KPID Jabar dan Diskominfo Sukabumi Perkuat Etika Penyiaran saat Liputan Bencana – SUKABUMI KINI

Kamis, 18 Juni 2026

KPID Jabar dan Diskominfo Sukabumi Perkuat Etika Penyiaran saat Liputan Bencana

SUKABUMIKINI.COM, Sukabumi–Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Jawa Barat menggencarkan penguatan kapasitas lembaga penyiaran melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) PATALI atau Pengawasan Semesta yang Lestari dan Independen bertema “Etika di Tengah Krisis: Penguatan Regulasi Penyiaran dalam Liputan Bencana”. Kegiatan tersebut digelar di Oproom Sekretariat Daerah Kota Sukabumi, Kamis (21/5/2026).

Momen itu dihadiri Ketua KPID Jawa Barat Adiyana Slamet, perwakilan Diskominfo Jawa Barat, Kepala Diskominfo Kota Sukabumi Endah Aruni, akademisi, pengamat media, praktisi penyiaran, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Ketua KPID Jawa Barat Adiyana Slamet mengatakan, bimtek tersebut menjadi forum strategis untuk meningkatkan pemahaman lembaga penyiaran mengenai implementasi Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS), khususnya dalam peliputan bencana yang profesional dan bertanggung jawab.

Menurut Adiyana, KPID memiliki peran penting memastikan seluruh lembaga penyiaran di Jawa Barat menjalankan kegiatan penyiaran sesuai koridor etika, hukum, dan kepentingan publik. Karena itu, penguatan kapasitas insan penyiaran dinilai menjadi kebutuhan penting di tengah derasnya arus informasi saat ini.

“Melalui kegiatan ini kami ingin memperkuat kompetensi sekaligus membangun komitmen bersama antara regulator, lembaga penyiaran, akademisi, dan seluruh pemangku kepentingan agar peliputan bencana dilakukan secara akurat, etis, dan bertanggung jawab,” ujar Adiyana. Ia menambahkan, implementasi P3SPS secara konsisten sangat diperlukan agar ekosistem penyiaran di Jawa Barat tetap sehat, profesional, dan berpihak pada kepentingan masyarakat luas.

Kepala Diskominfo Kota Sukabumi Endah Aruni menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas penyiaran yang sehat dan profesional.

Menurut Endah, perkembangan teknologi informasi dan media penyiaran saat ini memiliki pengaruh besar dalam membentuk opini publik serta penyampaian informasi kepada masyarakat.

Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dan KPID harus terus diperkuat. “Kami berharap kolaborasi ini terus berjalan sehingga pelayanan informasi publik kepada masyarakat dapat semakin berkualitas, akurat, dan bertanggung jawab,” kata Endah. Arif

Berita Lainnya

Kategori Berita

KPID Jabar dan Diskominfo Sukabumi Perkuat Etika Penyiaran saat Liputan Bencana

SUKABUMIKINI.COM, Sukabumi–Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Jawa Barat menggencarkan penguatan kapasitas lembaga penyiaran melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) PATALI atau Pengawasan Semesta yang Lestari dan Independen bertema “Etika di Tengah Krisis: Penguatan Regulasi Penyiaran dalam Liputan Bencana”. Kegiatan tersebut digelar di Oproom Sekretariat Daerah Kota Sukabumi, Kamis (21/5/2026).

Momen itu dihadiri Ketua KPID Jawa Barat Adiyana Slamet, perwakilan Diskominfo Jawa Barat, Kepala Diskominfo Kota Sukabumi Endah Aruni, akademisi, pengamat media, praktisi penyiaran, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Ketua KPID Jawa Barat Adiyana Slamet mengatakan, bimtek tersebut menjadi forum strategis untuk meningkatkan pemahaman lembaga penyiaran mengenai implementasi Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS), khususnya dalam peliputan bencana yang profesional dan bertanggung jawab.

Menurut Adiyana, KPID memiliki peran penting memastikan seluruh lembaga penyiaran di Jawa Barat menjalankan kegiatan penyiaran sesuai koridor etika, hukum, dan kepentingan publik. Karena itu, penguatan kapasitas insan penyiaran dinilai menjadi kebutuhan penting di tengah derasnya arus informasi saat ini.

“Melalui kegiatan ini kami ingin memperkuat kompetensi sekaligus membangun komitmen bersama antara regulator, lembaga penyiaran, akademisi, dan seluruh pemangku kepentingan agar peliputan bencana dilakukan secara akurat, etis, dan bertanggung jawab,” ujar Adiyana. Ia menambahkan, implementasi P3SPS secara konsisten sangat diperlukan agar ekosistem penyiaran di Jawa Barat tetap sehat, profesional, dan berpihak pada kepentingan masyarakat luas.

Kepala Diskominfo Kota Sukabumi Endah Aruni menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas penyiaran yang sehat dan profesional.

Menurut Endah, perkembangan teknologi informasi dan media penyiaran saat ini memiliki pengaruh besar dalam membentuk opini publik serta penyampaian informasi kepada masyarakat.

Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dan KPID harus terus diperkuat. “Kami berharap kolaborasi ini terus berjalan sehingga pelayanan informasi publik kepada masyarakat dapat semakin berkualitas, akurat, dan bertanggung jawab,” kata Endah. Arif

Berita Lainnya

WhatsApp Image 2026 06 17 At 15.49
Sukabumi Gandeng KPK Perkuat Pengawasan APBD 2026
IMG 20260617 WA0022
Setelah PMI, PDAM dan BPBD Kota Sukabumi Terjun Bantu Kesulitan Air Bersih di SLB Budi Nurani
1001119424
Makhraj Yaqdan Nabihan Harumkan Nama Sukabumi, Raih Juara II Festival Musik Internasional di Rumania
IMG 20260617 WA0005
Alhamdulillah, Jemaah Haji Asal Kota Sukabumi Tiba di Tanah Air
IMG 20260617 WA0002
Kota Sukabumi Raih Realisasi Belanja Tertinggi, dan Masuk 20 Besar Realisasi Pendapatan Se Indonesia

Kategori Berita

Scroll to Top
Scroll to Top