Tim SAR Gabungan Temukan Bocah Diduga Terseret Arus Sungai Cicatih di Sukabumi – SUKABUMI KINI

Sabtu, 4 Juli 2026

Tim SAR Gabungan Temukan Bocah Diduga Terseret Arus Sungai Cicatih di Sukabumi

SUKABUMIKINI.COM, Sukabumi–Tim SAR Gabungan yang terdiri dari personel Basarnas bersama unsur potensi SAR berhasil menemukan seorang anak yang diduga terseret arus di Kali Cicatih, Kampung Babakan Gobang RT 01 RW 05, Desa Cibunarjaya, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi, pada Sabtu (4/7/2026). Korban diketahui bernama Fadlan Alparizi (5 tahun).

Sebelumnya korban dilaporkan hilang pada Jumat (3/4/2026) sekitar pukul 11.45 WIB setelah bermain bersama teman-temannya di sebuah mushola yang berada tidak jauh dari bantaran Kali Cicatih. Berdasarkan keterangan dua orang teman korban, Fadlan terlihat berlari ke arah belakang mushola yang berbatasan langsung dengan aliran sungai.

Sejak saat itu korban tidak terlihat lagi dan tidak kunjung pulang ke rumah. Warga bersama keluarga sempat melakukan pencarian, namun korban belum berhasil ditemukan hingga akhirnya kejadian tersebut dilaporkan kepada Basarnas.

Menerima laporan tersebut, personel Pos SAR Sukabumi bersama potensi SAR langsung melaksanakan operasi pencarian. Pencarian dilakukan dengan membagi menjadi tiga area, diantaranya adalah tim pertama melakukan penyisiran menggunakan Aqua Eye pada radius 100 meter dari lokasi kejadian, tim kedua melaksanakan penyisiran darat sejauh 2 kilometer di sepanjang bantaran sungai, dan tim ketiga melakukan pencarian dari udara menggunakan drone dengan cakupan sekitar 300 meter.

Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari mengatakan, seluruh unsur SAR bekerja secara terpadu untuk memaksimalkan proses pencarian. “Pencarian dilakukan dengan membagi beberapa SRU menggunakan metode penyisiran darat, pemantauan udara menggunakan drone, serta deteksi bawah permukaan air menggunakan Aqua Eye agar proses pencarian dapat dilakukan secara optimal,” ujarnya.

Pada Sabtu pukul 13.32 WIB, Tim SAR Gabungan memperoleh informasi dari seorang pemancing yang melihat sesosok tubuh di aliran sungai. Tim kemudian menuju lokasi dan berhasil menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia sekitar 500 meter dari lokasi kejadian dengan posisi terlungkup. Korban selanjutnya dievakuasi menuju rumah duka untuk diserahkan kepada pihak

Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur, yaitu Pos SAR Sukabumi, Polsek Nagrak, Polsek Parungkuda, Koramil Nagrak, Tagana, Pramuka Peduli Kabupaten Sukabumi, Damkar Parungkuda, IEA Sukabumi, CIC, Satpol PP Ciambar, Pemerintah Desa Ciambar, Parungkuda Quick Response, Relawan PKS, ASB, Gema Keadilan Kota Sukabumi, serta masyarakat setempat.

Berita Lainnya

Kategori Berita

Tim SAR Gabungan Temukan Bocah Diduga Terseret Arus Sungai Cicatih di Sukabumi

SUKABUMIKINI.COM, Sukabumi–Tim SAR Gabungan yang terdiri dari personel Basarnas bersama unsur potensi SAR berhasil menemukan seorang anak yang diduga terseret arus di Kali Cicatih, Kampung Babakan Gobang RT 01 RW 05, Desa Cibunarjaya, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi, pada Sabtu (4/7/2026). Korban diketahui bernama Fadlan Alparizi (5 tahun).

Sebelumnya korban dilaporkan hilang pada Jumat (3/4/2026) sekitar pukul 11.45 WIB setelah bermain bersama teman-temannya di sebuah mushola yang berada tidak jauh dari bantaran Kali Cicatih. Berdasarkan keterangan dua orang teman korban, Fadlan terlihat berlari ke arah belakang mushola yang berbatasan langsung dengan aliran sungai.

Sejak saat itu korban tidak terlihat lagi dan tidak kunjung pulang ke rumah. Warga bersama keluarga sempat melakukan pencarian, namun korban belum berhasil ditemukan hingga akhirnya kejadian tersebut dilaporkan kepada Basarnas.

Menerima laporan tersebut, personel Pos SAR Sukabumi bersama potensi SAR langsung melaksanakan operasi pencarian. Pencarian dilakukan dengan membagi menjadi tiga area, diantaranya adalah tim pertama melakukan penyisiran menggunakan Aqua Eye pada radius 100 meter dari lokasi kejadian, tim kedua melaksanakan penyisiran darat sejauh 2 kilometer di sepanjang bantaran sungai, dan tim ketiga melakukan pencarian dari udara menggunakan drone dengan cakupan sekitar 300 meter.

Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari mengatakan, seluruh unsur SAR bekerja secara terpadu untuk memaksimalkan proses pencarian. “Pencarian dilakukan dengan membagi beberapa SRU menggunakan metode penyisiran darat, pemantauan udara menggunakan drone, serta deteksi bawah permukaan air menggunakan Aqua Eye agar proses pencarian dapat dilakukan secara optimal,” ujarnya.

Pada Sabtu pukul 13.32 WIB, Tim SAR Gabungan memperoleh informasi dari seorang pemancing yang melihat sesosok tubuh di aliran sungai. Tim kemudian menuju lokasi dan berhasil menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia sekitar 500 meter dari lokasi kejadian dengan posisi terlungkup. Korban selanjutnya dievakuasi menuju rumah duka untuk diserahkan kepada pihak

Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur, yaitu Pos SAR Sukabumi, Polsek Nagrak, Polsek Parungkuda, Koramil Nagrak, Tagana, Pramuka Peduli Kabupaten Sukabumi, Damkar Parungkuda, IEA Sukabumi, CIC, Satpol PP Ciambar, Pemerintah Desa Ciambar, Parungkuda Quick Response, Relawan PKS, ASB, Gema Keadilan Kota Sukabumi, serta masyarakat setempat.

Berita Lainnya

IMG 20260704 WA0019
Tim SAR Gabungan Temukan Bocah Diduga Terseret Arus Sungai Cicatih di Sukabumi
IMG 20260704 WA0018
Saat Jejak Masa Lalu Sukabumi Kembali Menyapa Lewat Soekaboemi Tempo Doeloe
WhatsApp Image 2026 07 03 At 19.33
Siap Dirilis! Aplikasi AI “Warga Siaga” memperkuat Kesiapsiagaan Bencana di Masyarakat, Begini Cara Kerjanya
Screenshot 20260703 195532 Instagram
BMKG : Hampir Separuh Wilayah Indonesia Masuki Musim Kemarau
IMG 20260703 WA0025
Ketua DPRD Kota Sukabumi Kang Wanju : Madrasah Diniyah Jadi Pondasi Pembentukan Karakter Anak Sejak Dini

Kategori Berita

Scroll to Top
Scroll to Top