SUKABUMIKINI.COM, Sukabumi–Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi dengan melakukan pemantauan di sejumlah lokasi yang dinilai rawan. Diantaranya, Tim Satuan Tugas Penanggulangan Bencana (Satgas PB) BPBD Kota Sukabumi melakukan pengecekan terhadap lokasi rawan tembok penahan tanah (TPT) ambruk di Jalan Veteran, Kelurahan Sriwidari, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi, Sabtu (29/8/2026) malam.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi Yoseph Sabaruddin mengatakan, peninjauan tersebut merupakan bagian dari upaya mitigasi untuk memetakan potensi risiko bencana sekaligus memastikan kondisi di sekitar lokasi tetap aman bagi masyarakat. “Upaya peninjauan ini dilakukan guna memetakan potensi risiko dan memastikan keselamatan masyarakat sekitar,” ujarnya.
Menurut Yoseph, kewaspadaan perlu ditingkatkan seiring potensi terjadinya bencana hidrometeorologi. Terutama yang berkaitan dengan hujan deras dan kondisi lingkungan yang dapat meningkatkan risiko longsor maupun kerusakan infrastruktur.
BPBD Kota Sukabumi lanjut Yoseph, mengingatkan masyarakat agar tidak membuang sampah ke sungai maupun saluran air. Sampah yang menumpuk dan menyumbat aliran air dapat memicu berbagai persoalan, mulai dari genangan hingga banjir.
Kondisi tersebut juga berpotensi menggerus tanah dan mengganggu kekuatan fondasi tembok penahan tanah. Karena itu, masyarakat diminta ikut berperan dalam upaya mitigasi bencana dengan menjaga kebersihan lingkungan dan memastikan saluran air tidak tersumbat.
” BPBD Kota Sukabumi mengajak warga meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan apabila menemukan kondisi lingkungan yang berpotensi membahayakan keselamatan,” jelas Yoseph.
