernikahan ambruk dengan luas terdampak sekitar 14 x 7 meter dan menimpa empat rumah warga milik Dede Mulyana, Emar Marsinah, Deni, dan Nanang.

Selain itu, tujuh rumah lainnya mengalami kerusakan akibat atap terbawa angin maupun rusak diterjang cuaca ekstrem. Rumah milik Api dilaporkan atapnya terbawa angin, sedangkan rumah Hasanah mengalami kerusakan cukup berat dengan luas terdampak sekitar 6 x 7 meter dan untuk sementara tidak dapat dihuni.

Kerusakan atap juga dialami rumah milik Imas Masitoh, Dedi Kusnandi, Guruh Digantara, Hanafi, Wawan Darmawan, serta Ibin di sejumlah titik wilayah Warudoyong, Baros, dan Citamiang.

BPBD Kota Sukabumi bersama Damkar, PLN, aparat wilayah, TNI, Polri, relawan kebencanaan, dan masyarakat setempat bergerak cepat melakukan penanganan dan pembersihan material bencana.

“Situasi penanganan di lapangan saat ini sudah clear dan akses jalan yang sempat tertutup sudah kembali dapat dilalui,” kata Yoseph. Hingga kini, BPBD masih melakukan pendataan dan penghitungan tafsiran kerugian akibat bencana cuaca ekstrem tersebut.

Berita Lainnya

Screenshot 20260915 182219 Instagram
Pemkot Sukabumi Ambil Langkah Strategis Pembiayaan Jaminan Kesehatan, Siapkan Program Bankesda demi Perlindungan Warga Rentan
Screenshot 20260915 174458 WhatsApp
Hearing dengan Pemkot, BPS dan BPJS, Anggota DPRD Kota Sukabumi Danny Ramdhani Soroti Data Desil Penerima Bansos
IMG 20260914 WA0001
Ketua DPRD Kota Sukabumi Bersama Forkopimda Bertemu Kapolda Jabar, Ini yang Dibahas
FB IMG 1789379715112
PMI Sukabumi Perkuat Sistem Peringatan Dini Bencana Berbasis Data Iklim
IMG 20260914 WA0020
Harga Kedelai Impor di Sukabumi Naik, Kini Rp 11.200 per Kilogram

Kategori Berita

Scroll to Top
Scroll to Top