SUKABUMIKINI.COM, Sukabumi–Komitmen memperkuat tata kelola data daerah terus diperkuat Pemerintah Kota Sukabumi bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Sukabumi. Melalui Rapat Persiapan Pembinaan Statistik Sektoral (PSS) Tahun 2026 yang digelar di Ruang Rapat BPS Kota Sukabumi, Selasa (26/5/2026), kedua institusi menegaskan arah baru pembangunan data daerah yang lebih berkualitas, terintegrasi, dan berdampak nyata bagi kebijakan publik.
Kegiatan strategis tersebut dihadiri oleh unsur Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A), serta Tim Pembina Penyelenggaraan Statistik Sektoral Kota Sukabumi.
Kepala Subbagian Umum BPS Kota Sukabumi, Wisnu Eka Saputra mengatakan, apresiasi atas soliditas dan komitmen seluruh tim pembina statistik sektoral di Kota Sukabumi. Menurutnya, sinergi lintas perangkat daerah menjadi fondasi penting dalam membangun ekosistem data yang mampu mendukung arah pembangunan secara tepat sasaran.
“Kolaborasi dan konsistensi seluruh pihak menjadi kunci untuk menghadirkan statistik sektoral yang tidak hanya administratif, tetapi benar-benar mampu menjawab kebutuhan pembangunan daerah,” ujar Wisnu. Rapat koordinasi ini sekaligus menjadi momentum reposisi paradigma pengelolaan data daerah.
Pembinaan statistik sektoral ke depan tidak lagi semata-mata berorientasi pada pencapaian indeks atau pemenuhan dokumen publikasi berkala, melainkan difokuskan pada penguatan kualitas data riil di lapangan.
Melalui pendekatan tersebut, setiap perangkat daerah didorong lebih aktif menggali kebutuhan data secara spesifik dan terukur, yang kemudian ditindaklanjuti melalui skema Kompilasi Kegiatan Data guna memperkuat basis data statistik daerah maupun nasional.
Dalam pembahasan tersebut juga ditegaskan pentingnya revitalisasi tata kelola data di tingkat daerah agar tetap selaras dengan standar nasional. Sekaligus mampu menjawab tantangan pembangunan berbasis data yang semakin kompleks pada tahun anggaran 2026.
Berdasarkan pemetaan target, volume arus data yang harus dikawal bersama tercatat cukup besar. Sebanyak 568 data menjadi target aliran dari Satuan Pembina Data, sementara target aliran data menuju BPS tingkat kabupaten/kota mencapai 54 target data. Untuk memastikan seluruh target berjalan optimal, BPS mulai mematangkan sistem pelaporan dan mekanisme monitoring secara lebih ketat dan terintegrasi.
Statistisi Ahli Muda Diskominfo Kota Sukabumi Akhmad Zulkarnain menerangkan, keterlibatan aktif seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menjadi faktor penentu keberhasilan Pembinaan Statistik Sektoral. Statistik sektoral diharapkan tidak lagi dipandang sebagai beban administratif, melainkan sebagai instrumen strategis dalam menghadirkan kebijakan publik yang berbasis data (*data-driven policy*).
Melalui rapat persiapan ini, Pemkot Sukabumi bersama BPS menegaskan komitmen membangun gerakan kolaboratif lintas sektor. Demi mewujudkan ekosistem Satu Data yang mutakhir, akurat, terintegrasi, dan berintegritas tinggi sebagai pondasi pembangunan daerah yang adaptif dan berkelanjutan.
