SUKABUMIKINI.COM, Sukabumi– Harga telur ayam negeri di sejumlah pasar tradisional Kota Sukabumi mulai mengalami kenaikan. Komoditas tersebut kini dijual Rp27.000 per kilogram, naik Rp1.000 dibandingkan harga sebelumnya. Kenaikan harga itu terpantau dalam pemantauan harga bahan pokok dan penting (bapokting) yang dilakukan Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskumindag) Kota Sukabumi, Jumat (11/9/2026).
Pemantauan dilakukan melalui Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siaga Bapokting) di dua pasar utama, yakni Pasar Pelita dan Pasar Tipar Gede.
Petugas Pengawasan Barang Strategis Diskumindag Kota Sukabumi, Rifki, mengatakan berdasarkan hasil pemantauan, harga telur ayam negeri mengalami perubahan dari Rp26.000 menjadi Rp27.000 per kilogram.
“Telur ayam negeri naik dari Rp26.000 per kilogram menjadi Rp27.000 per kilogram,” katanya berdasarkan hasil pemantauan harga bapokting, Jumat.
Sementara itu, komoditas bahan pokok lainnya yang dipantau di Pasar Pelita dan Pasar Tipar Gede belum menunjukkan perubahan harga. Diskumindag Kota Sukabumi terus melakukan pemantauan perkembangan harga bapokting di pasar tradisional untuk mengetahui dinamika harga sekaligus menjaga ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat.
Kenaikan harga telur ayam tersebut menjadi perhatian karena telur merupakan salah satu bahan pangan yang banyak dikonsumsi masyarakat dan menjadi sumber protein yang relatif terjangkau.
