SUKABUMIKINI.COM, Sukabumi–Pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berbasis digital dinilai menjadi salah satu kunci untuk meningkatkan daya saing produk lokal hingga mampu menembus pasar global. Upaya tersebut menjadi fokus dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang diselenggarakan Fakultas Manajemen Pemerintahan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) bekerja sama dengan Anggota Komisi II DPR RI Heri Gunawan di Hotel Taman Sari, Kota Sukabumi, Kamis (30/7/2026).
Mengusung tema “Transformasi Pemasaran Digital untuk Pengembangan UMKM Berdaya Saing Global dan Peningkatan Ekonomi Masyarakat”, kegiatan tersebut sebagai wadah untuk memperkuat kapasitas mereka menghadapi tantangan era digital. Dekan Fakultas Manajemen Pemerintahan IPDN Sri Hartanti mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat.
Melalui kegiatan itu, IPDN ingin memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, terutama dalam memperkuat sektor UMKM di Kota Sukabumi. Menurut Sri, UMKM telah terbukti menjadi penopang perekonomian nasional. Saat krisis ekonomi 1998 maupun pandemi Covid-19, sektor UMKM mampu bertahan ketika banyak perusahaan besar mengalami keterpurukan.
“UMKM merupakan tulang punggung perekonomian nasional. Kontribusinya sangat besar karena mampu bertahan di tengah krisis sekaligus menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar,” ujar Sri. Namun demikian, ia mengingatkan bahwa pelaku UMKM kini menghadapi tantangan baru di era digital.
Perubahan pola pemasaran, persaingan usaha yang semakin ketat, hingga akses pembiayaan menjadi faktor yang harus mampu diadaptasi agar usaha tetap berkembang. “Pelaku UMKM harus mengikuti perkembangan zaman, terutama dalam aspek pemasaran digital. Dengan begitu, mereka dapat meningkatkan daya saing dan memperluas pasar,” katanya.
Sri berharap kehadiran Anggota Komisi II DPR RI Heri Gunawan sebagai narasumber dapat memberikan motivasi sekaligus membuka ruang dialog bagi para pelaku UMKM untuk menyampaikan berbagai kendala yang dihadapi dalam mengembangkan usahanya.
Anggota Komisi II DPR RI Heri Gunawan menyampaikan, kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang melibatkan IPDN merupakan bentuk sinergi antara perguruan tinggi dan Komisi II DPR RI, mengingat Kementerian Dalam Negeri merupakan mitra kerja komisi tersebut.
Ia menyebutkan, dari puluhan anggota Komisi II DPR RI, baru sebagian yang melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat bersama IPDN dan Sukabumi menjadi salah satu daerah yang mendapat kesempatan tersebut.
Heri juga mendorong agar program pengabdian tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi, melainkan menghasilkan aksi nyata melalui pembentukan komunitas wirausaha pemula. Menurutnya, komunitas tersebut dapat menjadi wadah bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha berbasis platform digital sekaligus meningkatkan kesejahteraan ekonomi secara langsung.
“IPDN siap berkolaborasi, sedangkan Rumah Aspirasi siap membuat aksi nyata. Pelaku UMKM yang memiliki rencana usaha, khususnya berbasis digital, silakan menyusun proposal. Kita akan layani terlebih dahulu di Rumah Aspirasi, kemudian dikolaborasikan bersama IPDN,” kata Heri. Melalui kolaborasi tersebut, diharapkan pelaku UMKM di Sukabumi mampu memanfaatkan teknologi digital secara optimal, memperluas jangkauan pemasaran, serta meningkatkan daya saing produk lokal di pasar nasional maupun internasional.
