SUKABUMIKINI.COM, Sukabumi—Semangat berbagi mewarnai Gebyar Aksi Sosial INTI-PINTI 2026 dalam rangka memperingati HUT ke-81 Republik Indonesia. Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) dan Perhimpunan Perempuan Indonesia Tionghoa (PINTI) Sukabumi menggelar donor darah dan bakti sosial pengobatan gratis di Aula Bersama Lima Perkumpulan Tionghoa, Kompleks Ruko Danalaga Square, Kota Sukabumi, Ahad (16/8/2026).
Ketua Panitia sekaligus Ketua PINTI Sukabumi, dr Lilih Lesmana, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian aksi sosial INTI-PINTI untuk memeriahkan momentum kemerdekaan. Sebelumnya, INTI-PINTI Sukabumi juga menggelar seminar dan pemeriksaan Pap Smear sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan kanker serviks.
“Kemarin ada seminar dan pemeriksaan Pap Smear untuk mencegah kanker serviks. Kami berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan Kota Sukabumi,” kata Lilih. Pada kegiatan kali ini, donor darah digelar bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) dan Perhimpunan Donor Darah Indonesia (PDDI) Kota Sukabumi.
Sementara layanan pemeriksaan kesehatan gratis menggandeng Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Sukabumi. Lilih mengatakan, kegiatan donor darah menargetkan sebanyak 250 kantong darah. Hingga kegiatan berlangsung, jumlah donor yang terkumpul telah mencapai lebih dari 200 kantong.
Untuk menarik minat masyarakat, panitia juga memberikan apresiasi kepada pendonor yang memenuhi syarat berupa beras 5 kilogram. Selain itu, disediakan doorprize dengan hadiah utama tiga sepeda.
Menurut Lilih, antusiasme masyarakat tidak terlepas dari kebiasaan donor darah yang telah dibangun INTI-PINTI Sukabumi. Kegiatan donor darah bahkan telah menjadi agenda rutin yang digelar tiga kali dalam setahun.
“Untuk donor darah, kami dari INTI-PINTI Kota Sukabumi sebenarnya mengadakannya tiga kali setahun. Biasanya saat bulan puasa, kemudian event Agustus, dan satu lagi akhir tahun,” ujar Lilih. Ia menjelaskan, kegiatan donor darah pada bulan Ramadhan awalnya diinisiasi untuk membantu menjaga ketersediaan stok darah PMI, terutama ketika kebutuhan darah meningkat sementara sebagian pendonor sedang menjalankan ibadah puasa.
Wakil Ketua INTI Sukabumi, Gunawan mengatakan, keberlangsungan berbagai kegiatan sosial INTI-PINTI tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk Pemerintah Kota Sukabumi, TNI, PMI, PDDI, dan IDI.”Kami bersyukur setiap kegiatan INTI dan PINTI mendapat support dari Wali Kota, juga Pak Dandim dan Pak Camat. Sehingga kegiatan ini dapat menjadi rutinitas,” katanya.
Gunawan menerangkan, INTI-PINTI juga tengah menyiapkan program sosial lain melalui kolaborasi dengan Kodim dan IDI. Program tersebut akan disampaikan lebih lanjut dalam waktu dekat.
“Di samping program kami yang rutin, ada program lagi yang akan kami jalankan. Kami akan berkolaborasi dengan Dandim dan teman-teman dari IDI,” ujar Gunawan.
Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki yang hadir dalam kegiatan mengapresiasi konsistensi INTI-PINTI dalam menggelar kegiatan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Menurutnya, kegiatan tersebut mencakup pemeriksaan kesehatan, donor darah, hingga layanan bersih-bersih telinga dan pengobatan gratis.
“Terima kasih untuk Perkumpulan INTI di Kota Sukabumi yang secara aktif ikut bakti sosial,” kata Ayep. Ia menilai kegiatan tersebut sejalan dengan visi Pemerintah Kota Sukabumi dalam mewujudkan masyarakat yang sehat.
“Pemkot punya visi-misi ‘Sukabumi Sehat’. Yang bisa menyehatkan masyarakat adalah IDI,” ujar Ayep. Ia juga mengajak masyarakat untuk menjadikan donor darah sebagai kebiasaan.
Menurut Ayep, donor darah tidak hanya bermanfaat bagi penerima, tetapi juga menjadi bagian dari kepedulian sosial masyarakat.”Donor rutin sehat. Sekarang bisa dua bulan ya donor. Setiap dua bulan,” jelasnya.
Ayep pun mengungkapkan dirinya termasuk orang yang rutin mendonorkan darah, meski pada kegiatan tersebut tidak dapat ikut mendonor karena baru saja melakukan donor darah sebelumnya.
