Tim SAR Gabungan Temukan Bocah Diduga Terseret Arus Sungai Cicatih di Sukabumi – SUKABUMI KINI

Minggu, 4 Oktober 2026

Tim SAR Gabungan Temukan Bocah Diduga Terseret Arus Sungai Cicatih di Sukabumi

SUKABUMIKINI.COM, Sukabumi–Tim SAR Gabungan yang terdiri dari personel Basarnas bersama unsur potensi SAR berhasil menemukan seorang anak yang diduga terseret arus di Kali Cicatih, Kampung Babakan Gobang RT 01 RW 05, Desa Cibunarjaya, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi, pada Sabtu (4/7/2026). Korban diketahui bernama Fadlan Alparizi (5 tahun).

Sebelumnya korban dilaporkan hilang pada Jumat (3/4/2026) sekitar pukul 11.45 WIB setelah bermain bersama teman-temannya di sebuah mushola yang berada tidak jauh dari bantaran Kali Cicatih. Berdasarkan keterangan dua orang teman korban, Fadlan terlihat berlari ke arah belakang mushola yang berbatasan langsung dengan aliran sungai.

Sejak saat itu korban tidak terlihat lagi dan tidak kunjung pulang ke rumah. Warga bersama keluarga sempat melakukan pencarian, namun korban belum berhasil ditemukan hingga akhirnya kejadian tersebut dilaporkan kepada Basarnas.

Menerima laporan tersebut, personel Pos SAR Sukabumi bersama potensi SAR langsung melaksanakan operasi pencarian. Pencarian dilakukan dengan membagi menjadi tiga area, diantaranya adalah tim pertama melakukan penyisiran menggunakan Aqua Eye pada radius 100 meter dari lokasi kejadian, tim kedua melaksanakan penyisiran darat sejauh 2 kilometer di sepanjang bantaran sungai, dan tim ketiga melakukan pencarian dari udara menggunakan drone dengan cakupan sekitar 300 meter.

Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari mengatakan, seluruh unsur SAR bekerja secara terpadu untuk memaksimalkan proses pencarian. “Pencarian dilakukan dengan membagi beberapa SRU menggunakan metode penyisiran darat, pemantauan udara menggunakan drone, serta deteksi bawah permukaan air menggunakan Aqua Eye agar proses pencarian dapat dilakukan secara optimal,” ujarnya.

Pada Sabtu pukul 13.32 WIB, Tim SAR Gabungan memperoleh informasi dari seorang pemancing yang melihat sesosok tubuh di aliran sungai. Tim kemudian menuju lokasi dan berhasil menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia sekitar 500 meter dari lokasi kejadian dengan posisi terlungkup. Korban selanjutnya dievakuasi menuju rumah duka untuk diserahkan kepada pihak

Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur, yaitu Pos SAR Sukabumi, Polsek Nagrak, Polsek Parungkuda, Koramil Nagrak, Tagana, Pramuka Peduli Kabupaten Sukabumi, Damkar Parungkuda, IEA Sukabumi, CIC, Satpol PP Ciambar, Pemerintah Desa Ciambar, Parungkuda Quick Response, Relawan PKS, ASB, Gema Keadilan Kota Sukabumi, serta masyarakat setempat.

Berita Lainnya

Kategori Berita

Tim SAR Gabungan Temukan Bocah Diduga Terseret Arus Sungai Cicatih di Sukabumi

SUKABUMIKINI.COM, Sukabumi–Tim SAR Gabungan yang terdiri dari personel Basarnas bersama unsur potensi SAR berhasil menemukan seorang anak yang diduga terseret arus di Kali Cicatih, Kampung Babakan Gobang RT 01 RW 05, Desa Cibunarjaya, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi, pada Sabtu (4/7/2026). Korban diketahui bernama Fadlan Alparizi (5 tahun).

Sebelumnya korban dilaporkan hilang pada Jumat (3/4/2026) sekitar pukul 11.45 WIB setelah bermain bersama teman-temannya di sebuah mushola yang berada tidak jauh dari bantaran Kali Cicatih. Berdasarkan keterangan dua orang teman korban, Fadlan terlihat berlari ke arah belakang mushola yang berbatasan langsung dengan aliran sungai.

Sejak saat itu korban tidak terlihat lagi dan tidak kunjung pulang ke rumah. Warga bersama keluarga sempat melakukan pencarian, namun korban belum berhasil ditemukan hingga akhirnya kejadian tersebut dilaporkan kepada Basarnas.

Menerima laporan tersebut, personel Pos SAR Sukabumi bersama potensi SAR langsung melaksanakan operasi pencarian. Pencarian dilakukan dengan membagi menjadi tiga area, diantaranya adalah tim pertama melakukan penyisiran menggunakan Aqua Eye pada radius 100 meter dari lokasi kejadian, tim kedua melaksanakan penyisiran darat sejauh 2 kilometer di sepanjang bantaran sungai, dan tim ketiga melakukan pencarian dari udara menggunakan drone dengan cakupan sekitar 300 meter.

Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari mengatakan, seluruh unsur SAR bekerja secara terpadu untuk memaksimalkan proses pencarian. “Pencarian dilakukan dengan membagi beberapa SRU menggunakan metode penyisiran darat, pemantauan udara menggunakan drone, serta deteksi bawah permukaan air menggunakan Aqua Eye agar proses pencarian dapat dilakukan secara optimal,” ujarnya.

Pada Sabtu pukul 13.32 WIB, Tim SAR Gabungan memperoleh informasi dari seorang pemancing yang melihat sesosok tubuh di aliran sungai. Tim kemudian menuju lokasi dan berhasil menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia sekitar 500 meter dari lokasi kejadian dengan posisi terlungkup. Korban selanjutnya dievakuasi menuju rumah duka untuk diserahkan kepada pihak

Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur, yaitu Pos SAR Sukabumi, Polsek Nagrak, Polsek Parungkuda, Koramil Nagrak, Tagana, Pramuka Peduli Kabupaten Sukabumi, Damkar Parungkuda, IEA Sukabumi, CIC, Satpol PP Ciambar, Pemerintah Desa Ciambar, Parungkuda Quick Response, Relawan PKS, ASB, Gema Keadilan Kota Sukabumi, serta masyarakat setempat.

Berita Lainnya

Screenshot 20261003 171241 Gallery
Perubahan Desil, BPJS PBI Lansia di Sukabumi Nonaktif hingga Batal Berobat
1001270693
Ratusan Siswa Jelajahi Sejarah dan Budaya Sukabumi Lewat Eduwisata
Screenshot 20261001 184022 Instagram
Disnaker Kota Sukabumi Kolaborasi Bareng BBPVP Bandung Buka Pelatihan Kerja Gratis untuk Masyarakat
Screenshot 20261001 154652 Instagram
Hari Kesaktian Pancasila di Sukabumi, Ketua DPRD Wawan Juanda Bacakan Teks Pancasila
Screenshot 20261001 152546 Instagram
Dinilai Berkinerja Baik, Lulis Delawati Dipercaya Jadi Kadinsos Kota Sukabumi

Kategori Berita

Scroll to Top
Scroll to Top