SUKABUMIKINI.COM, Sukabumi–Pemkot Sukabumi berencana mengajukan pinjaman daerah sebesar Rp 240 miliar kepada PT Sarana Multi Infrastruktur (PT SMI) dengan jangka waktu delapan tahun untuk mempercepat pembangunan infrastruktur. Skema pembiayaan tersebut diharapkan menjadi solusi agar percepatan pembangunan tidak hanya bergantung pada kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Rencana itu disampaikan Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki disela-sela peresmian pembangunan Jalan Prana, Kota Sukabumi, Rabu (22/7/2026). Menurut dia, pembiayaan pembangunan ke depan akan dilakukan melalui kombinasi berbagai sumber, mulai dari pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, pendapatan asli daerah (PAD), hingga pinjaman daerah.
“Ya mudah-mudahan dewan menyetujui, karena kita akan ambil dana pinjaman SMI. Kalau tahun ini bisa di-ACC pinjamannya, Januari atau Februari 2027 sudah langsung jalan. Kita ajukan pinjaman Rp240 miliar dengan durasi delapan tahun,” kata Ayep. Ia optimistis, jika seluruh proses administrasi dan persetujuan DPRD berjalan lancar, proyek-proyek strategis yang menjadi kebutuhan masyarakat dapat mulai direalisasikan pada awal 2027.
Menurut Ayep, percepatan pembangunan memerlukan dukungan pembiayaan yang lebih besar agar tidak hanya mengandalkan kemampuan fiskal daerah.
